Generasi Muda Harus Tetap Optimis

KM.Pondok Kalua - Wakil Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar mengatakan, generasi muda harus tetap optimis, dalam arti apa yang bisa dilakukan hari ini jangan ditunda sampai besok.

Hal tersebut ditegaskan pada acara seminar yang bertema Eksistensi Nilai-nilai Kearifan Lokal di Era Globalisasi yang digelar Pusat Kreativitas Pemuda (Puskerda) KLU 21/9 di Café Sinar Rinjani Batu Koq Desa Senaru Kecamatan Bayan.

Generasi muda yang optimis, kata Najmul, apa yang menjadi cita-citanya pasti berjuang untuk meraih kesempatan dan dalam kondisi politik seperti apapun, mereka akan konsisten menjalankan tugasnya.

Menyoroti tentang nilai-nilai kearifan lokal, Najmul mengaku, di era global seperti sekarang ini, précis kita kehilangan nilai-nilai adat dan budaya, karena apa yang dianggap tabu dalam hukum adat, ternyata dianggap biasa. “Adat kita disebut adat luir gama yaitu adat yang bersendikan agama dan tidak bertentangan dengan agama yang kita anut”, katanya.

Dikatakan, tugas generasi muda bukan untuk melawan adat, akan tetapi mempertahankan nilai-nilai adat yang sesuai dengan ajaran agama. “Adat itu adalah kebiasaan yang baik dilakukan pada masa lalu dan berkembang secara dinamis, sehingga kita tidak ingin ada dikotomi antar adat dengan agama”, jelasnya.

Sementara ketua Puskerda KLU, Arfawan mengatakan, pembangunan KLU dibutuhkan pembangunan yang riil, bukan janji, dan tujuan dibentuknya Puskerda adalah bagaimana genarasi muda dapat mengambil ruang untuk ikut serta membangun dan memajukan KLU.

“Dalam Puskesda kita akan kembangkan IT (warnet), ekonomu kreatif dan sosial kemasyarakatan, termasuk mendorong peran dan kebijakan pemerintah terhadap hak-hak ulayat, penyelesaian konplik sosial, budaya dan politik”, katanya.

Belakangan ini ada kesan, lanjut Arfawan bahwa pemuda KLU tidak mampu bersaing dengan pemuda dari luar kabupaten, padahak kesan seperti ini tidak sepenuhnya benar, karena sudah banyak generasi muda KLU yang sarjana dan intelektual.

Kegiatan seminar yang diikuti puluhan pemuda yang berasal dari KLU ini diawali dengan deklarasi pembentukan Puskerda oleh Wabup KLU yang dihadiri anggota DPRD KLU, ketua AKAD dan beberapa undangan lainnya. (nonong) -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru