Bahagianya Membahagiakan Orang Lain

Hidup dan kehidupan kian dinamis, berjalan terus meski berliku, menikung dan kadang terjal.

Perhatikan wajah mereka, kemudian cobalah anda bayangkan sepuluh atau lima tahun kebelakang saat mereka masih kuat dan mampu mencukupi kebutuhan hidup.

Seiring dengan berjalannya waktu, kondisi mereka mulai lemah, sering lupa dan pasti mereka tidak mungkin mampu mencukupi kebutuhan hidupnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan moral, maka kita dituntut untuk mau dan mampu membantu mereka dengan segenap kemampuan yang kita miliki.

Lembaga kesejahteraan Sosial harus lebih respon menjawab dinamika hidup harus berani dan sigap mengulur tangan menyambut uluran permohonan mereka dalam mengisi sisa usia.

Sebaik baik manusia ialah mereka yang mampu menghadirkan manfaat dan maslahat untuk hidup orang lain, ajaran islam mengajarkan tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah.

Kebahagian hanya mampu didapat disaat apa yang menjadi hak dan milik kita mampu kita manfaatkan untuk sebesar besar kemanfaatan untuk orang lain.

Haruskah kita menunggu lama, menanti kabar tentang derita dan kesusahan mereka terlebih dahulu kemudian kita terkesiap dan sigap???

Bersama kami mari kita terus mengabdi sebab Motto kami adalah WE BORN TO CARE "kami ada untuk menyantuni" bersama kami marilah kita merasakan Bahagia membahagiakan orang lain.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru