logoblog

Cari

Pemanfaatan Portal Kampung Media Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Peserta Didik

Pemanfaatan Portal Kampung Media Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Peserta Didik

PENDAHULUAN Menurut Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan

Opini/Artikel

Muhammad Madun Anwar
Oleh Muhammad Madun Anwar
17 Agustus, 2019 08:05:22
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 1496 Kali

PENDAHULUAN

Menurut Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, keperibadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, Bangsa, dan Negara.

Terkait akan pentingnya sebuah pendidkan, maka untuk mewujudkan akan hal itu, banyak hal yang harus dilakukan oleh seorang pendidik agar mewujudkannya. Mulai dari hal konvensional hingga modern. Namun, dengan seiringnya perkembangan jaman, maka seorang pendidik juga tidak akan lepas dengan namanya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Untuk itu, di era serba canggih ini, seorang pendidik harus menguasi TIK. Ini sembari untuk mewujudkan pendidikan di abad 21.

Pendidikan abad 21 akan mencerminkan dimana peserta didik ditekankan pad 4 aspek yang penting yaitu; 1) kemampuan berpikir kritis, 2) kreativitas, 3) komunikasi, dan 4) kolaborasi. Dengan adanya aspek demikian, maka seorang pendidik harus mengaktifkan bagian tersebut pada diri peserta didik. Dengan adanya kemampuan peserta didik semcama itu, maka peserta didik akan siap bersaing dalam dunia kerja atau lainnya.

Terlepas dari 4 aspek dan kemampuan seorang pendidik untuk bisa mewujudkannya, tidak bisa dipungkiri bahwa semuanya tidak bisa lepas dari masalah, terutama tentang literasi peserta didik. Di mana, seperti yang diketahui bahwa literasi yang mencakup masalah membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah, sangatlah rendah pada peserta didik. Terbukti dengan masih ada peserta didik yang membaca terbata-bata, menulis tidak rapi, dan sulit dalam berkomunikasi.

Dengan adanya masalah demikian, maka pendidik perlu mencoba memecahkan masalah tersebut dengan mengandalkan sebuah media yaitu Kampung Media. Di mana Kampung Media merupakan salah satu portal terbesar di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kampung Media menyampaikan informasi ke masyarakat NTB dimana yang menjadi sumber informasinya adalah Warga Kampung Media itu sendiri. Jadi, apa pun bentuk informasi yang ada di portal Kampung Media sumbernya dari penulis setempat (Warga Kampung Media).

Keberadaan Kampung Media dirasa akan bisa memecahkan masalah literasi peserta didik. Ini dikarenakan beberapa alasan;

  1. Banyak informasi yang didapatkan seputar NTB,
  2. Bisa diakses melalui handphone berbasis android,
  3. Setiap orang bisa berbagi atau menjadi narasumber informasi,
  4. Tidak memerlukan keahlian tinggi dalam menulis, terpenting informasinya benar, dan;
  5. Bisa menulis apa pun yang penting tidak menyinggung SARA.

KENDALA-KENDALA

Setiap hal yang akan dilakukan tentu memiliki kendala. Beberapa kendala yang sepertinya akan dihadapi.

Peserta Didik

Di kampung, mungkin dibeberapa kecamatan, banyak peserta didik yang gaptek terhadap komputer atau laptop. Sebab, dengan penerapan kurikulum 13, peserta didik sudah tidak diajarkan mata pelajaran TIK. Apalagi ketika dilihat bagaimana kondisi ekonomi peserta didik, hanya 1 atau beberapa orang saja yang mempunyai komputer atau laptop, itu pun peserta didik belum mahir dalam mengoperasikannya.

Peserta didik juga tidak memiliki kemampuan dalam literasi yang begitu baik. Jadi, saat pengenalan Kampung Media, akan banyak yang tidak tertarik.

Pendidik (Guru)

Guru itu seharusnya banyak mengeksplorasikan diri. Namun nyatanya, banyak guru yang hanya diam terpaku tanpa ada visi misi untuk mengarahkan peserta didiknya menjadi lebih baik di bidang literasi dan lain. Memang, literasi itu banyak macamnya. Namun, literasi identik dengan membaca dan menulis.

Permasalahan yang sebenarnya umum di guru itu adalah kurangnya membaca dan tidak memiliki kemampuan dalam menulis. Jadi, hal terkait akan hal itu pasti membuat guru merasa sulit. Tidak mesti memanfaatkan portal Kampung Media. Boleh cara apa pun. Terpenting, literasi peserta didik lebih baik.

Sarana dan Prasana yang Tidak Mendukung

 

Baca Juga :


Hal ini menjadi faktor terpenting untuk bisa meningkatkan literasi pada peserta didik. Sebenarnya, HP Android bisa mendukung untuk peserta didik dalam meningkatkan literasinya. Namun sayang, peserta didik belum bisa memanfaatkannya dengan maksimal. Maka, perlu yang namanya bimbingan.

Tapi, HP Android tidak begitu mendukung dalam mengembangkan literasi. Jadi, diperlukan perangkat komputer atau semacam lainnya. Dan, hal itu belum mendukung di sekolah-sekolah kecil.

PEMBAHASAN

Sekarang, tinggal pendidik yang mulai aktif untuk meningkatkan daya literasi peserta didik. Menjadi pendidik harus rela berkorban demi majunya generasi penerus (peserta didik). Di sini, ada beberapa tahap yang harus dilakukan pendidik untuk bisa meningkatkan kemampuan literasi peserta didik.

Tahap Demonstrasi

Pendidik mulai memperkenalkan Kampung Media pada peserta didik dengan memanfaatkan peralatan TIK yang ada di sekolah. Menjelaskan bagaimana cara membuat akun dan memposting tulisan dari sana.

Tahap Bimbingan

Pendidik membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jumlah laptop yang ada di sekolah. Pendidik membimbing peserta didik untuk membuka Kampung Media, membuka artikel satu per satu hingga peserta didik mengerti.

Pembelajaran Individual

Karena peserta didik rata-rata di bawah umur, maka pendidik harus membuatkan akun bagi peserta didik. Walaupun demikian, pendidik mengajarkan peserta didik bagaimana cara membuat akun secara rinci tapi tidak sampai jadi. Sebagai penggantinya pendidiki mengajarkan peserta didik memposting sebuah tulisan yang sudah dipersiapkan pendidik di Microsoft Word.

NOTE

Judul artikel ini sebenarnya penulis pernah ikutkan lomba. Tapi sayang tidak berhasil. Maka dari itu, daripada tulisan ini tidak ada yang baca, akhirnya diposting di sini. Sebenarnya, ini bukan Versi aslinya. Ada banyak perubahan yang penulis lakukan. Urutannya juga tidak seperti sebuah proposal. Oya, ini artikel yang berbentuk proposal kecil-kecilan. Namun di sini, penulis merombaknya menjadi sebuah artikel yang semoga saja enak dibaca, dan tujuan dari penulis bisa dibaca. Hehe.

sumber image: pixabay.com



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan