Menginspirasi Indonesia Dari Wisata Bumi Seribu Masjid

Menginspirasi Indonesia Dari Wisata Bumi Seribu Masjid

Berbicara tentang Indonesia kita tidak akan bisa lepas dari keindahan Pulau-Pulaunya, keberagaman suku bangsanya, dan keramahan penduduknya. Dimana antara Pulau yang satu dengan Pulau yang lain pasti memiliki karakter atau ciri khas tersendiri. Lombok adalah salah satu dari ratusan gugusan pulau yang tersebar di Nusantara. Berbagi hal yang patut membuat Pulau yang terkenal dengan sebutan ‘Pulau Seribu Masjid” ini wajib untuk dikunjungi karena di tempat ini tersaji berbagai hal menarik mulai dari lokasi wisata alam, wisata budaya, wisata religi, wisata edukasi, wisata kuliner, beserta banyaknya prestasi-prestasi yang telah dicapai oleh Pemerintah Gubernur NTB saat ini TGB Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi, M.A yang menjadi kreator semua pembangunan di segala lini yang terus dilakukan hingga NTB semakin dikenal oleh dunia internasional.

  1. Wisata Alam di Pulau Lombok
  1. , letaknya di  Pusat pariwisata NTB, Jl. Raya Senggigi Km. 8
  2. Gili Nanggu, lokasi Desa Medang, Kec. Sekotong.
  3. Pure Meru, lokasi Jl. Raya Senggigi Km. 7
  4. Gili Kedis, lokasi Desa Medang, Kecamatan Sekotong
  5. Gili Gede, lokasi Desa Medang, Kecamatan Sekotong.
  6. Gili Layar, lokasi Desa Medang, Kecamatan Sekotong.
  7. Taman Narmada, lokasi Jl. Ahmad Yani, Lembuak, Narmada.
  8. Pura Lingsar, lokasi Desa Lingsar, Kecamatan Narmada.
  9. Desa Banyumulek, lokasi di Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri.
  10. Hutan Sesaot, lokasi di Desa Sesaot Kecamatan Narmada.
  11. Gili Sudak, lokasi di Desa Medang, Kecamatan Sekotong.
  12. Batu Mekar, lokasi di Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar.
  13. Pantai Nambung, lokasi Buwun Mas, Kecamatan Sekotong.
  14. Pantai Mekaki, lokasi di Desa Mekaki, Kecamatan Sekotong.
  15. Air Terjun Timponan, lokasi di Kawasan Hutan Sesaot, Kecamatan Narmada.
  16. Pakuan, lokasi di kawasan hutan Sesaot Narmada
  17. Gili Asahan, lokasi di Desa Sekotong.
  18. Bangko-Bangko, lokasi di Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong.
  19. Air Terjun Kumbi, lokasi di  Dusun Kumbi, Desa Lembah Sempaga, Kecamatan Narmada.
  20. Pure Meru, lokasi di Jl. Selaparang, Cakranegara.
  21. Gili Trawangan, lokasi di Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang.
  22. Gili Meno, lokasi di Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang.
  23. Gili Air, lokasi di Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang
  24. Air Terjun Sendang Gile, berada di bawah utara kaki Gunung Rinjani, Desa Senaru, Kecamatan Bayan.
  25. Air Terjun Tiu Kelep, lokasi di Desa Senaru, Kecamatan Bayan.
  26. Gunung Rinjani, Gunung merapi aktif dengan ketinggian 3,726 m di atas permukaan laut.
  27. Bukit Malimbu, lokasi di Desa Melaka, Kecamatan Pemenang.
  28. Bukit Nipah, lokasi di Desa Melaka, Kecamatan Pemenang.
  29. Hutan Pusuk, lokasi di Desa Pemenang Barat.
  30. Pantai Sire, lokasin di Jl. Pantai Sire, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung.
  31. Pantai Pandanan, lokasi di Dusun Pandanan, Desa Melaka, Kecamatan Pemenang.
  32. Air Terjun Sekeper, lokasi di Desa Santong Kecamatan Kayangan.
  33. Tiu Ngumbak, lokasi di Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan.
  34. Air Terjun Panggung, lokasi di Dusun Opong Sebangun, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga.
  35. Air Terjun Tiu Pupus, lokasi di Dusun Kerurak, Desa Genggaleng, Kecamatan Gangga.
  36. Air Terjun Panimbung Torean, Jalur pendakian ke Gunung Rinjani lewat Torean.
  37. Air Terjun Tiu Teja, lokasi berada di Desa Santong, Kecamatan Kayangan.
  38. Air Terjun Kerta Gangga, terletak di Kertaraharja, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga.
  39. Pantai Kute, lokasi di Desa Kuta, Kecamatan Pujut.
  40. Tanjung Aan, lokasi di Desa Kuta Lombok, Kecamatan Pujut.
  41. Batu Puyung, lokasi di Desa Kuta Lombok, Kecamatan Pujut.
  42. Selong Blanak, lokasi di Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat.
  43. Pantai Seger, lokasi di Desa Kuta Lombok, Kecamatan Pujut.
  44. Pantai Mawun, lokasi di Desa Tumpak, Kecamatan Pujut.
  45. Bukit Merese, lokasi di Desa Kuta, Kecamatan Pujut.
  46. Pantai Gerupuk, lokasi di Desa Grupuk.
  47. Pantai Mawi, lokasi di Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat
  48. Pantai Semeti, terletak di Desa Mekarsari, Kawasan Gunung Prabu, kecamatan Pujut.
  49. Pantai Tlawas, lokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Pujut.
  50. Tanjung Bongo, Lokasi di Desa Kuta Lombok, Kecamatan Pujut.
  51. Bukit Tunak, lokasi di Desa Mertak, Kecamatan Pujut.
  52. Benang Stokel, lokasi di Desa Benang Stokel, Kecamatan Batu Keliang Utara.
  53. Benang Kelambu, berada Desa Benang Stokel, Kecamatan Batu Keliang Utara.
  54. Pantai Pink, lokasi di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru.
  55. Pulau Pasir, lokasi Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak.
  56. Gili Petelu, lokasi di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru.
  57. Sembalun, lokasi di Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun.
  58. Pantai Labuhan Haji, Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji.
  59. Air Terjun Jeruk Manis, lokasi di Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur
  60. Air Terjun Pengkelep, lokasi di Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur.
  61. Air Terjun Tibu Topat, lokasi di Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur.
  62. Teluk Ekas, lokasi di  Desa Ekas, Kecamatan Jerowaru.
  63. Desa Adat Beleq Sembalun, lokasi di Desa Sembalun Beleq, Kecamatan Sembalun.
  64. Gili Kondo, lokasi di Kecamatan Sambelia.
  65. Tanjung Ringgit, lokasi di Desa Pamongkang, Kecamatan Jerowaru.
  66. Bukit Nanggi, lokasi di Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun.
  67. Bukit Pergasingan, lokasi di Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun.
  68. Tanjung Bloam, lokasi di Dusun Tangsi, Desa Temeak, Kecamatan Jerowaru.
  69. Air Terjun Umar Maya, lokasi di Bilok Petung, Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun.
  70. Air Terjun Madu, lokasi di Bilok Petung, Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun.
  71. Air Terjun Mangku Sakti, lokasi di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun.
  72. Air Terjun Mangku Kodeq, lokasi di Bilok Petung, Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun.
  73. Air Terjun Kuda Sembrani, lokasi di  Bilok Petung, Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun.
  74. Pantai Anak-Anak, lokasi di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru.
  75. Air Terjun Kokoq Puteq, lokasi di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun.
  76. Air Terjun Mayung Puteq, lokasi di Desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun.
  77. Gili Sulat, lokasi di Desa Sambelia, Kecamatan Sambelia.
  78. Pantai Tanjung Cina, lokasi di Desa Pemokong, Kecamatan Jerowaru.
  79. Pantai Kaliantan, lokasi di Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru.
  80. Pantai Surga, lokasi di Desa Ekas, Kecamatan Jerowaru.
  1. Wisata Budaya di Pulau Lombok

Wisata budaya Lombok selain bisa menjadi sarana wisata yang edukatif juga bisa memberikan pengalaman baru bagi wisatawan. Hal ini disebabkan karena wisatawan bisa terjun langsung dan mencoba berbagai kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat asli di Lombok. Oleh karena jangan sampai lewatkan kesempatan untuk mengunjungi wisata budaya yang dimiliki oleh Lombok.

Bagi Anda yang bosan dengan wisata pantai, silahkan menjadikan wisata budaya Lombok sebagai daftar kunjungan wisata yang penting di Lombok. Berikut ini akan dijelaskan daftar wisata budaya di Lombok yang direkomendasikan untuk menambah wawasan Anda.

  1. Desa-Sade
    Lombok memiliki destinasi wisata budaya yang sangat sayang jika Anda lewatkan. Desa Sade berada di Lombok Tengah tepatnya di pinggir jalan sejalur dengan arah menuju Pantai Kuta Lombok. Berkunjung ke Desa Sade maka Anda bisa menyaksikan secara langsung kehidupan Suku Sasak yang merupakan suku asli Pulau Lombok. Suku ini hingga sekarang masih terus mempertahankan desain rumah tempat tinggalnya berupa rumah tradisional suku Sasak. Rumah-rumah tersebut juga merupakan lumbung untuk menyimpan padi hasil panen. Selain itu yang unik dari rumah ini adalah atap rumah yang dibuat dari jerami atau alang-alang serta dinding rumah terbuat dari anyaman bambu. Bahkan bagian lantai rumah ini terbuat dari kotoran kerbau yang telah dicampur tanah liat serta jerami.
  2. Desa-Sukarasa
    Desa yang terletak tak jauh dari Desa Sade ini dikenal sebagai desa penghasil kerajinan tenun khas Lombok. Wisatawan yang datang ke Desa Sukarasa bisa menyaksikan berbagai rak yang penuh dengan kain tenun warna-warni. Kain tenun yang dihasilkan di desa Sukrasa memiliki motif yang beragam serta paduan warna yang sangat indah. Pembuatan kain tenun khas Lombok yang dikerjakan oleh para wanita di desa Sukarasa ini masih menggunakan peralatan tradisional. Bahkan untuk mewarnai kain agar semakin menarik, para pengrajin juga masih menggunakan pewarna alami.
  3. Desa-Banyumulek
    Selain Desa Sade dan Desa Sukarasa, Anda bisa mengunjungi Desa Banyumulek yang merupakan sentra industri gerabah yang sangat terkenal di Lombok. Dari desa inilah kerajinan gerabah semakin menyebar di Lombok dan menjadi oleh-oleh yang banyak diminati wisatawan. Bagi Anda yang berkeliling Lombok dengan menggunakan sewa motor Lombok sebaiknya sempatkan berkunjung ke Desa Banyumulek untuk menyaksikan secara langsung pembuatan gerabah khas Lombok. Di desa ini Anda bisa menyaksikan aneka gerabah dengan berbagai bentuk serta ukuran mulai dari yang paling kecil hingga paling besar. Tanah liat yang digunakan sebagai bahan utama pembuatan gerabah memang sangat mudah diperoleh di sekitar desa Banyumulek. Tak heran jika desa ini merupakan sentra kerajinan gerabah yang wajib dikunjungi oleh wisatawan.
  1. Wisata Religi di Pulau Lombok

Berpadu dengan budaya setempat, beberapa masjid tua di Lombok ini bisa jadi pilihan destinasi saat liburan ke sini. Berikut beberapa masjid tertua di Lombok yang unik dan sarat akan nilai sejarah.

  1. Masjid Bayan Beleq

Masjid tertua di Lombok yang pertama adalah Masjid Bayan Beleq. Masjid ini berlokasi di Jalan Labuan Lombok, Desa Bayan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, berjarak kira-kira 80 kilometer dari Kota Mataram. Meskipun sangat sederhana, masjid tertua di Lombok ini telah berdiri sejak abad ke-17 atau sejak 300 tahun silam. Masjid Bayan Beleq merupakan masjid yang pertama kali didirikan di pulau ini. Dan di Kecamatan Bayan inilah agama Islam diperkenalkan untuk pertama kalinya di Lombok. Pendirinya bernama Syekh Gaus Abdul Razak, seorang pendakwah syiar agama Islam di Bayan pada abad ke-16.

Masjid Bayan Beleq berukuran 9×9 meter dan dikelilingi oleh dinding-dinding yang terbuat dari bambu dengan tinggi hanya sekitar 125 cm saja. Lantaran bangunan lama, pondasinya masih terbuat dari bebatuan, dan atapnya yang bertingkat-tingkat menjadi ciri khas bangunan yang mendapat pengaruh budaya Hindu. Di dalam masjid tertua di Lombok ini terdapat sebuah beleq atau makam besar tempat bersemayamnya Syeh Gaus Abdul Razak sang pendiri masjid. Meski sudah tidak lagi digunakan untuk beribadah oleh masyarakat sekitar, masjid tertua di Lombok ini kerap ramai dikunjungi wisatawan pada hari besar agama Islam.

  1. Masjid Sangak Pati

Masjid lain yang patut kamu singgahi adalah Masjid Sangak Pati atau Masjid Al-Falah yang berada di Desa Songak, Sakra, Lombok Timur. Masjid ini adalah salah satu bangunan tua bersejarah. Namun, tidak ada yang tahu secara pasti sejarah berdirinya masjid tertua di Lombok ini. Menurut tokoh adat dan agama setempat Bapak Murdiah, S.Ag mengatakan  masjid ini konon dibangun oleh para wali (Sembilan Pati) pada tahun 1309. Bentuk masjid tertua di Lombok ini tak jauh berbeda dengan masjid tua lainnya, yaitu mempunyai atap tinggi yang terbuat dari ilalang.

  1. Masjid Al-Raisiyah

Selain kedua masjid tersebut, Masjid Al-Raisiyah juga patut untuk kamu kunjungi. Masjid ini tepatnya berada di Sekarbela, Karangpule, Mataram. Salah satu masjid tertua di Lombok dibangun pada abad ke-17 di atas lahan seluas 10 hektar. Ciri khas masjid ini adalah empat tiang besar atau soko guru yang menyangga struktur bangunan masjid.

  1. Makam TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid Pancor

Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid yang dilahirkan di Kampung Bermi Pancor, Lombok Timur pada tanggal 17 Rabiul Awwal 1324 H/1906 M. Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin AM dibesarkan di tengah-tengah keluarga religius dan sangat dihormati masyarakat. Tarikh akhir 1997 menjadi masa kelabu Nusa Tenggara Barat. Betapa tidak, hari Selasa, 21 Oktober1997 M/20 Jumadil Akhir 1418 H, sang ulama karismatis, Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, berpulang ke rahmatullah sekitar pukul 19.53 Wita di kediaman beliau di Desa Pancor, Lombok Timur. Tiga warisan besar beliau tinggalkan yaitu ribuan ulama, puluhan ribu santri, dan sekitar seribu lebih kelembagaan Nahdlatul Wathan yang tersebar di seluruh Indonesia dan manca negara.

  1. Makam Batu Layar lombok

Makam Batu Layar menurut kepercayaan setempat adalah makam keturunan Nabi Muhammad SAW. Ada juga yang mengatakan bahwa makam tersebut merupakan tempat peristirahatan tokoh Islam berkebangsaan Baghdad bernama Sayid Duhri Al Haddad Al Hadrami. Sayid Duhri Al Haddad Al Hadrami dipercaya sebagai salah satu tokoh penyebar agama Islam di Indonesia. Beberapa publikasi yang lain menyebut nama tokoh Baghdad yang datang bernama Syeh Syayid Muhammad Al Bagdadi. Makam Batu Layar sering digunakan sebagai tempat untuk membayar nazar dan mencapai puncak ramai saat perayaan lebaran topat, yakni lebaran yang diselenggarakan tepat 7 hari setelah Hari Raya Idul Fitri.

  1. Makam Loang Baloq lombok

Loang Baloq berasal dari kata dalam bahasa Sasak yang berarti pohon beringin yang berlubang. Ya, area ini memang ditumbuhi sebuah pohon beringin yang konon sudah berumur ratusan tahun. Makam Loang Baloq adalah kawasan pemakaman yang didalamnya terdapat puluhan jasad. Yang menjadi istimewa dan kerap dikunjungi warga adalah makam Maulana Syech Gaus Abdurrazak, makam Anak Yatim dan Datuk Laut. Syech Gaus Abdurrazak adalah pendakwah Islam dari Baghdad Irak yang menyebarkan Islam di Palembang dan kemudian Lombok sekitar 18 abad lalu. Tidak hanya berziarah, pengunjung yang datang ke kompleks makam ini juga menggelar sejumlah ritual seperti potong rambut anak yang masih balita atau disebut dengan ngurisang. Peziarah biasanya juga menyampaikan nazar dan berdoa di makam agar permintaanya segera dikabulkan. Misalnya seperti minta jodoh, panjang umur, sehat dan murah rejeki. Bagi yang menyampaikan nazar tertentu, mereka selalu mengikatkan sesuatu ke akar gantung pohon beringin. Jika nazar mereka dikabulkan, mereka akan kembali lagi ke tempat itu dan membuka ikatan serta membayar nazar yang sudah disampaikan.

  1. Makam Selaparang

Keberadaan Makam Selaparang sangat lekat dengan keberadaan Kerajaan Selaparang di abad 13 dan 16 lalu. Kerajaan Selaparang pertama adalah kerajaan Hindu dan kekuasaannya berakhir dengan kedatangan ekspedisi Kerajaan Majapahit pada tahun 1357. Kerajaan Selaparang kedua adalah kerajaan Islam. Makam Selaparang berada di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, tepatnya di kecamatan Swela sekitar 65 km dari kota Mataram. Kompleks Makam Selaparang ramai dikunjungi peziarah pada waktu-waktu tertentu seperti menjelang musim keberangkatan jamaah haji dan beberapa waktu khusus lainnya. Tradisi ziarah ke Makam Selaparang masih lestari hingga sekarang. Ada tiga makam yang banyak dikunjungi di kompleks Makam Selaparang yakni makam Raja Selaparang, makam orang tua Raja Selaparang dan makam panglima Gajah Mada. Di ketiga makam ini, pengunjung sering menaburkan bunga dan membasuh muka dengan air yang telah disediakan. Dengan membasuh muka ini diyakini bagi yang masih lajang akan cepat mendapat jodoh.

  1. Makam di Masjid Kuno Bayan Beleq

Masjid Kuno Bayan Belek ini terletak di kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara tepatnya berada di perbatasan antara Lombok Utara dan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Kawasan Bayan termasuk jauh dari pusat kota, atau sekitar 80 km dari Mataram. Nama “Beleq” di masjid ini berarti “makam besar”. Ya, ada sejumlah makam yang berada di kompleks masjid yaitu Gaus Abdul Rozak yang diyakini sebagai penyebar agama Islam pertama di kawasan ini. Juga ada gubuk kecil di sebelah belakang kanan dan depan kiri masjid yang merupakan makam tokoh-tokoh agama yang ikut turun tangan pembangunan dan mengurusi masjid ini sejak awal. Kini masjid ini tidak lagi digunakan untuk beribadah sehari-hari. Masjid hanya dipakai saat hari besar peringatan agama Islam. Yang lebih menarik lagi, pada perayaan Idul Fitri, masjid ini tidak hanya menggelar sholat berjamaah namun 3 hari setelah itu diselenggarakan perayaan Lebaran Adat Tinggi. Menurut masyarakat setempat, perayaan ini digunakan untuk menopang dan memperkuat Hari Raya Idul Fitri.

  1. Makam Keramat Cemare

Makam ini berada di dekat pelabuhan Lembar, tepatnya berada di ujung daratan yang menjorok. Disini menjadi tempat yang diyakini bersemayam jasad tokoh agama di Lombok pada masa lampau. Itu sebabnya makam keramat Cemare sering didatangi para peziarah terutama saat hari besar keagamaan Islam. Selain menjadi tempat ziarah, letaknya yang berada di dekat pelabuhan Lembar dan keindahan pantai Cemare membuat banyak wisatawan yang tidak hanya berziarah namun juga berwisata menikmati keindahan.

  1. Makam Wali Nyatog

Wali Nyatoq merupakan seorang wali yang melegenda di Lombok, khususnya di kalangan masyarakat Lombok Barat, Rembitan. Masyarakat percaya bahwa Wali Nyatoq adalah benar-benar seorang wali. Sesuai dengan namanyam, “Nyatoq” berarti “nyata”. Kawasan ini ramai dikunjungi peziarah pada hari Rabu. Pada hari itulah diyakini menjadi saat dimana Wali Nyatoq memberikan berkah sepenuhnya kepada para pengunjung. Selain itu, makam keramat ini juga dipercaya dapat menyelesaikan beragam masalah rakyat. Karena berhubungan dengan kepercayaan masyarakat setempat, maka warga benar-benar menjaga keberadaan makam ini dan tidak mentoleransi adanya perusakan, bahkan nyawa menjadi taruhannya jika terbukti ada yang melakukan perbuatan merusak makam.

  1. Wisata Edukasi di Pulau Lombok

Wisata Lombok – Pulau Lombok merupakan salah pulau yang memiliki keindahan dan beraneka ragam kekayaan obyek wisata alam, seni budaya serta kerajinan tangan tradisional yang sangat mengagumkan.Tak hanya dikenal sebagai pulau dengan sejuta keindahan wisata pantai, wisata Lombok juga banyak mengandung nilai edukasi dan juga syarat akan nilai sejarah. Dan beberapa diantaranya adalah beberapa tempat di Lombok berikut ini, yang bukan hanya bisa menghibur, namun juga menyertakan nilai edukasi bagi pengunjung.

  1. Desa Sukarara

Desa Sukarara adalah sebuah desa kecil yang sangat indah dan merupakan salah satu pusat kerajinan tenun tradisional yang letaknya di Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa Sukarara berlokasi sekitar 25 Km dari kota Mataram atau sekitar 30 menit perjalanan, dan sekitar 5 Km dari kota Praya atau 5 menit jika perjalan menggunakan kendaraan pribadi atau taksi.

Para perempuan di Desa Sukarara ini diwajibkan untuk belajar menenun, bahkan sejak anak-anak para orang tua mereka telah mewariskan keterampilannya dan mengajarkan kepada anak-anak perempuan mereka bagaimana cara menenun yang baik dan benar. Pekerjaan menenun ini biasanya mereka lakukan di teras depan, dan sampai saat ini kebiasaan ini masih mereka lakukan. Pemandangan ini akan Anda jumpai hampir pada setiap rumah yang ada disepanjang jalan Desa Sukara.

  1. Desa Penujak Lombok

Desa Penujak merupakan desa penghasil gerabah yang tertua di Pulau Lombok. Hampir mayoritas penduduk Desa Penujak Lombok memiliki mata pencaharian sebagai pengerajin gerabah. Pengerajin-pengerajin tersebut tersebar di 7 dusun, dengan masing-masing kekhasan keahlian. Dusun Andong memproduksi gerabah gentong, Dusun Tongkek dan Dusun Kangi memproduksi gerabah tempat lilin. Dusun Mantung dan Dusun Toro dengan gerabah piringnya, dan Dusun Terandon memproduksi kendi. Sementara untuk tahap akhir pembuatan gerabah dipercayakan kepada Dusun Telage. Desa gerabah Penujak Lombok terletak sekitar 35 Kilometer dari Kota Mataram, atau tepatnya sekitar 2 Kilometer dari Bandara Internasional Lombok.

  1. Konservasi Penyu Gili Trawangan, Lombok

Tak hanya berjemur, naik sepeda, atau snorkeling, rupanya Anda juga bisa bertemu penyu di Gili Trawangan. Di pinggir pantainya ada penangkaran penyu besar dan wisatawan di sana bisa melihat dari dekat penyu-penyu yang menggemaskan itu. Menariknya, ternyata penangkaran penyu di sana dikelola oleh masyarakat Gili Trawangan. Mereka sengaja membangunnya untuk menjaga kelestarian penyu-penyu yang ada di sekitar Gili Trawangan. Penyu yang dinilai sudah kuat dan besar, nantinya akan mereka lepas ke laut.

  1. Wisata Kuliner di Pulau Lombok
  1. Makanan khas Lombok Barat yang satu ini sudah cukup terkenal. Terbuat dari sayuran jenis kangkung lombok yang ukuran dan teksturnya lebih besar dari kangkung luar. Plecing kangkung merupakan makanan yang dimasak dengan mencampur kangkung dengan sambal tomat pedas dan bumbu khusus khas lombok. Biasa disajikan dengan sepiring nasi hangat dan sate rembige.
  2. Sajian kuliner ini sudah jarang ditemukan lagi karena mulai sedikit pedagang yang menawarkan menu masakan kelaq batih. Kuliner ini berbahan dasar biji buncis tua yang dicampur dengan daun singkong muda serta diolah dengan bumbu rempah rempah yang dikenal dengan sebutan ragi beleq.
  3. Sate bulayak merupakan sajian kuliner khas Lombok yang berisi sate dan bulayak. Bulayak merupakan sejenis ketupat namun bentuknya bulat panjang dan bungkusnya berasal dari daun aren. Sate bulayak disajikan dengan bumbu khusus yang terbuat dari campuran kemiri dan santan kental.
  4. Nasi balap puyung adalah makanan khas Lombok Tengah yang bisa kamu temui di luar Pulau Lombok. Satu porsi nasi puyung biasanya terdiri dari nasi putih dan campuran sambal daging, biji kedelai goreng, kentang goreng kremes, dan juga nasi putih. Nasi balap puyung terkenal akan rasa pedasnya dan keunikan rasa bumbu khas Suku Sasak.
  5. Nasi campur merupakan makanan khas Lombok di Gili Trawangan yang dapat kamu coba apabila kamu menginap di sekitaran gili. Sepengelaman penulis, nasi campur merupakan makanan termurah yang dijual di gili khususnya Gili Trawangan. Nasi campur biasanya dijual dalam bentuk bungkusan mengggunakan kertas minyak dan dijajakan oleh pedagang di pinggir pinggir jalan.
  6. Makanan khas Lombok Utara bernama sate tanjung ini memiliki rasa pedas manis. Terbuat dari olahan daging ikan, sate ini biasanya disajikan bersama lontong dan urap sayur atau pelecing kangkung. Uniknya, sate tanjung disajikan di atas opak singkong.
  7. Ares merupakan sayur khas Lombok yang dibuat dari pohon pisang kapok muda. Dimasak dengan campuran bumbu khas Lombok, membuat ares menjadi sayur yang harus dinikmati saat berkunjung ke Pulau Lombok. Dulu kala, ares hanya disajikan saat ada acara adat saja. Namun sekarang kamu dapat dengan mudah menjumpai dan mencicipi ares di warung-warung makan yang tersebar di Pulau Lombok.
  8. Kelaq sebie juga sajian kuliner khas Lombok bercita rasa pedas karena berbahan utama cabai rawit hijau. Tidak tanggung-tanggung cabai yang dipakai sekitar satu kilogram per sekali masak. Kelaq sebie akan terasa lebih nikmat jika disajikan dengan ikan tongkol, terong, dan juga kacang panjang.
  9. Siapa yang tidak kenal makanan khas Lombok ayam taliwang ini? Kuliner ini sangatlah terkenal bahkan sampai ke luar Lombok. Satu porsi ayam utuh berlumurkan bumbu khas Lombok untuk ayam taliwang kemudian dimasak dengan cara dibakar ataupun digoreng, cocok disajikan dengan sepiring nasi hangat dan sambal khas Lombok. Banyak sekali warung makan di Lombok yang menyajikan ayam taliwang sebagai menu andalannya.
  10. Makanan khas Lombok yang dikenal dengan nama sate rembige ini banyak ditemukan di daerah Rembige, kota Mataram. Rasa bumbunya sangat tajam dan biasanya disajikan bersama lontong ataupun cukup dimakan satenya saja sudah cukup mengenyangkan.
  11. Kelaq lebui atau dikenal juga dengan nama lebui kelaq pangkes merupakan masakan yang terbuat dari kedelai hitam yang dimasak dengan campuran bumbu kuah asam. Rasanya merupakan perpaduan antara pedas dan asam.
  12. Makanan khas Pulau Lombok bernema beberuq terong ini berbahan dasar terong bulat mentah ataupun terong panjang yang dibakar. Bumbu yang digunakan untuk memasak sajian kuliner beberuq terong ini sama dengan bumbu untuk memasak plecing kangkung. Hampir setiap warung makan yang ada di Lombok menyajikan beberuq terong ini.
  13. Kuliner lombok ketika kamu berkunjung ke pantai-pantai yang ada di Lombok, khususnya Pantai Nipah ini merupakan salah satu masakan yang recommended. Ikan bakar pantai nipah dapat kamu temukan di sepanjang jalan dari bukit malimbu hingga tepi pantai nipah. Sungguh suatu nikmat tersendiri menyantap ikan bakar ini di pantai Nipah.
  14. Makanan khas daerah Lombok lainnya adalah kelaq kelor yang berasal dari daun kelor dan dimasak menjadi sayur bening. Meskipun di daerah lain daun kelor sering digunakan untuk memandikan mayat, namun beda halnya dengan masyarakat Lombok yang mengolahnya menjadi sajian kuliner menggoda selera. Kelaq kelor pas disajikan bersama dengan nasi putih hangat beserta sambal terasi khas Lombok.
  15. Makanan khas Lombok berupa jajanan ini mirip dengan klepon dari wilayah Jawa. Bedanya, jika klepon Jawa dibentuk bulat, Kelepon Lombok dibentuk memanjang dan runcing. Kelepon kecerit artinya kelepon yang ketika dimakan, akan terdapat sensasi gula merah yang muncrat di mulut.
  16. Kedua nama tersebut merupakan jajanan khas Lombok. Banget terbuat dari ketan yang dikukus, sedangkan jaje reket terbuat dari banget yang dibungkus daun pisang dan dibentuk panjang. Jaje reket lebih nikmat dijadikan timbung dengan cara membakarnya. Kedua jenis jajanan ini dapat kamu temukan di pasar-pasar tradisional Lombok.
  17. erbuat dari beras ketan, jajanan ini dibungkus dengan daun pisang dan diolah dengan cara direbus. Ketika disajikan, ketan tersebut dipotong dan dicampur dengan enten, campuran parutan kelapa dan gula merah yang telah dimasak. Lupis banyak dijual di pasar tradisional Lombok.
  18. Meskipun tampilannya tidak ada yang spesial, namun rasanya sungguh satu kata di atas istimewa. Ciri khas nasi kota raja adalah adanya hidangan berupa lauk jangan rarit dan sambal sebie. jangan rarit merupakan daging sapi bercampur bumbu khas yang diolah dengan cara dijemur lalu digeprek dan digoreng. Sedangkan sambal sebie adalah sambal khas lombok yang cita rasanya luar biasa lezat.
  19. Makanan ini banyak disajikan ketika lebaran. Terdiri dari dua jenis makanan, yaitu poteng atau tape dan jaje tujak atau tetel. Selain itu ada iwel, salah satu jenis jajanan khas masyarakat Lombok. Iwel merupakan kue berbahan baku dari ketan hitam yang disajikan pada saat digelar upacara tradisional. Rasa iwel adalah manis dan legit.
  20. esep bebalung makanan khas Lombok ini dapat dengan mudah kamu temukan di internet dengan bahan dasar iga sapi atau iga kerbau yang dibumbui bumbu khusus. sajian bebalung terkenal di Lombok berada di depot Kelebet yang terletak di Jalan HOS Cokroaminoto. Satu hal yang istimewa dari bebalung ini adalah dagingnya lunak sehingga tanpa susah payah menggigit, dagingnya akan dengan mudah terlepas dari tulangnya.
  21. Makanan khas Lombok Timur satu ini merupakan sate lilit Bali versi Lombok. Bedanya, jika sate lilit memakai daging ikan, makan sate pusut berbahan baku daging sapi yang dicampur dengan serpihan kelapa. Bukannya manis, namun sate ini cenderung mempunyai rasa gurih.
  22. Ada dua versi penjelasan kuliner ini di internet, pertama pencok merupakan sagu yang dipotong berbentuk dadu kemudian diolah menjadi camilan yang ditusuk dengan tusukan sate dan dijajakan di pasar tradisional, dan yang kedua pencok terbuat dari kulit sapi maupun adonan tepung kanji. Adonan tersebut atau kulit sapi tersebut diolah sedemikian rupa lalu dibentuk persegi untuk kemudian ditusuk dengan lidi atau batang bambu kecil (dikenal dengan nama katik dalam bahasa Lombok).
  23. Ayam rarang bisa dibilang sebagai ikon kuliner khas Lombok yang tidak boleh tertinggal untuk dicicipi. Ayam rarang berbahan dasar ayam kampung yang dimasak dengan cara digoreng. Ayam rarang biasanya disajikan dengan tampilan ayam yang super pedas, padahal saat dimakan, rasanya tidak terlalu pedas.
  24. Bukanlah piranti yang dipakai untuk alas kepala saat tidur, melainkan salah satu jajanan khas Lombok yang biasanya disantap saat berbuka puasa. Bantal terbuat dari ketan yang dicampur dengan pisang dan dibentuk mirip dengan bantal tidur. Sayangnya, saat ini kue bantal mulai susah dijumpai karena mulai sedikit orang yang membuat sajian jajanan khas yang rasanya enak ini.
  25. Satu lagi makanan ringan khas Lombok yang tidak boleh kamu lewatkan, yaitu kue keciput. Kue keciput merupakan kue kering yang banyak disajikan saat lebaran tiba. Kue ini selain pas disantap saat mengobrol bersama warga lokal Lombok, juga cocok dijadikan buah tangan setelah kamu berkunjung ke Lombok.
  26. Ayam pelalah merupakan makanan khas Lombok yang diilhami dari sajian kuliner Bali karena berasal dari satu daerah yang isinya adalah perantau dari Pulau Bali. Ayam pelalah merupakan sajian kuliner yang berbahan dasar ayam suwir bakar dengan bumbu rendaman yang dikenal dengan marinade ataupun sambal.
  27. Ada satu minuman yang merupakan minuman khas Suku Sasak dan diambil dari bahan alami yang tumbuh di hutan yang terdapat disekitar rumah warga, yaitu tuak manis. Tuak manis dipercaya juga mampu menyembuhkan beragam penyakit.
  28. Jajanan khas Lombok yang satu ini terbuat dari tepung beras yang dikukus lalu diuleni dengan santan dengan ditambah sedikit larutan kapur sirih agar renyah saat dimakan. Setelah itu, adonan tersebut dibentuk seperti bunga dan digoreng dulu sebelum disajikan.
  29. Tumbek juga merupakan jajanan khas Lombok yang terbuat dari tepung ketan dan dicampur gula merah serta parutan kelapa.
  30. Makanan kering khas Lombok yang satu ini juga terbuat dari ketan yang dikukus kemudian dibentuk menjadi bulat untuk kemudian dijemur. Begitu kering, renggi digoreng agar rasanya renyah.
  31. Nagasari juga masuk dalam daftar jajanan khas Lombok yang terbuat dari tepung beras. Tepung beras tersebut juga dicampur dengan santan dan gula.
  32. Oleh oleh makanan khas Lombok NTB yang satu ini terbuat dari rumput laut yang jauh lebih sehat dan rasanya tidak kalah enak dari dodol biasa. Dodol rumput laut tidak hanya berwarna hijau saja, melainkan berwarna warni agar lebih menarik minat pembelinya.
  33. Tampilannya mirip dengan susunan bawang putih, padahal ini adalah kue tradisional khas Lombok Timur yang bernama kue kerake. Keunikan dari kue kerake ini adalah bungkusnya dari kulit jagung dan menonjol di 3 bagian, sehingga mirip dengan pocong. Meskipun menyeramkan namun rasanya manis, legit, dan enak kok.
  34. Berbentuk seperti keong membuat kue ini dinamakan kue keong. Proses pembuatannya sederhana dan bahan yang dipakai mudah didapat.
  35. Satu lagi jajanan khas Lombok yang menarik perhatian yaitu cerorot. Jajanan ini biasa disajikan pada acara pernikahan atau upacara adat suku Sasak yang berada di Desa Sade Rambitan. Rasanya manis dan teksturnya lentur membuat siapapun yang memakannya akan sangat hati-hati agar cerorotnya tidak jatuh ke lantai.
  36. Yang terakhir akan kami berikan suatu resep makanan khas Lombok Mataram yang dikenal dengan nama batu bedil. Batun bedil merupakan kue tradisional khas Lombok yang teksturnya sangat lembut dan unik serta variasinya cantik.

Infrastruktur megah yang dibangun oleh pemerintahan TGB

  1. Bendungan Raksasa Pandan Dure

Bendungan raksasa yang paling besar di NTB terletak di Desa Pandan Dure, Kecamatan Terara. Luas bendungan ini berkisar 450 hectar lebih mencakup empat Desa yang ada di Kecamatan Terara diantaranya : Desa Pandan Dure, Embung Raja, Sewangi, dan Santong. Daerah yang paling banyak terkena dampak bendungan ini adalah Desa Pandan Dure, makanya bendungan ini dikenal dengan sebutan Bendungan Pandan Dure.
Tujuan utama dibangunnya bendungan ini adalah untuk mengatasi kekeringan di daerah Lombok Selatan seperti yang sering terjadi di daerah Keruak, Jeroaru, Sakra dan daerah lainnya. Setiap hari bendungan ini selalu ramai, bahkan orang dari daerah jauh sekalipun berdatangan ke bendungan ini. Banyak juga mereka disana yang penasaran akan keberadaan dan keindahan bendungan Pandan Dure karena bendungan ini saat ini menjadi perbincangan semua orang dari berbagai kalangan dan usia. 

  1. Bandara Internasional Lombok (LIA)

Lokasi Bandara Internasional Lombok berlokasi di , , , . Bandara ini terletak sebelah tenggara ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat dan ± 8 kilometer selatan dari kota kecil , ibu kota . Bandara ini dibangun di atas lahan seluas 550 hektare yang menelan biaya Rp 625 miliar (US$73.100.000). Landasan pacu, taxiway dan apron berada dalam tahap akhir instalasi konstruksi dan fasilitas di kuartal 3 tahun 2010. Terminal dan fasilitas pendukung lainnya dalam tahap akhir penyelesaian pada akhir September 2011. Tanggal pembukaan bandara sudah di jadwalkan dan kemudian ditunda berkali-kali. Dan diumumkan untuk pembukaan resmi pada tanggal 1 Oktober ini sebagian menanggapi kebutuhan mendesak untuk beroperasi sebelum dimulainya penerbangan Haji pada akhir tahun 2011. Pengerjaannya terdiri dari tahapan yaitu Tahap I (2006-2009), Tahap II (2013-2015), dan Tahap-III (2028).

  1. Majid Islamic Center Lombok (Hubbul Wathan)

Masjid Islamic Center Lombok adalah masjid yang terletak di kelurahan , , , , yang merupakan masjid termegah dan terbesar di setelah . Masjid Islamic Center Mataram dibangun dari masa kepemimpinan gubernur yang bernama . Sedangkan rencana tersebut dapat terealisasi di tahun 2011 kemudian diresmikan tepat tanggal 15 Desember 2013. Bangunan masjid ini berada du atas tanah seluas 7,6 hektar. Berada di sudut jln. Langko dan Udayana sebagai jalur utama, yang dibangun sangat megah dari perpaduan karakteristik bangunan tradisional di dengan .

Bangunan masjid ini juga telah dilengkapi dengan menara yang menjulang tinggi sampai 99 meter. Ini sesuai dengan jumlah nama-nama Allah yang ada 99 atau asm’aul husna. Keberadaan yang sangat strategis karena letaknya tepat di pusat kota, menjadikan masjid ini sebagai tujuan wisata religi baik wisatawan asing maupun lokal. Pulau Lombok juga populer dengan sebutan pulau seribu masjid. Alasannya karena pada pulau ini ada banyak masjid yang bertebaran baik masjid yang bercorak modern maupun masjid yang sudah kuno. Sebutan seribu masjid juga mewakili kondisi religius dari masayarakat setempat.

Luas area masjid Islamic Center sekitar 74,749 meter persegi. Sementara untuk bangunan utamanya dengan luas 36,538 meter persegi, terdapat juga gedung pendidikan seluas 140,92 meter persegi. Bukan Cuma itu saja, ada juga gedung pengkajian seluas 8,928 meter persegi, wilayah komersial seluas 15,819 meter persegi yang nantinya dipergunakan untuk hotel syariah. Masjid dengan bangunan masjid yang terdiri atas empat lantai ini juga sudah dilengkapi oleh Bollroom. Terdapat busman yang mampu menampung hingga 200 kendaraan beroda empat dengan 2000 kendaraan untuk roda dua. Untuk kapasitas jamaah yang tertampung pada masjid ini ialah sekitar 15.000 orang jamaah.

  1. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang berada di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah resmi dioperasikan. Peresmian yang dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya tersebut sekaligus menandai dimulainya fase pembangunan kawasan yang sebenarnya sudah 29 tahun tersebut direncanakan. Perhatian yang sangat besar ditunjukkan Presiden Joko Widodo terhadap pengembangan KEK Mandalika ini. Saat mendapatkan kehormatan untuk menjadi pembicara utama dalam forum bisnis yang digelar di Hotel Shangri-La Jing’an, Shanghai, pada September 2016 lalu misalnya, dirinya sudah memulai untuk memperkenalkan KEK Mandalika kepada dunia luar.

 

Berbagai penghargaan yang pernah di raih masa kepemimpinan TGB Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi, M.A (Gubernur NTB  Dua Periode 2008-2018)

Tahun 2008

  1. Investment Award” dari Wakil Presiden RI.
  2. Penghargaan Ksatria Bhakti Husada dari Presiden RI.

Tahun 2009

  1. Penghargaan P2BN (Peningkatan Produksi  Beras Nasional) diatas 5 persen dari Presiden RI, 22 Mei 2009.
  2. Penghargaan Inisiatif Pelaksanaan Pekan Nasional Keselamatan Jalan dari Kementerian Perhubungan, 24 Juni 2009.
  3. Penghargaan Kepemudaan dari KNPI, 23 Juli 2009.
  4. Penghargaan Agro Inovasi 2009 kategori Pengembangan Peternakan dari Kementerian Pertanian, 6 Agustus 2009.
  5. Penghargaan Gubernur Paling Visioner 2009 Bidang Tenaga Kerja dari Majalah Birokrat Profesional, 19 Agustus 2009.
  6. Penghargaan Adiupaya Puritama dari Menteri Negara Perumahan Rakyat, 19 Agustus 2009.
  7. Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan dari Presiden RI, 1 Oktober 2009.
  8. Penghargaan Paramadhana Utama Koperasi sebagai Provinsi Penggerak Koperasi Tahun 2009, dari Menteri Negara Koperasi dan UKM, 14 Oktober 2009.
  9. Penghargaan Adibakti Mina Bahari Tingkat Nasional Tahun 2009 dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI, 16 Oktober 2009.
  10. Penghargaan Indonesia Tourism Award (ITA) 2009 dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, 13 November 2009.
  11. Penghargaan The 2nd Indonesia MICE AWARDS 2009 dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, 19 November 2009.  

Tahun 2010

  1. Penghargaan Regional Champion 2010 dari Kepala BKPM-RI, 18 Februari 2010.
  2. Penghargaan sebagai Pembina Provinsi PNPM Mandiri Perdesaan Kategori Tim Pemelihara dan Pengelola Prasarana (TP3) Peringkat II Nasional Tahun 2010, 19 Maret 2010.
  3. Penghargaan sebagai Pembina Provinsi PNPM Mandiri Kategori Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) Peringkat II Nasional, Tahun 2010, 19 Maret 2010.
  4. Penghargaan sebagai Pembina Seni Budaya dan Pariwisata Daerah dari Badan Kerjasama Kesenian Indonesia, 1 Mei 2010.
  5. Penghargaan Bhakti Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, dari Menteri Koperasi dan UKM RI, 31 Mei 2010.
  6. Penghargaan Bhakti Koperasi, dari Presiden RI pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-63, di Surabaya, 15 Juli 2010. 
  7. Penghargaan Tingkat Utama dalam Percepatan Pemberantasan Buta Aksara di NTB dari Menteri Pendidikan Nasional, 10 Oktober 2010.
  8. Penghargaan sebagai Penyelenggara Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kualifikasi Bintang 3 dibidang Penanaman Modal Tahun 2010, dari Kepala BKPM Nasional, 2 November 2010.
  9. Penghargaan Indonesia Tourism Award 2010 sebagai The Best Province in Tourism Development dari Kementerian  Kebudayaan dan Pariwisata RI, 2 Desember 2010.
  10. Piagam Penghargaan P2BN, Peningkatan Produksi Beras Diatas 5% dari Presiden RI, 1 Desember 2010.

Tahun 2011

  1. Penghargaan Amal Bhakti Kementerian Agama dari Menteri Agama RI, 3 Januari 2011.
  2. Penghargaan sebagai Tokoh Perubahan 2010 dari Harian Republika, 31 Maret 2011.
  3. Penghargaan Anubhawa Sasana Desa dalam Membina dan Mengembangkan Desa/Kelurahan Sadar Hukum dari Menteri Hukum dan HAM, 7 Mei 2011.
  4. Penghargaan  Manggala Karya Kencana dari Kepala BKKBN, 15 Juni 2011
  5. Penghargaan Prestasi Mempertahankan Wilayah Bebas Penyakit Rabies, dari Menteri Pertanian, 28 September 2011.
  6. Penghargaan The Best Dedicated Governor in Developing of MICE Industry 2011 versi Majalah Venue Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 9 Desember 2011.

Tahun 2012

  1. APKLI Award  Tahun 2012 dari Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia, di Monumen Tugu Proklamasi, Jakarta, 15 Februari 2012.
  2. Penghargaan sebagai Gubernur Pembina Terbaik Nasional Tahun 2012, Kategori Badan Kerjasama Antar Desa Aspek Kemitraan PNPM Mandiri Perdesaan, dari Menteri Dalam Negeri, 21 Maret 2012.
  3. Penghargaan atas Komitmen terhadap Pengembangan Penyuluhan Pertanian Tingkat Provinsi, dari Menteri Pertanian, 25 Juni 2012.
  4. Penghargaan Bintang Mahaputra Utama dari Presiden RI atas prestasi menonjol dalam pembangunan daerah yang patut ditiru oleh daerah lain di Indonesia, 13 Agustus 2012.
  5. Anugerah The Most Improved dari Travel Club Tourism Award (TCTA) 2012 atas Pengembangan Sektor Pariwisata, Jakarta, 24 September 2012.
  6. Penghargaan Transmigration Award 2012 dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, 6 Desember 2012.
  7. Penghargaan Adhi Karya Pangan Nusantara (APN) 2012 Bidang Ketahanan Pangan, dari Kementerian Pertanian diserahkan oleh Presiden RI, 14 Desember 2012.
  8. Penghargaan Adhi Bhakti Mina Bahari Tingkat Nasional Tahun 2012 dari Kementerian Perikanan dan Kelautan, 16 Desember 2012.
  9. Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2012, dari Presiden RI, 18 Desember 2012.

Tahun 2013

  1. Penghargaan penyelenggaraan Program e-KTP di NTB dari Menteri Dalam Negeri, Jakarta, 29 Januari 2013
  2. Penghargaan sebagai Provinsi Terbaik Pertama dalam Pencapaian Sasaran Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) 2013, dari Menteri Bappenas, Jakarta, 30 April 2013, dalam kategori:
    1. Provinsi Terbaik I, Kategori Laju Pengurangan Kedalaman Kemiskinan Periode Tahun 2009-2011.
    2. Provinsi Terbaik I, Kategori Kinerja Pencapaian Sasaran MDGs secara Komulatif.
    3. Provinsi Terbaik I, Laju Kinerja Pencapaian Sasaran MDGs, Periode Tahun 2009-2011.
  3. Anugerah Pangripta Nusantara 2013, Sebagai Provinsi Terbaik Ketiga Kelompok B (luar Jawa-Bali) Kategori Utama.
  4. Penghargaan Energi Prabawa itu diserahkan Menteri ESDM Jero Wacik, pada Malam Penganugerahan Energi ke-3 Tahun 2013, di Jakarta, Selasa tanggal 22 Oktober 2013.
  5. Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) 2013 Bidang Ketahanan Pangan, dari Kementerian Pertanian diserahkan oleh Wakil Presiden Boediono di Auditorium Istana Wakil Presiden, Jum’at, tanggal 29 November 2013.
  6. Transmigrasi Award Kategori Daerah Tujuan Transmigrasi, dari Kementerian Transmigrasi dan Tenaga Kerja, diserahkan oleh Menakertrans di Jakarta, 3 Desember 2013.

Tahun 2014

  1. Penghargaan MDGs Award 2014 dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional sebagai Provinsi Terbaik Pertama kategori:
    1. Provinsi Terbaik I Kategori Laju Pencapaian MDGs Terbaik 2011-2013, 30 April 2014.
    2. Provinsi Terbaik I kategori Pencapaian Indikator MDGs Terbanyak tahun 2011-2013.
  2. Penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara Utama 2014, sebagai Provinsi Terbaik III dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2014 Tingkat Provinsi Kategori B, 30 April 2014.
  3. Penghargaan terhadap Program Kampung Media NTB sebagai salah satu “Nine Top” Inovasi Daerah bidang Pelayanan Publik tingkat nasional tahun 2014 dari Kementerian PAN & RB, 30 April 2014.
  4. Penghargaan Keberhasilan Menyusun dan Menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2013 dengan Capaian Standar Tertinggi dalam Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah, 12 September 2014.
  5. Penghargaan National e-Procurement Award 2014 dari Bappenas atas komitmen transparansi dan akutabilitas dalam mekanisme pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemerintah Provinsi NTB, 18 November 2014.
  6. Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Terbaik I Tingkat Nasional tahun 2014 dari Komisi Informasi Pusat, diserahkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi, di Istana Wapres, 12 Desember 2014.
  7. Penghargaan Transmigrasi Award Tahun 2014 Katagori Daerah Tujuan Transmigrasi dari Kementerian Desa daerah Tertinggal dan Transmigrasi, diserahkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Gedung Balai Makarti Muktitama, Kementerian Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, di Jakarta 15 Desember 2014.
  8. Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) 2014 Bidang Ketahanan Pangan, dari Kementerian Pertanian diserahkan oleh Presiden Joko Widodo, di Balai Besar Tanaman Padi Subang Jawa Barat, Jum’at, 26 Desember 2014.

Tahun 2015

  1. Penghargaan Government Award 2015 atas penilaian pengembangan pariwisata terbaik nasional dari Sindo Weekly Magazine. Penghargaan diserahkan oleh Kepala Bappenas Andrinof Chaniago kepada Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi, dalam acara di Golden Ballroom The Sultan Hotel, Jakarta, 19 Maret 2015.
  2. Penghargaan MDGs Tahun 2015 dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional sebagai:
    1. Provinsi Terbaik I Kategori Laju Pencapaian MDGs Terbaik 2012-2014.
  3. Provinsi Terbaik III kategori Pencapaian Indikator MDGs Terbanyak tahun 2012-2014. (Diserahkan Oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago, dalam Musrenbangnas Tahun 2015, di Jakarta, 29 APRIL 2015.
  4. Penghargaan Indonesia Attractivenees Index dengan Index Total 73.05 dari Tempo Media Group dan Frontier Consulting Group (salah satu perusahaan riset terbesar di Indonesia). Riset dilakukan untuk memperoleh data terkait daya tarik meliputi investasi, infrastruktur, layanan publik dan pariwisata. Penghargaan diserahkan 12 Juni 2015 di Jakarta.
  5. Penghargaan Satyalancana Pembangunan dari Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, atas prestasi pembangunan bidang kependudukan dan keluarga berencana, Lapangan Sunburst, Tangerang, 1 Agustus 2015.
  6. Lombok sebagai World's Best Halal Honeymoon Destination dan World's Best Halal Tourism Destinationdalam ajang The World Halal Travel Summit and Exhibition Award 2015 yang digelar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), 19 Oktober 2015
  7. Penghargaan SNI Award 2015 atas dedikasinya dalam Pengembangan dan Penerapan Standarisasi. 9 November 2015.
  8. Penghargaan “National Procurement Award” tahun 2015 dari Lembaga Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) kategori Peran LPSE (Layanan Pengadaan Sistem Elektronik) Pemerintah Provinsi NTB, 10 November 2015.
  9. Penghargaan The Real Wonder of The World 2015 Certificate of Recognition dari Kementerian Pariwisata, pada acara Wonderful Indonesia WOW, di The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, 10 Desember 2015.

Tahun 2016

  1. Penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik 2016 dari Kementerian PAN & RB, atas inovasi “Temukan Arsip Dalam Waktu 3 Menit”. Penghargaan diserahkan oleh Menpan RB Yuddy Crisnandi dalam sebuah acara di Jatim Expo, Surabaya, 31 Maret 2016.
  2. Penghargaan TOP Eksekutif Muslim 2016 dari Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI)di Jakarta, 27 April 2016.
  3. Penghargaan TOP Pembina BUMD 2016 dalam ajang pemilihan TOP BUMN 2016 yang diselenggarakan Majalah Bussiness News Indonesia yang berkerja sama dengan Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKSI), Jakarta, kamis 5 Mei 2016.
  4. Penghargaan “Tangguh Award” Tahun 2016 kategori Pengelola Data Bencana dan Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) terbaik kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB Dalam peringatan bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) tingkat nasional di Manado Hotel Novotel Manado, Kamis 13 Oktober 2016.
  5. Penghargaan “National Procurement Award” tahun 2016 dari Lembaga Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah LKPP-RI, kategori Peran LPSE (Layanan Pengadaan Sistem Elektronik) Pemerintah Provinsi NTB, di Balai Kartini Jakarta hari Kamis 3 November 2016).
  6. Penghargaan sebagai kepala daerah yang memberikan peran besar dalam pembinaan Teknologi Tepat Guna (TTG). Pengharhargaan diserahkan oleh  Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Ahmad Erani Yustika menyampaikan pada Gelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) XVIII tahun 2016 telah resmi dibuka di Islamic Center (IC), Rabu 23 November 2016.
  7. Anugerah Kihajar sebagai kepala daerah berprestasi di dalam memajukan pendidikan di daerahnya melalui peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Diserahkan Mendikbud Muhadjir Effendy pada hari Jumat 25 November 2016, bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta.
  8. Penghargaan Satya Lencana Aditiya Karya Mahatva Yodha sebagai Pembina Umum Karang Taruna Provinsi Terbaik Tahun 2016. Penghargaan diserahkan  Ketua Umum Karang Taruna Nasional Didik Mukrianto di Hotel Horison Ultima Palembang, Jumat 9 Desember 2016.

Penghargaan Tahun 2017

  1. Hari Jumat (25/8) malam menganugerahkan penghargaan BAZNAS Awward
  2. Hari Jumat (28/7) menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Penggerak Ekonomi Syariah pada malam penghargaan Ikatan Ahli Ekonomi Syariah (IAEI).

Dari berbagai pemaparan di atas, hal inilah yang mendasari Lombok sangat layak untuk dikunjungi dan dapat dijadikan sebagai inspirasi bagi seluruh wisatawan untuk datang berkunjung dan belajar. Terlepas dari banyaknya infrastruktur yang telah dibangun semenjak TGB terpilih menjadi gubernur hingga saat ini. Keberhasilan tersebut membuat Bapak Presiden Joko Widodo pun telah beberapa kali mengunjungi dan merasakan keindahan Bumi Seribu Masjid. Pada tanggal 11 April 2015 acara “Event Tambora Menyapa Dunia” dan Peninjauan KEK Mandalika. Tanggal 9 Pebruari 2016 acara “Hari Pers Nasional”. Dan terakhir pada tanggal 20 Oktober 2017 acara “Penutupan Konferensi Internasional Multaqo’ Nasional IV Al-Azhar Indonesia”, Silaturrahmi bersama pimpinan Ponpes se-NTB, acara peresmian KEK Mandalika dan peresmian unit PLN Ampenan.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru