logoblog

Cari

Pilkades Lido Dan Harapan Kepada Penegak Hukum

Pilkades Lido Dan Harapan Kepada Penegak Hukum

Oleh Muhammad Tohar   Pemilihan demokrasi Pilkades serentak sebentar lagi akan dimulai. Kontestasi politik pemilihan secara demokrasi tingkat kepala desa yang

Opini/Artikel

Uba Leu
Oleh Uba Leu
24 November, 2019 19:05:20
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 2057 Kali

Oleh Muhammad Tohar

Pemilihan demokrasi Pilkades serentak sebentar lagi akan dimulai. Kontestasi politik pemilihan secara demokrasi tingkat kepala desa yang diadakan secara serentak di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) lebih khususnya di desa Lido, Kecamatan Belo yang akan laksanakan pada tanggal 16 Desember tahun 2019.

Dari kelima calon diatas masih merebut suara sebanyak 350 suara dari 1.316 DPT desa Lido. Ke-lima calon ini bersama tim-timnya harus bekerja keras dalam merebut suara ini, apapun yang terjadi dan bagaimana pun caranya tetapa akan dilakukan...

Politik kekeluargaan dan politik identitas kerap terjadi diterapkan untuk menunjukkan eksistensi keluarga, kelompok, organisasi dan lain sebagainya agar berperan sebagai gardan terpenting supaya bisa merebut kursi nomor 1 di desa Lido, dalam hal ini tidak juga terlepas dari indikasi dan dugaa bahwa akan ada many politik atau politik many yang kerap terjadi pada kontestasi politik mana pun, dan tidak menutup kemungkinan di kontestasi politik ini akan juga diterapkan sebagai satu alat terakhir agar dapat mencapai kekuasaan. (indikasi,dugaan tetapi tidak menjastifikasi).

Hasil dari kajian, dilihat dari pada tingkat lapangan bahwa keluarga adalah satu-satunya harapan bagi ke-lima calon diatas untuk dapat memenangkan kompetisi ini, rasa optimis bagi ke-lima calon diatas tetap selalu ada dan terjaga di setiap saat, artinya siapa yang banyak keluarga maka dialah yang menang. Ketika keluarga keluar dari jalur yang salah dan mengikuti darah garis keturunan makan akan terjadi konflik tingkat tinggi antara yang satu dengan yang lainnya, bahkan suami istri bisa berpisah ketika tidak satu arah..

 

Baca Juga :


Mungkin ini yang harus kita cegah secara bersama-sama, kita sering mengatakan kompetisi lah dengan baik, demokrasi lah secara sehat dan biarkanlah Masyarakat yang akan menentukan pilihannya masing-masing. Masyarakat punyak hak untuk memilih entah siapa dan siapa yang akan mereka pilih, dan hak mereka tidak bisa di intervensi oleh siapapun...

Harapan Ku kepada pihak keamanan, penegak hukum, demi menjaga kenyamanan, keamanan, persatuan dan kesatuan bangsa lebih khususnya pada tingkat masyarakat yang hidup secara sosial dan saling membutuhkan antara satu dengan yang lain, cegahlah hal-hal yang melanggar yang keluar dari koridor hukum yang tidak sesuai dengan konsep demokrasi ini, termasuk dari indikasi dan duga.an many politik, politik many ini.....



 
Uba Leu

Uba Leu

Fitrah Zaiman biasa dipanggil Uba Leu lahir di Desa Leu Sila, anak kedua dari pasangan Deo Uba Tika dan Faridah, Adik dari Al Amin dan Abang dari Rabiatul Adawiah. #HiduplahMenghidupkan#

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan