logoblog

Cari

Cara Mengembalikan Mood Menulis

Cara Mengembalikan Mood Menulis

Menulis merupakan salah satu aktivitas yang kadang menyenangkan, dan kadang juga melelahkan. Saat ide bagus, dan mood lagi baik, menulis sangatlah

Opini/Artikel

Muhammad Madun Anwar
Oleh Muhammad Madun Anwar
26 Juli, 2019 08:25:26
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 1666 Kali

Menulis merupakan salah satu aktivitas yang kadang menyenangkan, dan kadang juga melelahkan. Saat ide bagus, dan mood lagi baik, menulis sangatlah menyenangkan. Setiap merangkai kata-kata serasa seperti sebuah makanan yang siap untuk dilahap. Saat lahap, rasa kenyang pun akan menghampiri, alias sangat puas. Tapi kalau mood buruk? Jangan ditanya lagi, melihat laptop atau pun yang berhubungan dengan menulis malas sekali untuk dilirik. Dipegang? Hai, dilirik saja malas apalagi dipegang!

Saat mood buruk tapi dikejar dengan pekerjaan yang mengharuskan segera selesai, bagaimana? Ya, mau tidak mau memang harus dikerjakan walaupun pada dasarnya pasti hasilnya tidak memuaskan. Makanya, untuk hal semacam itu, kalau memang terkait dengan pekerjaan, seharunya memang diterapkan kalimat yang sering kita dengar, ‘jangan tunda-tunda pekerjaan’. Saat mood buruk? Nah, pekerjaan akan terlantar.

Kita memang tidak pernah tahu kapan waktu mood itu datang. Bisa tiba-tiba, bahkan sering berkepanjangan. Maka dari itu, karena mood tidak bisa diprediksi secara langsung, penulis jarang sekali mengambil kerjaan menulis yang ada batasnya. (ini untuk penulis kelas tri ya. hehe). Tapi, walaupun demikian, ini penulis bagikan sebuah trik untuk mengakal-akali modo supaya tetap on. Trik ini biasa penulis lakukan. Tidak mutlak tidak kebenarannya, sebab, setiap penulis memiliki cara tersendiri untuk meningkatkan mood-nya.

Dan... let’s star!

BIARKAN TERBENGKALAI

Saat mood buruk sudah datang, jangan paksakan untuk melakukannya. Sebab, sesuatu yang dipaksakan pasti tidak akan menghasilkan sesuatu yang baik. Maka dari itu, biarkan saja terbengkalai, alias ditinggalkan. Namun, jangan berlama-lama, sebab menunggu itu adalah pekerjaan yang menyakitkan. (iya, kan? hehe). Maksudnya, rencanakan target untuk mengabaikan pekerjaan itu (red. Menulis). Paling berkisar bebebrapa jam atau beberapa hari.

REFRESHING

Ini sangat diperlukan, guna meningkatkan kadar oksigen dalam otak kita. Sebab, apabila kadar okisgen cukup pada otak, maka semua akan terasa stabil. Bagaimana caranya? Bisa jalan-jalan di pagi hari, menghirup oksigen yang banyak. Melihat pantai. Melihat pegunungan. Dan... yah, melihat si dia. (wkwkwk).

BACA BUKU

 

Baca Juga :


Mood buruk itu biasanya datang pada saat stok kata-kata kita sudah habis. Atau, bingung mau menulis apa kelanjutannya. Maka dari itu, untuk mengatasinya bersegeralah untuk membaca. Baca buku apa saja. Namun, alangkah baiknya baca buku yang sesuai dengan apa yang ditulis. Cara ini sangat manjur. Biasanya, kalau sudah baca buku, maka ide akan bergegas datang. Rasanya ingin bergegas menulis kembali.

Sebenarnya, keinginan untuk segera menulisnya itu adalah godaan. Boleh kita ikuti, namun menurut penulis sebaiknya tunda dula. Terus kan membaca. Tapi, jika tidak mau, siapkan saja selembaran kertas atau buku kosong, tuliskan apa yang ingin ditulis nanti di sana. Kenapa demikian? Keinginan untuk segera menulis itu... sekali lagi adalah godaan. Saat mengikuti, biasanya akan berjalan setengah.

MENONTON FILM, DRAMA, DLL

Memanjakan diri saat mood buruk itu baik. Bisa dengan menonton film atau lainnya. Intinya menonton apa yang kita suka. Biasanya sesuatu yang kita suka akan membuat kita terpikir untuk memasukkannya dalam tulisan kita. Walaupun kadang apa yang ditulis dengan apa yang kita suka agak berbeda, namun kadang kita berusaha untuk membuatnya menyatu. Kenapa? Yah, jangan tanyakan kenapa. Itulah uniknya kita menulis. Banyak hal yang memang membuat kita terlihat sedikit gila. (wkwkwk)

(0*0*0)

Oke, cukup dulu untuk tulisan ini. Semoga bermanfaat. Bila ada hal yang ditanyakan tentang menulis. Silahkan. Penulis dengan senang hati menyambutnya. Ya... selama itu bisa dijawab. Kalau sulit dan dirasa agak sulit, maaf, itu jadi PR kita semua. Setuju?

Next tulisan kira-kira mau bahas apa, ya? Nantikan! Mari mengumpulkan pahala dari menulis.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan