Dialog Tuhan dan Syetan berkaitan Kerusakan Alam

Sebagai akibat dari ulah tangan manusia yang telah mengeksploitasi alam baik melalui ilegalogging di hutan maupun melalui tambang galian C, timah, emas dan lain sebagainya, maka pada hari ini semua mahluk diatas dunia mengalami padahnya mulai dari kenaikan suhu hingga mencapai 30 O c, kekurangan air karena mata air telah mengering dan berbagai bencana lainnya.
Tepat seperti apa yang sudah di prediksi dalam Al_qur’an yang maksudnya, “Telah Nampak kerusakan dimuka bumi baik di darat maupun di laut sebagai akibat dari ulah tangan manusia, supaya mereka merasakan akibat dari perbuatan mereka supaya mereka cepat introsfeksi diri”.
Berbagai bencana telah menimpa umat manusia di berbagai belahan dunia mulai dari Tsunami, Banjir, Tanah longsor, Gempa Bumi, kebakaran hutan, kekeringan dan lain-lain, tapi semuanya belum mampu menyadarkan penghuni alam ini yang yang bernama Manusia, buktinya mereka semakin asyik saja membakar hutan, menebang kayu hutan tanpa batas sehingga hutan jadi gundul, menggali tambang sampai melewati ambang batas dan lain sebagainya.
Apakah ini merupakan akibat dari pola hidup manusia yang selalu rakus?, tidak pernah merasa Cukup?, atau apa?....... Pantas kalau malaikat sudah sedari dulu sangat meragukan manusia ketika Tuhan berfirman kepada para malaikat, “ aku akan menjadikan seorang khalifah dimuka bumi dari keturunan adam yang bernama manusia”, malaikat menjawab, “Apakah Engkau Tuhan akan menjadikan seorang khalifah dimuka bumi dari keturunan Adam yang namanya manusia yang pekerjaannya hanya membuat kerusakan di muka bumi nanti dan hanya akan melakukan pertumpahan darah?”, sementara kami hanya bertasbih memuji dan mensucikan namamu?.
Dalam dialog ini seolah-olah Malaikat keberatan melihat golongan manusia akan diangkat menjadi khalifah di muka bumi, seolah-olah malaikat berkata, “kenapa Tuhan tidak menjadikan khalifah itu dari golongan malaikat saja yang pekerjaannya Cuma bertasbih dan memuji keagungan Mu?, kenapa justru manusia yang suka membuat kerusakan dan pertumpahan darah?, pilih kami saja dari golongan malaikat ya Tuhan!.
Tuhan tidak merubah pendirianNYA untuk menjadikan Manusia sebagai khalifah di muka Bumi, malaikat juga tidak keliru akan prediksiannya terhadap manusia yang suka membuat kerusakan dimuka bumi.
Terhadap dua sisi ini, maka mari kita jadikan sebagai bahan renungan bahwa Tuhan sudah sangat mempercayai manusia sebagai wakilNya untuk memelihara alam ini dari segala kerusakan. Dari itu maka marilah kita pegang kepercayaan Tuhan tersebut dengan sama-sama berusaha menjaga alam ini dengan cara jangan menebang pohon tapi mari menanam pohon, jangan menggali tapi mari menimbun yang sudah berlubang menganga untuk kemudian ditanami, pelihara mata air, yang pasti mari kita sama berusaha untuk tidak lagi membuat kerusakan di muka bumi ini. Kasian ala mini yang sudah rusak jangan diperparah lagi kerusakannya, tapi sebaliknya mari sama-sama kita perbaiki, sehingga bencana-bencana seperti banjir, kekeringan, kebakaran hutan dan lain sebagainya tidak akan pernah terjadi lagi. [] - 01

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru