logoblog

Cari

Phubbing Vs Silaturrahim

Phubbing Vs Silaturrahim

Manusia sebagai mahluk sosial tentunya sangat tergantung dengan sesama mahluk lainnya. Sebagai implentasi dari sifat tersebut maka salah satu upaya yang

Opini/Artikel

ZULKARNA
Oleh ZULKARNA
26 Oktober, 2019 12:25:37
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 1054 Kali

Manusia sebagai mahluk sosial tentunya sangat tergantung dengan sesama mahluk lainnya. Sebagai implentasi dari sifat tersebut maka salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan saling mengunjungi atau bersilaturrahim.

Namun akhir akhir-akhir ini nilai silaturrahim mulai berkurang karena dinamika kehidupan yang cendrung kepada sifat individualistik dan pengaruh teknologi. Kadang-kadang kita kesal ketika kita sedang kumpul bareng teman, karena waktu kebersamaan yang seharusnya diisi dengan bercanda, tukar informasi (share and care) ternyata justru disibukkan oleh gadged masing masih atau dengan bahasa krennya Phubbing.

Istilah Phubbing ini mulai dipopulerkan oleh agensi periklanan McCann dan kemudian ramai dibahas oleh media di seluruh dunia dan akhirnya resmi terdaftar dalam kamus Macquarie. Phubbing berasal dari kata "phone snubbing" yang artinya tindakan acuh tak acuh di dalam sebuah lingkungan karena lebih fokus pada gadget masing-masing dari pada membangun sebuah percakapan.

Mengoprasikan gadget untuk mengirim pesan atau mengubungi teman atau keluarga yang mungkin sangat penting memang sah-sah saja. Sekedar mengecek media sosial yang mungkin ada informasi penting terkait masalah pekerjaan tidak apa-apa. Asal, tidak dilakukan di tempat dan waktu yang mengharuskan kita untuk bersosialisasi dan bersilaturrahim di dunia nyata.

Untuk menghidari phubbing memang akan terasa sulit karena otak kita sudah terstruktur oleh aplikasi-aplikasi yang merangsang otak lebih-lebih dengan aplikasi game online. Ketika sudah bermain game maka rasa penasaran akan terpacu sehingga kita lupa waktu bahkan menjadi ketagihan. Kalau sudah demikian maka kompetensi sosial akan terus menurun bahkan akan merusak semangat silaturrahmi dan cendrung suka menyendiri.

Hal ini tidak bisa dibiarkan terus berlanjut oleh kerena itu perlu adanya upaya-upaya kongkrit untuh menyembuhkan penyakit phubbing. Di bawah ini ada tip-tip untuk mengurangi bahkan berhenti dari phubbing ketika sedang bersilaturrahim atau bersosialisasi dalam kehidupan nyata. Ada beberapa tips untuk mengakhiri kebiasaan phubbing menurut situs (www.vistaeducation.com) antara lain:

  1. Tahan diri untuk tidak update; Langkah pertama yang harus kita lakukan agar tidak menjadi tersangka maupun korban phubbing adalah berhenti update.
  2. Kumpulkan Hp saat berkumpul; Buat kesepakatan untuk tidak menyentuh handphone ketika sedang berkumpul dan beri hukuman bagi siapa saja yang tidak tahan dan mengabil hanphone lebih dulu. Sebagai contoh hukuman bagi yang melanggar misalnya memberi traktiran atau apapun. Dengan begini, semua orang akan lebih fokus satu sama lain.
  3. Kumpul di tempat yang anti mainstram;
    Kemungkinan lain penyebab phubbing terjadi adalah kita berkumpul di tempat yang itu-itu saja. Karena merasa bosan, banyak dari kita yang mulai membuka handphone. Oleh kerena itu tempat berkumpul harus variatif. bersama bukan lagi dengan judul nongkrong. Bisa saja diganti dengan travelling bersama atau melakukan sebuah kegiatan sosial.
  4. Jauh jauh dari Gadged; Langkah terakhir ini memang terlihat sedikit ekstrim. Tapi meletakkan gadged jauh-jauh dari dirimu memang sangat efektif. Atau jika sedikit susah, taruh gadged di dalam tas. 

 

 

Baca Juga :




 
ZULKARNA

ZULKARNA

Nama penulisnya adalah Zulkarna, S,Pd., MBA, HP. 087865194075

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan