Call Me Anna!: Nurul Fatimah - [novel Review]

Judul : Call Me Anna!

Penulis: Nurul Fatimah 

Penerbit: Chapter Eleven

Tahun Terbit: 2017 Oktober

Bahasa: Indonesia

Novel kedua dari gadis lombok ini menyoroti kehidupan tokoh utama bernama Anna. Ibunya meninggalkannya bersama ayahnya dan memulai hidup baru dengan laki-laki lain yang lebih kaya. Setelah ayahnya meninggal dalam sebuah kecelakaan saat mengantar majikannya, dia dibesarkan oleh majikan ayahnya, lebih tepatnya diadopsi pada usia 8 tahun. Bukannya tumbuh menjadi dirinya sendiri, Anna tumbuh menjadi bayangan Agnes. Perempuan kaya raya yang tidak lain adalah anak dari keluarga yang mengadopsinya. Cantik dan punya segalanya. Termasuk saudaranya Mas Yudha yang teramat sanga menyebalkan.

Novel ini menggambarkan kehidupan ala remajanya Anna: tentang keluarganya, sahabatnya dan cinta. 

Anna, gadis itu memandang segala sesuatu dari kacamata pribadinya dan pesan mendiang ayahnya agar selalu mengalah dan membenarkan apapun yang dilakukan oleh Agnes. Hal tersebut menimbulkan spekulasi yang bermacam-macam, mulai dari dijadikan batu loncatan, menjadi bayang-bayang bahkan merendahkan dirinya. Hal tersebut menutup mata Anna untuk melihat ketulusan Agnes. 

Beberapa orang mendekati Anna dengan maksud menjadikannya batu loncatan untuk mendapatkan Agnes. Namun tidak dengan Rockstar, teman dunia maya tempat Anna selalu menceritakan segalanya. Bahkan ketika ia ke-GR-an dengan Kak Darma. Sekitar 13 orang yang mendekatinya, diataranya ada beberapa yang ia suka yang berakhir pada Agnes. 

Agnes sendiri memacari semua yang dekat dengan dia, berbanding terbalik dengan Anna. Hingga hampir seluruh sekolah memandangnya sinis. 

Anna tidak memiliki sahabat lain selain Agnes. Kemudian cinta segitiga menghantam hubungan persahabatan mereka. Ketika laki-laki yang disukai Anna ternyata adalah pacar Agnes. Dan agnes meminta laki-laki tersebut untuk menyayangi Anna. Belum selesai masalah cinta, Ibu Anna yang telah lama meninggalkan Anna tiba-tiba muncul dan mengharapkan Anna tinggal bersamanya, tinggal di apartemen yang telah disiapkan oleh ibunya. 

Anna meninggalkan semuanya, sahabatnya dan keluarga yang merawatnya selama ini dengna dalih ingin menjadi dirinya sendiri. Mengharapkan kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya ternyata tidak bisa dirasakan oleh Anna. Ia justru tidak diterima oleh keluarga Ibunya. 

Kabur dari rumah ibunya, Anna yang pada saat itu sedang membutuhkan seseorang untuk berbagi kemudian menelpon Rockstar -teman dunia maya yang selama bertahun-tahun ini menemaninya-. Betapa terkejut mengetahui siapa sebenarnya si Rockstar

Mencintai dan memberi perhatian pada Anna secara diam-diam mengingatkan Anna pada perasaanya pada Rockstar bertahun-tahun yang lalu. Cinta itu, untuk kedua kali membawanya pulang. Mengingatkannya pada saat ia meninggalkan rumah tersebut untuk pertama kali secara diam-diam dan ditemukan oleh Rockstar yang menggendongnya pulang.  

Gaya bahasa yang digunakan dalam novel ini sangat ringan dan mudah dipahami. Novel ini cocok dibaca oleh pembaca yang tidak terlalu menyukai membaca namun ingin membaca novel. 

Namun dalam novel ini tidak dijelaskan lebih detil mengenai nama orang tua Anna dan Agnes ataupun menjelaskan lokasi-lokasi kejadian dalam novel ini. 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru