Bahaya Kenakalan Remaja

KM.Sukamulia-Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal).
Faktor internal :
1.    Krisis identitas
Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan remaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.
2.    Kontrol diri yang lemah
Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.
Faktor eksternal :
1.    Keluarga
Perceraian orangtua, tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. Pendidikan yang salah di keluarga pun, seperti terlalu memanjakan anak, tidak memberikan pendidikan agama, atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja.
2.    Teman sebaya yang kurang baik (pergaulan yg tidak terkontrol).
3.    Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.
Salah satu bentuk kenakalan remaja yang sangat berbahaya bagi diri sendiri dan lingkungannya adalah menkonsumsi narkoba dan miras. Narkoba sangat berbahaya bila disalahh gunakan dikarenakan dapat mengubah pola pikir, suasana hati atau dengan kata lain mempengaruhi perasaan seseorang. Narkoba sangat menyuramkan masa depan dikarenakan dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologis.

Mengkonsumsi miras dan narkoba dalam  jangka panjang dapat menimbulkan ketergantungan yang dapat menyebabkan pemakainya  mengalami dehidrasi. Hal ini karena biasanya pemakai narkoba dan miras tidak merasa haus. Pemakaian narkoba dan miras yang lama akan menimbulkan gangguan daya ingat dan kelambanan gerakan anggota tubuh.

Berikut akan penulis uraikan dampak-dampak negatif penggunaan narkoba dan miras:
Dampak negatif terhadap fisik yaitu berat badan akan turun secara drastis, matanya akan terlihat cekung dan agak merah, muka lesu dan pucat, bibirnya agak kehitam-hitaman, buang air besar dan kecil agak susah dan sembelit atau sakit perut tanpa alasan jelas.
Dampak negatif terhadap emosi pengguna yaitu, sangat sensitif dan mudah bosan, jika di marahi atau ditegur si pemakai akan menunjukkan sikap membangkang, menjadi linglung, dan nafsu makannya berkurang. Emosi pengguna agak sulit untuk dikendalikan, hal ini yang kemudian akan menyebabkan si pemakai melakukan hal-hal negative, seperti bertengkar, pemerkosaan, dll.

Dampak negatif terhada prilaku pemakainya yaitu, menjadi pemalas, sering melupakan tanggung jawab yang dibebankan padanya, yang dulunya aktif mengerjakan sesuatu pekerjaan menjadi berkurang, menjadi tak peka, menjauh dari keluarga, memilih menjadi penyendiri, suka murung, takut akan air, batuk, pilek berkepanjangan, bersikap manipulatif, sering berbohong dengan berbagai alasan, sering menguap, mengeluarkan keringat berlebihan dan lain sebagainya.

Sungguh rusaknya moralitas remaja/remaji dan pemuda/pemudi sangat berbahaya bagi keberlangsungan hidup bangsa ini, sebab tulang punggung negara adalah pemuda. Oleh sebab itu, mari kita bangkit dari keterpurukan bangsa ini dengan mengembangkan karakter dan budi pekerti yang baik. Semoga Allah meridhoi kita sekalian, amin ya robbal alamin. [] - 05

_By. M. Dian Apriadi ASA/Tingkat Umum_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru