logoblog

Cari

Jokowi Dan Ashabil Kahfi

Jokowi Dan Ashabil Kahfi

Publik dibuat kaget, sore tadi pak presiden mengumumkan tujuh Pendamping /Staf Khusus kepresidenan yang rata rata adalah anak muda, Sebagai anak

Opini/Artikel

Chairil Anwar
Oleh Chairil Anwar
21 November, 2019 21:42:06
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 2227 Kali

Publik dibuat kaget, sore tadi pak presiden mengumumkan tujuh Pendamping /Staf Khusus kepresidenan yang rata rata adalah anak muda, Sebagai anak muda tenyu saja enerjik, produktif lebih lagi rata rata 30 tahun.

Yang lebih pantastis pilihan presiden atas tujuh pemuda itu bukan karena mereka adalah ashhabul kahfi,karena ada tiga orang cewek disana, namun karena rata rata mereka adala CEO yang menurut google penghasilan perbulannya adalah...seabad gaji karyawan perhari. 

Menyebut presiden tentu maksudnya negara, Rakyat, Masyarakat luas dan didalamnya terdapat pesan kesejahteraan, meski secara jelas maksud penunjukan mereka sebagai teman diskusi tidak menutup diri dalam diskusi itu ada rekomendasi, ada bisik bisik kepentingan, semoga saja maksudnya baik baik saja.

Sebagai anak muda diusia 30an dengan jabatan sebagai CEO emosionalnya pasti muncul lebih lagi bila bersama presiden, tapi bila presiden memahami kisah ashhabul kahfi tentu saja mereka akan lebih memeilih nurut hingga periode kepemimpinan Jokowi_Ma'ruf usai.

Diantara ketujuh pemuda yang ditunjuk presiden yang paling dekat dengan dan sangat mudah difahami bila melihat kultur masyarakat indonesia adalah CEO RUANG GURU dan mantan Aktifis PMII, karena keduanya mewakili sebagian besar masyarakat terdidik atau masyarakat yang bergerak dibidang pendidikan.

Sisanya adalah wakil elemen Kebhinekaan Indonesia. 

 

Baca Juga :


Pertanyaannya apa gerakan atau rumusan pertama Seven young Man? ketika Issu agama, Korupsi, hate speech, disintegrasi, ekonomi, politik, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan?.

Semoga keadilan dan kesejahteraan rakyat sebagai cita cita negara bisa terwujud dan berbuah manis. 

Jerua



 
Chairil Anwar

Chairil Anwar

Menjadi tua adalah sebuah kebiasaan, sedangkan menjadi dewasa adalah sebuah pilihan, dari KMKrens untuk NTB yang berdaya saing. HP 081997959683

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan