logoblog

Cari

Pelayanan Kesehatan dan Pameran Produk Perkuat Program Unggulan NTB Gemilang

Pelayanan Kesehatan dan Pameran Produk Perkuat Program Unggulan NTB Gemilang

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menggelorakan program unggulan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj.

Opini/Artikel

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
02 Juli, 2019 16:19:14
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 1360 Kali

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menggelorakan program unggulan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd, yang termuat dalam RPJMD 2019-2023. Pada momentum peringatan hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI tingkat Provinsi NTB di Kabuapten Bima yang lalu, melalui Dinas Kesehatan Provinsi NTB, menggelar rangkian kegiatan pelayanan kesehatan dan bakti sosial di beberapa Kabupaten/Kota se-NTB.  

Harganas mengingatkan seluruh masyarakat NTB , pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara. Dengan mengusung tema "Keluarga Nasional Momentum Bersama Meraih NTB Gemilang",  sejalan dengan program unggulan Gemilang Pendidikan dan Kesehatan, pada Minggu (30/6) yang lalu, di Kantor Bupati Bima.

Ketua TP PKK NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati, SE. M.Sc saat menyampaikan laporan bahwa  ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan pada momentum itu, antaralain sosialisasi 1000 hari pertama kehidupan atas kerjasama beberapa kabupaten/kota, pemilihan Duta Genre, Seminar Gerakan Pengasuhan Ayah, Seminar Kewirausahaan, Seminar Kependudukan, Lomba Foto dan Vlog Keluarga bagi masyarakat NTB, serta berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya seperti donor darah, pelayanan kesehatan dan bedah rumah.

Sementara itu, menurut Kadis Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Koordinator Pelayanan dan Baksos dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A, bahwa ada beberapa kegiatan pelayanan kesehatan dan bakti social yang diselenggarakan di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi NTB. Di kabupaten Bima ada 371 diberikan pelayanan IVA. Sedangkan Pelayanan KB di Kabuapten Bima sebanyak 265 Orang,  Kota Mataram sebanyak 20 orang dan Kabupaten Lombok Tengah 38  Orang menggunakan Implan, menggunakan IUD, Suntik   dan Kondom. 

Pada Harganas ke XXVI juga di berikan bantuan dan santuanan 100 keluarga stunting yang terdiri dari KPM PKH dan Non PKH di Kecamatan terdekat di Kabuapten Bima. Penyerahan dilakukan secara simbolis dengan menghadirkan 5 orang terpilih. Program Posyandu Keluarga juga diberikan Skrining Penyakit Tidak Menular, Posyandu Remaja, Posyandu Lansia dan PMT Stunting dan penyuluhan Rabies dilaksanakan pada 29 Juni 2019 di Desa Talabiu Kecamatan woha. Sedangkan pada acara puncak di tampilkan Prototype Posyandu Keluarga di Stand Pameran Dikes Provinsi NTB dan sekaligus pemeriksaan kesehatan (Posbindu).

Menciptkan generasi sehat dan cerdas, dilaksanakan Gerakan Minum Bersama Tablet Tambah Darah (TTD) bagi Siswi Remaja Putri di masing – masing Sekolah SMA / MA semua Kabupaten / Kota se Provinsi NTB. Kegiatan ini dilaksanakan pada Tanggal 22 Juni 2019 serentak untuk SMA di 10 Kabupaten / Kota se Provinsi NTB sedangkan untuk Tingkat MA dilaksnakan pada Tanggal 29 juni 2019. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Penyuluhan Bahaya Napza Oleh BNN Bima dan Penyuluhan Pndewasaan Usia Perkawinan (PUP)  oleh DP3AP2KB yang bertempat di Sekolah SMU 1 Woha di Kabupaten Bima.

Sedangkan untuk meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat diberikan pelayanan TB, di Puskesmas Woha di Kabupaten Bima. Laporan hasil screaning TB di 14 Kecamatan dan 14 Desa diwilayah Kabupaten Bima selama Tahun 2019 sampai dengan Bulan Juni dengan Hasil Sebagai berikut Jumlah beresiko : sebanyak 9.921 Orang tidak dirujuk dan sebanyak 49 yang dirujuk . Jumlah terduga TB yang diperiksa spuctum sebanyak 420 Orang, hasil pemeriksaan yang terkonfirmasi BTA positif sejumlah 5 Orang.

Disamping itu, digelar juga deklarasi Basno,  desa yang sudah bebas dari Buang Air Sembarangan atau BASNO ( Buang Air Besar Sembarangan Nol ). Yang hadir pada saat kegiatan deklarasi tersebut ada 15 Kepala Desa di di Kabupaten Bima. Lintas Program terkait kegaiatan ini adalah Dikes (Kesling).

 

Baca Juga :


Pelayanan suntikan Rabies  dan mengiriman vaksin 1.000 vaksin rabies di lakukan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Untuk pelayan suntikan rabies sudah di laksanakan di Kecamatan Ambalawi dan Kecamatan Bolo. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan  memberikan penyuluhan pada saat kegtelah mengirimkan vaksin rabies sebanyak 1.000 dosis untuk Kabupaten Bima dan telah dilaksanakan pelayanan di Kecamatan Ambalawi dan Bolo.

Menyentuh program Gemilang Pendidikan dan Kesehatan, rumah layak huni, dilaunching Bedah Rumah sebanyak 200 Unit. Launching Bedah Rumah dilaksanakan pada Hari Puncak Tanggal 30 Juni 2019, oleh lintas sektor terkait adalah Dinas PUPR dan Dinas Perkim. Secara simbolis diterima oleh 4 orang masyarakat yang diserahkan oleh Bapak Gubernur NTB.

Adapun Kecamatan yang mendapatkan bantuan tersebut adalah Kecamatan Madapangga (Desa Monggo, Tonda dan Rade )105 Unit rumah, Bolo (Desa Sondosia) 35 Unit rumah, Donggo (Desa Mpili) 30 dan Woha (Desa Tente) 35 Unit Rumah Sumber anggaran APBN. Sedangkan yang bersumber dari APBD berupa 10 Unit Rumah yaitu untuk Kecamatan Woha (Desa Tente) 5 Unit Rumah dan Kecamatan Bolo (Desa Sondosia) 5 Unit Rumah.

Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) memiliki tujuan meningkatkan peran serta pemerintah dan pemerintah daerah, mitra kerja dan swasta, tentang pentingnya penerapan 8 fungsi keluarga agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan lingkungan dan pembentukan karakter sejak dini.

Disamping bidang kesehatan, Kegiatan tersebut menjadi ajang promosi dan upaya membangkitkan kembali semangat untuk menampilkan produk – produk dan hasil kerajinan dari berbagai daerah / wilayah terutama produk hasik kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera ( UPPKS). Dampak lainnya juga memberikan peluang kepada masyarakat maupun kepada para keluarga untuk lebih meningkatkan dan mengenalkan kreaktivitas yang ditunjukan dengan produk yang dihasilkannya.

Ada 30 stand dengan perincian 10 stand yang merupakan partisipasi dari 10 Kabupaten / Kota, 3 stand partisipasi dari OPD Provinsi / Kabupaten serta partisipasi dari BUMN, Oprganisasi Profesi, Pengusaha Kecil Menengah dan kelompok UPPKS. Berbagai hasil produksi kelompok UKM masing – masing Kabupaten / Kota, diromosikan dan dipasarkan kelompok UPPKS dan UKM sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk membantu usaha ekonomis produktif agar lebih berkembang. (Edy-Tim Media)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan