Peminat Jurusan IPS Mengalami Penurunan

KM. Sukamulia – Ahir-ahir ini peminat Jurusan Pendidikan IPS mengalami penurunan yang cukup derastis. Hal itu tidak hanya terjadi di Universitas Hamzanwadi, namun hal itu dialami oleh seluruh universitas atau perguruan tinggi secara nasional, khususnya yang membuka Jurusan IPS, jelas Dr. Badarudin kepada peserta musyawarah Pembentukan Pengurus Pusat Keluarga Dari Alumni Sejarah (KUDAMAS) Universitas Hamzanwadi.

Tidak dipungkiri memang ahir-ahir ini peminat Jurusan IPS di Perguruan Tinggi mengalami penurunan yang derastis. Entah apa penyebabnya, yang jelas secara nasional peminat Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial memang kurang padahal Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan pelajaran wajib di sekolah, mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan juga merupakan salah satu mata pelajaran di SMK (khususnya mata pelajaran Sejarah Indonesia).

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Hamzanwadi (Dr. Badarudin), di dari empat program studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial yang ada di Universitas Hamzanwadi, hanya Program Studi Pendidikan Ekonomi yang masih mendapatkan peminat yang lumayan stabil, sedangkan Geografi, Sejarah dan Sosiologi mendapatkan peminat yang cukup rendah. Terbukti dari jumlah mahasiswa yang mengambil program studi tersebut dalam beberapa tahun terahir.

 “Di Universitas Hamzanwadi sendiri, saat ini peminat Jurusan IPS memang kurang. Jika direngkingkan, peminat yang paling sedikit adalah Program Studi Pendidikan Geografi. Program Studi Pendidikan Sejarah berada dipringkat kedua, Program Studi Pendidikan Sosiologi diperingkat ketiga. Hanya Program Studi Pendidikan Ekonomi yang peminatnya masih cukup besar, mungkin karena peluang kerjanya di lapangan cukup besar”, papar Kaprodi Pendidikan Sejarah Universitas Hamzanwadi itu.

Mengacu dari informasi tersebut, kemungkinan besar terjadinya penurunan minat tersebut disebabkan oleh kurangnya alumni program studi Geografi, Sejarah dan Sosiologi yang direkrut pada pengangkatan Pegawai Negeri Sipil pada beberapa tahun terahir. Yach, peluang kerja memang menjadi pemicu terhadap minat seseorang mengambil jurusan atau program studi di Perguruan Tinggi. Lebih-lebih, secara umum karakteristik manusia Indoensia adalah sebagain besar ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil.

Karaktristik tersebut memiliki pengaruh yang cukup besar bagi jurusan apa saja yang dibuka oleh Perguruan Tinggi sebab sebagain besar masyarakat Indonesia masuk Perguruan Tinggi dengan tujuan supaya setelah tamat kulah mereka dapat bekerja pada lembaga yang sesuai dengan keilmuannya/pendidikannya dan pada akhirnya mereka bisa terangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil, lebih-lebih mereka yang kuliah di Perguruan Tinggi yang mengelola Fakultas Pendidikan alias Perguruan Tinggi pencetak calon guru.

Melihat kenyataan yang ada maka perlu kiranya dilakukan berbagai gerakan inovasi, terutama demi keberlangsungan Jurusan IPS secara nasional. Perguruan Tinggi dan Pihak Pemerintah kiranya harus segera mencari dan menemukan solusi atas permasalahan tersebut.

_By. Asri Yhe Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru