logoblog

Cari

Desa Tonda: “Tonda Akar Ruma Rato”

Desa Tonda: “Tonda Akar Ruma Rato”

Mengapa aku bangga jadi orang tonda? Desa tonda adalah desa yang ada di kecamatan madapangga kab. Bima, yang di huni oleh

Opini/Artikel

Uba Leu
Oleh Uba Leu
17 September, 2019 10:28:05
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 10370 Kali

Mengapa aku bangga jadi orang tonda?

Desa tonda adalah desa yang ada di kecamatan madapangga kab. Bima, yang di huni oleh keturunan istana (londo ra mai dae)  sebuah desa yang luas nya dapat dijengkal, terdiri dari 3 Dusun dan 9 RT ini mampu mencetus dan melahirkan banyak generasi cemerlang, bukti nya aset desa tonda banyak menjadi pejabat di Kab.Bima. 

Desa tonda selain mampu melahirkan generasi cemerlang juga sangat terkenal dikalangan orang-Orang  se-kabupaten Bima, karena orang-Orang nya dikenal ramah, gagah dan berwibawa serta memiliki karismatik tersendiri.

 Gaya kepemimpinan Masyarakat desa tonda sangat di pengaruhi oleh akar filosofi Ruma rato, garis kepemimpinan Darah Biru yang berlandaskan pada Kesopanan serta kesantuanan dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat, sehingga Masyarakat desa tonda banyak menjadi pewaris peradaban Dana Mbojo.

Selain itu juga  desa tonda di kenal dengan sebutan KAMPUNG PEJABAT dana sudah menjadi permata dimana mana dan lebih lebih yang menjadi kebanggaan tersendiri buat saya pribadi memiliki Bupati orang Tonda

Dalam segi ramah, desa tonda tidak pernah memiliki track record konflik dgn desa manapun yg sampai pada level "ncao rasa" dibandingkan dgn desa lain yg ada di kecamatan madapangga. Ini menandakan sifat ramah serta tidak cepat marah menjadi contoh bagi desa lain dlm menerapkan filosofi maja labo dahu dlm kehidupan nyata tidak hanya ucapan yg mulut sampai berbusa

Disisi wibawa, mau tidak mau kita harus mengakui desa tonda mempunyai karismatik yg begitu tinggi, jika dilihat dlm konteks politik rasional masyarakat desa tonda tidak pernah menggunakan dengkul dlm memecahkan masalah melainkan dengan kepala dingin yang penuh kehati-hatian

Serta menawarkan solusi Yang tepat sasaran

Masyarakst desa tonda sering melakukan unjuk rasa tetapi tidak pernah merusak fasilitas negara

 

Baca Juga :


Sehingga mungkin ini juga kenapa mutiara desa tonda menjadi perpanjangan pemerintah dalam usaha mewujudkan bima ramah Bagaimana mungkin menciptakan bima ramah, klo pejabat diangkat mempunyai sifat adu domba dan keras kepala?

Dari segi pendidikan, masyarakan desa tonda juga banyak menempuh jalur pendidikan yang beragam

Seperti  IPDN, sehingga bisa menjadi pejabat dipemerintahan yang bisa menyelenggarakan pemerintahan yang baik tidak hanya menuhankan faktor keberuntungan semata seperti pejabat di dinas penanaman modal yang akhir-Akhir ini dituding

Begitu juga dengan camat madapangga, beliau sudah menamatkan pasca sarjana sehingga mendapatkan gelar MAP (magister administrasi publik)

Jadi wajar-Wajar saja jika orang tonda menjadi mutiara dilingkup kabupaten bima karena dilihat dari proses bukan pada hasil pilkada yang hanya euforia semata 

Tapi kembali lagi, Tuhan kita pernah berfirman: yang paling mulia disisi Allah adalah org yang paling bertaqwa

"mada doho dou tonda, wati asal tonda mu dou. Pala mada doho mu tondaku sifat ma ncara woko, sehingga wati ka iha na mori ra woko"



 
Uba Leu

Uba Leu

Fitrah Zaiman biasa dipanggil Uba Leu lahir di Desa Leu Sila, anak kedua dari pasangan Deo Uba Tika dan Faridah, Adik dari Al Amin dan Abang dari Rabiatul Adawiah. #HiduplahMenghidupkan#

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan