Setitik Cahaya, Untuk NTB Gemilang Kini Mulai Nampak

Gubernur NTB, Dr.H. Zulkieflimansyah mengajak segenap masyarakat NTB untuk terus memperkuat simpul-simpul persatuan ditengah keberagaman. Juga memelihara api optimisme untuk bisa menyelesaikan banyak hal guna mewujudkan cita-cita besar menuju NTB Gemilang di masa depan.

Setahun pasca bencana gempa Bumi yang memporakporandakan NTB, Bahkan tidak sedikit pula masyarakat yang kehilangan hampir semua hal berharga dalam hidupnya. Alhamdulillah kini di NTB, kita mulai menyaksikan perkembangan-perkembangan yang menggembirakan, tandasnya.

"Seperti orang terjerambab dalam gelapnya gua, namun melihat perkembangan dalam setahun terakhir, ada gambaran besar yang bisa disimpulkan. Bahwa masyarakat NTB kini mulai berhasil menemukan ujung Lorong yang menyiratkan adanya setitik cahaya kegemilangan", ungkap Gubernur yang lebih akrab disapa Doktor Zul itu pada pidato peringatan Hari Ulang Tahun ke- 74 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Provinsi NTB, Sabtu (17/8-2019).

Gubernur menegaskan pemulihan pasca gempa belumlah tuntas. Masih banyak rumah yang harus dibangun. Masih banyak jiwa yang harus dijaga keselamatannya. Dan Daftar pekerjaan rumah yang perlu kita selesaikan bersama masihlah panjang.

Namun demikian, dengan pencapaian prestasi dan kemajuan yang diraih pasca bencana setahun lalu, kata doktor Zul membuktikan bahwa masyarakat NTB memiliki tekad dan semangat yang tangguh.

Gubernur menyebut sejumlah kemajuan menggembirakan yang berhasil dicapai setahun ini. Diantaranya Rumah-rumah penduduk, tempat ibadah, pasar, dan kantor-kantor yang hancur, telah berdiri kembali. Insya Allah, bangunan bangunan ini akan lebih kuat dari bangunan yang telah hancur.

Selain itu, Ekonomi NTB pada triwulan II-2019 tanpa tambang bijih logam tumbuh sebesar 5,35 persen. Aktivitas Pariwisata juga mulai sibuk, terutama di musim libur sekolah kemarin.  Sejumlah maskapai penerbangan-pun mulai menangkap geliat pemulihan ini. Mereka semakin percaya dan memutuskan untuk ikut dalam arus kebangkitan NTB. Rute-rute penerbangan baru dibuka, dari dan menuju NTB.

Satu demi satu, investasi mulai berdatangan ke NTB. Seolah Dunia mulai mencium semerbak bunga harapan yang sedang tumbuh dari dalam diri manusia NTB. Karenanya, Gubernur mengajak segenap rakyat NTB membuka pintu dan tersenyum untuk orang-orang yang datang dari penjuru manapun. Menerima mereka sebagai sahabat. Sebagai saudara, yang akan menjadi bagian dari keluarga besar kita.

Sebagai pemimpin NTB yang dilantik pasca bencana gempa bumi setahun lalu,  pasangan Dr. H.

Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, mengingatkan agar pencapaian yang diraih selama ini tidak membuat terlena dan jumawa. Padahal kedepan, akan dihadapkan pada tantangan dan tugas justru semakin kompleks, ingatnya.

Di Awal Bulan Setemper 2019 ini, NTB akan kedatangan delegasi dari 50 Negara di dunia, sebagai tuan rumah kegiatan Asia Pasific Geopark Network (APGN). Kemudian  tahun 2021 mendatang, NTB juga akan menjadi tuan rumah gelaran MotoGP. Salah satu ajang olahraga paling bergengsi di dunia, yang diperkirakan akan menghimpun ratusan ribu hingga jutaan pengunjung ke NTB.

Selain itu, NTB juga sedang berjuang untuk segera mewujudkan pembangunan smelter dengan banyak industri turunannya. Ada pula rencana untuk membangun global hub yang akan menjadi salah satu terobosan besar dalam sejarah kelautan di indonesia.

Semua itu, kata Gubernur hanya sebagian dari daftar pekerjaan rumah yang menjadi tugas kolektive semua elemen masyarakat NTB.  Untuk menyongsongnya, maka Pemda NTB perlu membangun jalan-jalan baru, hotel-hotel baru, menambah kapasitas bandara, dermaga, dan sarana-sarana

lainnya. Dan hal yang tidak kalah pentingnya adalah mempersiapkan diri dari semua SDM di NTB, agar kelak tidak hanya menjadi penonton dari semua yang akan hadir itu. Para pemuda dan anak-anak NTB, perlu menantang diri untuk mempelajari hal-hal baru. Melatih keterampilan baru yang dibutuhkan oleh berbagai sektor yang akan tumbuh.

Sementara, Pemerintah Provinsi NTB bersama para pemangku kepentingan, memiliki tanggungjawab untuk memfasilitasi penyiapan tenaga kerja yang akan menjadi bagian dari dalam hal-hal baru yang akan hadir ini, pungkas Gubernur doktor Zul.  (Diskominfotik NTB)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru