Mukaddimah Cinta

KM. Sukamulia – Semua manusi pastinya mengenal dan pernah merasakan cinta. Manusia pertama (Adam) diciptakan oleh Allah SWT atas dasar cinta. Siti Hawa juga tercipta atas dasar perasaan cinta yang tertanam dalam lubuk jiwa sang Adam yang selalu merasa hampa menikmati megahnya syurga. Adam dan Siti Hawa bersatu dalam jalinan asmara dan atas dasar cinta Adam harus melanggar larangan tuhan untuk menyentuh dan memakan buah khuldi. Atas dasar itu mereka diusir dari syurga dan diturunkan pada tempat yang berbeda.

Atas dasar cinta Adam dan Siti Hawa mengarungi kehidupan yang begitu menyedihkan. Mereka bertarung dengan waktu untuk saling mencari, mereka bertarung dengan ganasnya alam hanya untuk saling menemukan dan menyatukan perasaan yang pernah bersemu di tengah-tengah megahnya syurga. Atas kekuatan cinta, mereka menyatu jua dan lahirlah anak-anak adam yang memenuhi penjuru dunia.

Anak-anak Adam berkembang atas dasar cinta dan bahkan mereka saling membunuh dan memulai perpecahan atas dasar cinta. Atas dasar cinta pula mereka berdamai dan membangun peradaban di muka buana. Lambat laun cinta menjadikan dunia ramai. Dunia tidak akan ramai dan menarik apabila cinta itu tidak ada di dada manusia. Dengan demikian cinta adalah fenomena yang menjadi peletak dasar histori dunia. Cinta merupakan fenomena yang sangat monumental dan tidak akan pernah terlupakan sepanjang usia dinia dan bahkan hingga manusia memasuki dan hidup lagi di alam yang kekal.

Keberadaan manusia dengan segala seluk beluknya tidak terlepas dari eksitensi cinta yang begitu fenomenal. Atas dasar cinta, semua bisa terjadi dalam setingan takdir Allah SWT. Miliaran bahkan triliunan puisi dan syair yang tercipta sebab cinta. Miliaran bahkan triliunan cerita cinta penghuni dunia yang tersusun atas dasar cinta. Miliaran bahkan triliunan lagu yang ditembangkan dengan nada asmara dahana, itu pula sebab cinta.

Eksistensi cinta tidak akan pernah hilang dari kehidupan manusia. Manusia bisa mengeti siapa diri dan tuhannya sebab cinta. Manusia bisa memahami arti hidup sebab cinta. Banyak pula keajaiban dunia yang tercipta sebab cinta. Lihat saja kemegahan Tajmahal yang dibangun di atas pondasi cinta. Saksikanlah kemegahan tembok raksasa yang dibangun atas dasar cinta. Cermatilah betapa tidak masuk akalnya bangunan Candi Perambanan dengan konstruksi dan arsitektur yang begitu sulitnya, candi tersebut dibangun sebab cinta. Dan banyak lagi fenomena-fenomena yang begitu dahsyat dan misterius yang terjadi atas eksistensi cinta.

Tidak jarang manusia yang mengorbankan nyawa dan tahtanya untuk mendapatkan cinta. Tidak jarang pula manusia yang mengahiri hidupnya sebab cinta. Banyak peperangan dan pertumpahan darah dalam catatan sejarah yang disebabkan oleh cinta. Tidak jarang manusia yang lupa diri dan tuhannya karena cinta. Tidak jarang pula manusia yang bebuat kezaliman sebab cinta. Banyak manusia yang lemah karena cinta dan sebaliknya banyak pula manusia yang bersemangat menjalani hidupnya sebab cinta yang bersemayam di hatinya. Tidak jarang manusia yang gila sebab cinta. Dan banyak lagi fenomena-fenomena luar biasa yang terjadi di seluruh penjuru dunia akibat dari adanya cinta.

Berbicara tentang cinta memang tidak akan pernah ada habisnya. Sudah terlalu banyak buku dan catatan-catatan sastra yang membicarakan dan membahas cinta dengan sedetail-detailnya. Namun demikian cinta tetap saja menjadi misteri yang tidak akan bisa terpecahkan sepanjang sejarah kehidupan manusia. Tirai mistikus cinta sungguhlah tipis namun demikian tirai yang begitu tipis itu sungguhlah sulit untuk disibak.

Masing-masing orang akan memiliki persepsi dan mengartikan kata cinta dengan makna dan arti yang berbeda-beda, tergantung dari apa yang ia rasakan dari perasaan cinta yang menemaninya mengarungi kehidupan. Hingga saat ini belum ada teori cinta yang paten dan dapat diterima oleh seluruh manusia sebab tidak semua orang merasakan hal yang sama dalam menjalankan sebuah hubungan cinta. Yang jelas cinta adalah perasaan (emosi) jiwa yang sangat mempengaruhi kehidupan setiap penikmatnya.

Emosi jiwa yang disebut dengan cinta muncul pada jiwa manusia atas sebab yang berbeda. Cinta yang dimiliki seseorang bisa disebabkan oleh kecantikan/ketampanan orang yang dituju cintanya. Banyak perasaan cinta yang muncul atas dasar dendam dan kebencian. Tidak jarang cinta yang muncul atas dasar persahabatan. Seseorang bisa pula merasakan perasaan cinta atas alasan harta dan tahta. Emosi cinta yang tertanam di dalam jiwa seseorang juga bisa pula disebabkan oleh kesderhanaan dan bahkan banyak manusia yang tidak tahu sebab apa ia harus mencintai dan memuja-muja orang yang dituju oleh hatinya, hal inilah yang kemudian sering disebut sebagai cinta tanpa syarat atau cinta tanpa alasan.

Untuk itu kita tidak perlu bingung memikirkan apa arti dan hakikat cinta sebab masing-masing kita punya teori atau persepsi tentang cinta, sesuai dengan apa yang kita rasakan saat kita menjalani cinta dan asmara bersama orang-orang yang kita puja. Kita semua memiliki perasaan cinta yang berbeda dan untuk itu kita semua bebas menafsirkan cinta dengan kalimat apa saja yang mau memaknainya. Yang jelas, jika kita membahas masalah cinta maka hasil pemabahsan itu tidak akan habis ditulis dalam ribuan bahkan miliaran jilid buku.

Hanya saja, saya mengajak diri dan kita semua untuk memaknai cinta dengan pemikiran yang positip. Marilah kita menjalini perasaan dan jalinan cinta yang berkecamuk di dalam hati kita dengan mengacu kepada norma-norma cinta yang telah digarikan oleh Allah SWT di dalam kitab suci-Nya. Jangan sampai cinta itu menjerumuskan kita menuju jalan ke sesatan dan lupa akan hakikat kita sebagai manusia yang harus mengabdikan diri kepada Allah SWT yang telah menitipkan cinta pada setiap dada kita.

Cinta merupakan hal yang sangat sacral dan mendasar dalam mewujudkan kemanusiaan. Melalui cinta, marilah kita saling mengenal untuk mencapai mutiara cinta yang suci, supaya kita bisa mendapatkan setets embun cinta yang dapat menyejukkan jiwa dan kehidupan kita bersama orang-orang yang kita cinta. Seandainya cinta itu pupus dari dalam jiwa kita niscaya pupuslah kehidupan di kita di dunia sehingga kita tidak akan memiliki sejarah yang agung.

Cinta itu fitrah, oleh sebab itu bersyukurlah kita yang telah diberikan kesempatan untuk menikmati cinta bersama orang-orang yang kita cintai. Seseorang yang kehilangan cinta akan hidup dalam keadaan tidak normal sehingga ia akan hidup dalam penderitaan yang dalam.  

Ingatlah bahwa cinta yang paling tinggi adalah cinta kepada Allah SWT. Jangan sekali-kali kita meletakkan suatu cinta kepada seseorang atau benda melebihi kecintaan kita kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada larangan untuk mencintai seseorang atau suatu benda, namun jangan sampai cinta kebendaan itu membuat kita melupakan sang pencipta. Jangan sekali-kali kita mencintai sesuatu atau seseorang karena nafsu sebab cinta yang seperti itu akan membawa kita ke lubang kesesatan yang baasannya adalah neraka.

Sesungguhnya cinta adalah memberikan kasih sayang kepada orang yang dituju oleh cinta kita dan sesungguhnya cinta itu bukanlah rantai yang mengkita orang-orang yang kita cinta. Jangan sekali-kali memaksakan cinta sebab kadang-kadang cinta itu datang dengan tiba-tiba.

CInta indah kawan, keindahannyalah yang kerap membuat kita terbuai dalam alunan asmara yang seakan membawa kita menikmati indahnya syurga. Cintai itu pedih kawan sebab terkadang luka yang ditinggalkannya berlangsung lebih lama dari cinta itu sendiri. Cinta itu memiliki batasan nisbi, batasannya sangat tinggi dengan kebencian oleh sebab itu kontrollah emosi cinta yang berkecamuk di dalam dada kita masing-masing sebab dengan demikian kita akan menerima takdir cinta yang kita jalani dengan penuh keikhlasan.


Cinta adalah ketertarikan, ketertarikan kepada lawan jenis, ketertarikan kepada sesuatu benda, ketetarikan terhadap apa saja. Jika kita merasa tertarik maka itulah yang disebut sebagai benih cinta. Ketertarikan bisa disebabkan oleh sifat, keindahan bentuk, makna yang terkandung di dalam sesautu dan lain-lain. Untuk menyatukan ketertarikan tersebut maka diperlukan pengertian dan saling memahami. Jika seseorang sudah saling memahami atau paham dengan sesuatu yang menarik perhatiannya maka hasrat cintanya akan tumbuh, berkembang, berbunga, berbuah dan buahnya itu dinikmati dengan penuh penghayatan dan itulah orang yang mendapatkan nikmat cinta yang sesungguhnya.

Semoga kita semua termasuk dalam golongan sang pencinta. Mencintai apa yang kita cintai dengan murni sebab itu adalah rahmat ilahi yang bernilai tinggi. Jagalah cinta yang engkau miliki dengan sepenuh hati. Hargai dan hormatilah pasangan-pasanagn serta sesuatu yang dikau cintai. Dan letakkanlah cinta kepada Allah dan Rasul-Nya lebih tinggi dari cinta-cinta lain yang dikau miliki. Semoga kita semua mendapat cinta yang hakiki dari ilahi. [] - 05

_By. Asri The Gila_

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru