logoblog

Cari

Pelaku Wisata Lombok Belum Memegang Kunci Sukses Pariwisata

Pelaku Wisata Lombok Belum Memegang Kunci Sukses Pariwisata

KM. Sukamulia - "Kunci Sukses Pariwisata itu ada tiga, yakni Aman, Jujur dan Bersih. Nah, pelaku wisata Lombok belum memegang, menggunakan

Opini/Artikel

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
27 Juni, 2019 11:52:02
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 2788 Kali

KM. Sukamulia - "Kunci Sukses Pariwisata itu ada tiga, yakni Aman, Jujur dan Bersih. Nah, pelaku wisata Lombok belum memegang, menggunakan dan memelihara tiga kunci itu sehingga Wisata Lombok belum bisa maju dengan pesat

"Kunci Utama Wisata Itu ada tiga, yakni Aman, Jujur dan Bersih. Jika kita memegang tiga kunci itu maka Wisata Lombok akan menjadi Best Tourim di dunia", tegas Tuan Guru Ruslan Gunawan, L.C di awal penyampaian materi Pariwisata dan Kaitannya dengan Agama pada kegiatan Sosialisasi Gerakan Sadar Wisata di Destinasi Pariwisata Kabupaten Lombok Timur (26/06/2019) di Otak Kokok Joben.

"Berbicara Pariwisata dan kaitannya dengan agama, rasanya sangat miris melihat kondisi pariwisata Indonesia saat ini", pungkas tuan guru muda yang pernah berprofesi sebagai tour guide spesialisasi bahasa Arab selama sebelas tahun itu. 

Beliau mengakui bahwa di Lombok, khususnya di Lotim minim sekali ditemukan pasilitas wisata yang dibutuhkan oleh wisatawan dari Timur Tengah (Wisatawan Muslim), terutama hotel, toilet umum dan kuliner Arab. 

Dan tentunya hal itu adalah PR kita semu selaku insan pariwisata di Lombok dan para pemegang kebijakan. Lebih-lebih saat ini Lombok mendapat predikat Best Halal Tourism.

Tuan Guru Ruslan Gunawan, L.C juga menerangkan, hasil survey pariwisata menyatakan bahwa negara ternyaman dikunjungi wisatawan di dunia adalah negara-negara non muslim, yakni Denmark dan New Jeland. Hal itu terjadi sebab masyarakat kedua negara tersebut sadar bahwan income terbesar di negaranya bersumber dari sektor pariwisata dan kunci dari pada pariwisata itu adalah jujur.

Ia bercerita, saat berwisata di Denmar ia pernah kehilangan dompet selama setengah hari dan dompet itu ia temukan lengkap dengan semua isinya di tempat ia meninggalkannya. 

"Jika saja hal itu terjadi di Lombok, dompet tersebut tidak akan bisa saya temukan, wong shalat di mushalla saja sandal kita bisa hilang. Belum lagi maraknya berita pemalakan atau perampokan terhadap wisatawan. Nah, bagaimana wisatawan bisa nyaman di tempat kita. Dan itu merupakan cerminan bahwa kawasan kita belum aman", pungkas Alumni Al-Azhar Kairo itu.

"Bagaimana wisatawan akan merasa nyaman berwisata di tempat kita, jika kondisi daerah kita tidak aman", sambungnya.

 

Baca Juga :


Tokoh agama muda asal Sakra Barat ini juga mencontohkan mengenai ketertiban yang dimana negara yang paling tertib di dunia adalah Negara Suwis. Masyarakat setempat sangatlah tertib, terutama dalam berlalu lintas. Tidak seperti di Lombok yang tarap ketertiban lalu lintasnya sangat minin.

Soal kebersihan juga demikian, negara-negara terbersih di dunia adalah negara-negara non muslim dan kita di Lombok yang terkenal dengan Pulau Seribu Masji masih tergolong sangat kotor. Lalu bagaimana sektor pariwisata Lombok akan maju jika kebersihan tidak kita perhatikan, terutama di kawasan Destinasi Pariwisata.

Dengan demikian jelaslah bahwa agama memiliki jaitan yang sangat erat dengan pariwisata. Islam mengajarkan agar pemeluknya berlaku jujur, bersih, tertib/disiplin, tidak zolim dan ramah kepada siapapun. Untuk menjadi daerah pariwisata yang baik dan profesional maka konsep itu harus ada dan diterapkan di dunia pariwisata, lebih-lebih di Indonesia dan Lombok pada khususnya yang mayoritas penduduknya adalah muslim.

Mengacu dari penjelasan tadi, jelaslah bahwa Masyarakat dan Pelaku Wisata Lombok Belum Sepenuhnya Memegang Kunci Utama Pariwisata, yakni Aman, Jujur dan Bersih. 

Jika masyarakat dan para pelaku wisata Lombok mampu menegang dan memelihara tiga kunci utama tersebut maka insyallah Lombok akan menjadi Daerah Wisata yang terbaik di dunia sebab Lombok punya segalanya. Gunung, Danau yang mistis, laut yang indah, panorama alam yang mempesona, budaya yang unik, kuliner yang khas, situs sejarah yang super misterius, penduduk yang ramah tamah, ribuan masjid dan sebentar lagi akan memiliki Sirkuit Moto GP.

Lombok memang kaya akan destinasi wisata, jika ketiga kunci itu dapat dipegang dan Sapta Pesona dapat diterapkan dengan sebaik-baiknya maka wisatawan akan nyaman berwisata di Lombok dan kenyamanan itu akan membawa Lombok menjadi The Best Tourism di Dunia.

Untuk itu, mari kita terus dan terus meningkatkan jiwa sadaran wisata pada diri masing-masing dan masyarakat sekitar kita agar Wisata Lombok dan NTB semakin gemilang. Salam Pesona Indonesia, "Wonderful Indonesia". Salam dari Kampung.
By. Asri The Gila_



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan