Pemuda Pelopor Pejuang Bangsa

KM. Sukamulia - Pada dasarnya kita semua memiliki tanggung jawab dan kewajiban yang sama untuk membangun bangsa ini. Coba ingat-ingat, bagaimana tapak-tapak sejarah bangsa yang tidak terlepas dari kiprah dan dinamika pemuda. Dalam setiap tapak perjalanan bangsa ini, partisipasi pemuda sangat nyata, bahkan menjadi pelopor dan pelaku utama, seperti Budi Utomo 1908 yang melahirkan semangat nasionalisme, peristiwa Sumpah Pemuda 1928, perjuanagn merebut kemerdekaan 17 Agustus 1945 hingga pergerakan Reformasi 1998. Rentetan peristiwa sejarah itu membuktikan bahwa pemuda senantiasa berada pada garis terdepan sebagai pelopor perjuangan bangsa.

Dan saat ini, bangsa kita (Indonesia) dihadapkan pada tantangan yang lebih besar, yaitu bagaiaman memperkuat karakter dan jati diri pemuda di era globalisasi, meningkatkan daya saing pemuda untuk menghadapi peluang bonus demografi 2020 – 2035, AFTA (Asean Free Trade Area), ASEAN Economic Community (AEC) dan optimalisasi peran organisasi kepemudaan dalam pengembangan kepemimpinan dan kepeloporan.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, diperlukan kesempatan yang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berperan aktif dalam pembangunan di segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Melihat kondisi tersebut, peran serta pemuda sangat diperlukan untuk dapat melakukan terobosan bagi upaya mengatasi masalah-masalah yang tengah dihadapi bangsa ini. Jika kemerdekaan bangsa ini dipelopori oleh pemuda maka mempertahankan kemerdekaan dan memajukan bangsa ini juga tugas pemuda. Oleh sebab itu, pemuda Indonesi harus segera membangkitkan jiwa kepeloporan dan jiwa juang yang selama ini terombang ambing oleh ketidak menentuan. Selaku pemuda, kita semua adalah pelopor maka mari kita gunkana segenap danya dan tenaga kita untuk membangun bangsa ini, untuk membebaskan bangsa ini dari keterpurukan yang tengah menimpanya.

Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan membangun bangsa ini. Akankah kita terus dan terus berdiam diri, menyaksikan ketidak menentuan bangsa kita, akankah kita akan terus dan terus berlaku acuh tak acuh terhadap segala keterpurukan yang melanda bangsa kita dan ataukah kita sengaja berpangku tangan sambil menunggu bangsa ini porakporanda dan dikuasai lagi oleh bangsa lain dan atau dikuasai oleh oknum-oknum yang hanya mementingkan kepentingan peribadinya.

Kami rasa, kita semua tidak mau seperti itu. Untuk itu, mari kita bangkit dan berusaha untuk membangun bangsa ini dengan apa saja yang kitamampu lakukan. Mari kita kembang suburkan pengantin-pengantin pembangunan di tengah hijaunya bumi kepulauan ini, mari kita pupuk jiwa kebersamaan dan kekeluargaan. Jika demikian, niscaya bangsa ini akan berjaya lagi dan itu akan terjadi apabila kita (pemuda Indonesia) membangun kebersamaan dalam membangun bangsa ini. Sekali lagi, kalau bukan pemuda maka siapa lagi yang akan menjadi pelopor perjuangan bangsa ini ?

_By. Asri The Gila_ () -03

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru