Sarjana Seabrek, Peluang Usaha Kreatif Tidak Dilirik

             NTB Merupakan Provinsi yang memiliki banyak Universitas/Perguruan Tinggi, bahkan hampir di setiap Kabupaten di NTB terdapat Perguruan Tinggi(PT) yang siap menampung calon mahasiswa yang ingin meraih gelar diploma ataupun sarjana. Sehingga setiap tahunnya ada sekian banyak sarjana baru yang dicetak oleh setiap perguruan tinggi di NTB tersebut, dan jika di akumulasi total jumlah lulusan pertahun dari semua perguruan tinggi ini, tentu sangat banyak(seabrek) jumlahnya. Jumlah tersebut tentu tidak sesuai dengan jumlah lowongan kerja yang disediakan instansi Pemerintah dan Lembaga-lembaga swasta lainnya yang ada di NTB, Hal ini-pun berdampak pada meningkatnya jumlah sarjana yang menganggur.

              Ironisnya para Sarjana kita di Indonesia, khususnya di NTB sebagian besar bercita-cita usai lulus studi mereka kemudian akan bekerja di Instansi-instansi tertentu(kantoran) menjadi seorang pegawai daripada menempatkan diri untuk menjadi seorang usahawan atau pemuda/i profesi, padahal memilih menjadi seorang Pengusaha peluangnya masih sangat menjanjikan, apalagi di Wilayah kita di NTB yang saat ini telah mengalami peningkatan jumlah pengunjung Wisata dari Nasional maupun Internasional. Di NTB ini masih banyak sekali Usaha-usaha Kecil Menengah(UKM) yang masih belum terisi, masih banyak UKM yang mengaku hampir tidak dapat memenuhi jumlah permintaan konsumen. Produksi Roti misalnya, produk ini merupakan makanan ringan yang sangat familiar di lidah semua kalangan, dan wajar saja makanan satu ini memiliki permintaan yang bsangat besar setiap harinya. Di Kabupaten Lombok Utara (KLU) tempat Alamat penulis, lebih tepatnya di Desa Sambik Elen Kecamatan Bayan misalnya, atau bahkan di KLU Penulis dapat memastikan Wilayah ini tidak terdapat UKM yang bergerak dalam bidang produksi roti dan memasarkan produknya kepada masyarakat umum secara luas, hal ini terbukti dari keluhan pemilik warung di sekitar Penulis yang mengeluhkan Roti yang berasal dari Kabupaten Lombok Barat seringkali bahkan sangat sering tidak kebagian. Karena memang Roti tersebut merupakan produk Kabupaten Lombok Barat yang memasarkan produknya ke wilayah KLU, dan terlebih lagi usaha ini kepemilikan bukan penduduk asli Pulau Lombok.

          Inilah hal yang Penulis maksudkan, dari sekian banyaknya jumlah Sarjana Muda kita di NTB, Lombok khususnya, mari kita bersama-sama melihat peluang usaha yang terdapat didalam lingkungan sekitar kita yang tentunya memiliki prosfek usaha yang menjanjikan di masa depan, dan jangan pernah takut untuk gagal, layaknya seperti misi yang kalian tanamkan sejak masuk diperguruan tinggi untuk siap berjuang menempuh rintangan untuk meraih gelar sarjana yang saat ini Anda telah berhasil meraihnya. Lombok Kita masih banyak mennawarkan peluang untuk kita semua asalkan kita mau mencari peluang tersebut, apalagi dalam bidang Usaha Kecil Menegah produksi seperti yang Penulis sebutkan(Usaha Roti) ataupun usaha-usaha produksi lainnya, langkah jenis usaha UKM ini juga tentu akan sekaligus membuka lowongan kerja untuk saudara-saudara di sekeliling kita dan turut membantu mengurangi jumlah pengangguran di Provinsi NTB. Semoga bermanfaat.... []- 05

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru