logoblog

Cari

Mengintip Jejak Gunung Purba Lewat Gawir Sesar Pusuk

Mengintip Jejak Gunung Purba Lewat Gawir Sesar Pusuk

KM. Sukamulia - Siapa yang tidak mengetahui objek wisata alam yang disebut dengan nama Pusuk Sembalun. Kami rasa kita semua telah

Opini/Artikel

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
25 September, 2019 20:22:08
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 5270 Kali

KM. Sukamulia - Siapa yang tidak mengetahui objek wisata alam yang disebut dengan nama Pusuk Sembalun. Kami rasa kita semua telah mengetahui dan pernah mengunjunginya. Nahhhh, kali ini kami mengajak anda untuk mengintip Jejak Gunung Purba Lewat Gawir Sesar Pusuk Sembalun yang merupakan bagian dari bukti bahwa Rinjani memang benar-benar luar biasa jika dilihat dari aspek kesejarahannya.

Siapa yang tidak mengenal Rinjani, gunung misterius yang sekarang dinobatkan sebagai salah satu situs Geopark Dunia. Tidak elok rasanya jika kita hanya mengenal Rinjani tanpa mengenal jejak-jejak Gunung Purba yang menjadi pendahulu Rinjani sehingga kini ia dikenal dan dikagumi oleh dunia.

Jauh sebelum Rinjani menjadi gunung tertinggi di tanah Lombok, terdapat gunung purba yang hingga saat ini keberadaannya masih menjadi kajian penelitian dunia. Salah satu Gunung Purba Lombok adalah Gunung Anjar Langit yang konon ketinggiannya hampir mencapai 7.000 mdpl.

Nama Anjar Langit sering kami dengar sebagai seting dongeng pengantar tidur orang tua kami. Yaaa semasa kecil hingga paruh baya, kami menganggap dongeng itu hanya cerita rekaan belaka. Dan setelah banyak berkecimpung di dunia pariwisata, kamipun mengetahui bahwa Gunung Anjar Langit yang konon merupakan salah satu tempat berdirinya tangga penghubung bumi dengan salah satu pintu langit itu memang betul pernah berdiri di tanah Lombok di masa lampau (sebelum Samalas).

Keterangan mengenai kebenaran keberadaan Gunu Anjar Langit pertama kali kami dengar dari pak Budi (Pengirus Geopark Rinjani) yang saat itu menjadi salah seorang pemateri pada kegiatan Diklat Peramuwisata Muda Lotim di bulan Juni 2019.)

Saat membaca deskrip yang dipampang pada bagian depan dan sudut dalam wisata Pusuk Sembalun yang mengisahkan tentang Gawir Sesar Pusuk yang merupakan jejak dari sebuah Gunung Purba, kamipun teringat akan keterangan yang disampaikan pak Budi itu.

Dalam papan deskrip itu diceritakan bahwa komplek kaldera Gunung Sembalun menyimpan banyak cerita tentang proses geologi yang dialaminya, misalnya pathan geologi. Dari titik ini (Pusuk Sembalun) pengun dapat melihat bentuk lahan/dinding gawir akibat patahan geologi pada gunung pusuk. Selain pada dinding curam, indikasi patahan juga terlihat dari kelurusan pada peta topografi yang berarah Barat Daya - Timur Laut.

Pada prasasti lainnya, tertulis "Jejak Gunung Api Purba di Lembah Sembalun: dari titik ini dapat dilihat bentuk sisa morfologi Kaldera Gunung Purba Sembalun".

 

Baca Juga :


Mengacu keterangan dan deskrip pada prasasti Geopark Rinjani tersebut, kamipun berpikir bahwa Gunung Purba yang dimaksud pada papan deskrip dan Prasasti Geopark Rinjani tersebu adalah pendahilu Gunung Samalas, yaitu Gunung Anjar Langit.

Perhatikan saja hamparan lembah yang sedemikian luas jika dilihat dari Pusuk Sembalun. Lembah Sembalun itu dikelilingi oleh deretan pegunungan yang membentuk sebuah mangkuk. Bentuknya tidak jauh beda dengan Danau Sagara Anak yang merupakan sisa kaldera Gunung Samalas. Dari bentuk tersebut dapat diketahui bahwa Lembah Sembalun merupakan sisa kaldera dari sebuah gunung api purba yang sangat besar.

Lebih lanjut, papan deskrip objek wisata Pusuk Sembalun itu menceritakan bahwa kisah gunung api purba itu bermula dari sekitar 1 juta tahun yang lalu, dimana ada sebuah gunung aktif, mungkin namanya saat itu adalah Gunung Purba Sembalun tapi mungkin belum ada nama karena belum ada penduduk yang menempati tempat ini. Lalu terjadilah letusan besar dan sangat dahsyat yang memuntahkan sebagian besar material dari tubuh gunungapi aktif tersebut. Setelah letusan dahsyat tersebut terbentuklah lubuh dengan diameter lebih dari 1 km yang saat ini kita kenal dengan Lembah Sembalun.

Mengacu dari deskrip tersebut maka jelaslah bahwa pada masa 1 juta tahun yang lalu di Lombok terdapat Gunung Api Purba yang namanya belum jelas. Sebagaimana pada keterangan yang digaris bawahi pada paragraf di atas. Atas dasar itu kami berpersepsi bahwa Gunung Api Purba yang disebut Gunung Api Purba Sembalun itu adalah Gunung Anjar Langit.

Letusan dahsyat Gunung Purba tersebut menyisakan kaldera seluas 1 km lenih. Itu artinya bahwa letusan tersebut tidak sampai menghabiskan bagian Gunung Purba dari akarnya sebagaimana letusan Samalas yang meletus dari akarnya sehingga menyisakan kaldera berupa Danau Sagara Anak yang luasnya mencapai 21,3 km.

Setelah mengintip sisa gunung purba dari Gawir Pusuk Sembalun, kami berpersepsi bahwa Gunung Purba itulah yang disebut Gunung Anjar Langit. Yaaa, ini hanya opini saja sich. Semoga faktanya segera ditemukan oleh para ahli yang memang memiliki keilmuan dalam bidang geologi, terutama mereka yang fokus meneliti mengenai situs Geopark Rinjani.
Yachhhh, membicarakan Geopark Rinjani tidak akan ada habisnya, lebih-lebih jika berbicara mengenai sejarahnya. Nah jika anda ingin mengintip rentetan sejarah dan perkembangan gunung purba di Lombok maka datang saja ke Pusuk Sembalun. Dari Gawir Sesar Pusuk Sembalun kita dapat menyaksikan hamparan lembah yang merupakan sisa kaldera Gunung Api Purba yang keberadaannya jauh lebih dulu dari Gunung Samalas yang menyisakan kaldera berupa danau yang indah menawan (Sagara Anak).
_By. Asri The Gila_



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan