logoblog

Cari

Ana Ma Durhaka Ndi Ama

Ana Ma Durhaka Ndi Ama

Oleh: IPERMA -PERBI Ini adalah Sebuah Drama Daerah yang menceritakan  tentang anak yang durhaka kepada Ayahnya.  La Iwe asal dari Parado menjadi anak

Opini/Artikel

Uba Leu
Oleh Uba Leu
02 Desember, 2019 15:21:25
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 4454 Kali

Oleh: IPERMA -PERBI

Ini adalah Sebuah Drama Daerah yang menceritakan  tentang anak yang durhaka kepada Ayahnya. 

La Iwe asal dari Parado menjadi anak yang durhaka kepada bapaknya

Dikarenakan Ekonomi dalam rumah tangga tersebut dicatat sangat miskin, untuk itu anaknya hanya bisa menuntut kepada sang ayah yang bekerja sebagai pemulung untuk mencukupi kehiduapn sehari-hari dan kebutuhan material.

Sehingga bapaknya setiap hari tampa mengenal teriknya matahari hanya untuk mencari botol bekas dan sejenisnya hanya untuk memenuhi kebutuhan material anaknya yang tidak mau hidup susah,

Dalam kehidupan anaknya hanya di caci dan di maki oelh teman-temanya gara-gara sepatunya robek dan bau dan itu semua tidak layak di pakai anak kuliahan jerat teman-temanya, di kampong maupun di tempat ia melanjutkan perguruan tinggi.

Ternyata tuhan berkehendak dengan rezeki dalam perjalan bapak si Iwe (Hamsidi)  didalam perjalanan mengumpulkan botol bekas dan sejenisnya, ia menemukan dompet pemuda yang murah hatinya, pemuda itupun menawarkan kepada bapak untuk membelikan sepatu untuk anaknya Hamsidi sebagai tanda terimakasih terhadap Hamsidi karna dia menemukan dompet si pemuda.

 

Baca Juga :


Rasa syukurpun ia nikmati karena keinginan jaeih payahnya sudah terjawab, tapi anaknyapun tidak ada rasa sukur-sukunya terhadap apa yang menjadi usaha si bapak, ia tetap di bentak oleh sang anak (Iwe) namun si bapak hanya bisa sabar untuk menghadapi putrinya, di samping ia menghadapi sang anak yang kemauanya tinggi ia masih merindukan sang Istri yang sudah meninggalkan Hamsidi dan anaknya.

Namun tuhan berkehendak lain terhadap Hamsidi, iapun mendapat musibah didalam perjalanan menuju rumah iapun menemukan preman (Manto) dijalan dan preman tersebut menusuk Hamsidi hiangga ia meninggal dunia.

Iwe mendengar kabar dari orang di sektar bahwa bapakya di tusuk oleh orang yg tidak dikenal, lalu iapun kaget dan berlari menuju TKP sampailah ia disan, iapun terjerit dengan memandan ayanhya yang terbaring lemah dan naywa ayahnyapun sudah tiada, dan disitu ia merasa bersalah atas apa yang dilakukan terhap ayahnya, sampai ia menagis dan bekata,  begitu cepat kau meninggalkanku ayah aku takut hidup sendiri di dunia ini.

Cerita kolosal itu hanyalah fiktif belaka yang di perankan oleh Mahasiswa Parado Mataram menamakan iri  “IPPERMA-PARBI” di acara Pagelaran Seni Budaya Mbojo yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Kota Bima (IMKOBI) Mataram pada tanggal 23-30 November 2019 di Lapangan Museum Negeri NTB.



 
Uba Leu

Uba Leu

Fitrah Zaiman biasa dipanggil Uba Leu lahir di Desa Leu Sila, anak kedua dari pasangan Deo Uba Tika dan Faridah, Adik dari Al Amin dan Abang dari Rabiatul Adawiah. #HiduplahMenghidupkan#

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan