logoblog

Cari

Milad Ke-93 Ummat Catatan Buruk Dalam Sejarah

Milad Ke-93 Ummat Catatan Buruk Dalam Sejarah

Oleh: MH dul Baykin (Sekertaris Umum IMM Cabang Mataram) Penulis pernah membaca bukunya Dr. Kuntowijoyo yang berjudul Paradigma islam. Kuntowijoyo merupakan

Opini/Artikel

Uba Leu
Oleh Uba Leu
22 Juni, 2019 23:57:36
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 459 Kali

Oleh: MH dul Baykin
(Sekertaris Umum IMM Cabang Mataram)

Penulis pernah membaca bukunya Dr. Kuntowijoyo yang berjudul Paradigma islam. Kuntowijoyo merupakan sosok cendekia muda yang diproduksi oleh organisasi besar indonesia yaitu muhammadiyah. Menurut Kuntowijoyo Muhammadiyah secara etimologis berarti pengikut nabi Muhammad, karena berasal dari kata "Muhammad", kemudian mendapatkan "ya nisbiyah", secara terminologi berarti gerakan Islam, dakwah amar ma’ruf nahi mungkar dan tajdid, bersumber pada al-Qur’an dan as-Sunnah dan yang di cetus serta dipelopori oleh KH. Ahmad Dahlan.

Perlu disadari secara seksama keinginan dari KH. Akhmad Dahlan untuk mendirikan organisasi yang dapat dijadikan sebagai alat perjuangnan dan da’wah untuk menegakan amar ma’ruf nahyil munkar yang bersumber pada Al-Qur’an, surat Al-Imron:104 dan surat Al-ma’un sebagai sumber dari gerakan sosial praktis untuk mewujudkan gerakan tauhid. Dengan maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. 

Sejarah mencatat  di buku M Natsir yang berjudul  "Capita Selecta" yang beraikatan dengan latar belakang berdirinya Muhammadiyah secara garis besar faktor penyebabnya dari faktor subyektif adalah hasil pendalaman KH. Ahmad Dahlan terhadap al-Qur’an dalam menelaah, membahas dan mengkaji kandungan isinya. Selanjutnya, dari faktor obyektif  di mana dapat dilihat secara internal dan eksternal. Secara internal ketidakmurnian amalan Islam akibat tidak dijadikannya Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai satu-satunya rujukan oleh sebagian besar umat Islam Indonesia.

Kehadiran muhammadiyah ditatanan kehidupan sosial sebagai tameng sosial dalam Menjawab berbagai persoalan sosial intimidasi,  penindasan, memarginal, eksploitasi, pembodohan masyarakat, bukan sebaliknya membumikan perilaku dan sifat yahudiisme. Ide kreatif dan solusi yang direkontruktif KH Ahmad Dahlan dalam gerakan  liberasi masyarakat dengan melalui membangun amal usaha muhammadiyah seperti Panti Asuhan,  Kesehatan,  dan pendidikan dan lain sebagainya. 

Mengemban misi gerakan tersebut Muhammadiyah dapat mewujudkan atau mengaktualisasikan Agama Islam menjadi rahmatan lil-’alamin dalam kehidupan di muka bumi ini. Gerakan Muhammadiyah berciri semangat membangun tata sosial dan pendidikan masyarakat yang lebih maju dan terdidik. Menampilkan ajaran Islam bukan sekadar agama yang bersifat pribadi dan statis, tetapi dinamis dan berkedudukan sebagai sistem kehidupan manusia dalam segala aspeknya

Amal usaha muhammadiyah di sektor pendidikan merupakan satu kesatuan ruang untuk menerapkan ajaran islam yang sesuai dengan cita-cita dan tujuan muhammadiyah. Sehingga menurutnya  dengan membangun pendidikan seperti SD, SMP, SMA, serta tingkat Perguruan Tinggi (Universitas) sebagaimana ruang tersebut cara belajar dalam mewarisi ajaran islam menyangkut seluruh aspek kehidupan meliputi aqidah, ibadah, akhlaq, dan mu’amalat dunyawiyah
atau pendidikan muhammadiyah cermin dari ajaran nabi Muhammad. 

Unsur-unsur dalam mewarisi kehidupan seperti ini yang menjadi landasan dasar cara didik pada dunia pendidikan muhammadiyah. Pada tingkat perguruan Tinggi (Universitas) Nuhammadiyah untuk mengenal islam yang sebenarnya dan ideologi muhammadiyah (internalisasi) suatu keharusan dan kewajiban pihak Perguruan Tinggi (Universitas) mengajarkan MK (konsep) Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai cermin hidup pengikut nabi Muhammad. 

 

Baca Juga :


Pada tahun ini yang menciptakan sejarah baru dan buruk yang di torehkan salah satu kampus swasta ternama di NTB Universitas Muhammadiyah Mataram dengan misi "Islamisasi Kampus" saat ini dipimpin oleh Rektor Drs. H. Arsyad Abdul Gani M.Pd. Sekian lama dari berbagai estafet kepimpimpinan (Rektor). Nama kampus Universitas Muhammadiyah Mataram telah tercoreng, dinodai, nilai-nilai yang melekat pada ajaran muhammadiyah, serta telah gagal mewarisi ajaran leluhur KH.  Ahmad Dahlan. 

Sejarah buruk Universitas Muhammadiyah Mataram ternodai di saat Kampus menggelar hari lahir didirikan kampus Universitas Muhammadiyah Mataram pada tanggal 25 Juni 2019. Pada milad yang ke-93 kampus Universitas Muhammadiyah Mataram yang diketua panitia milad oleh WR 1 Dr. Harry Irawan Johari, S.Hut., M.Si.

Menurut penulis  pada milad ke-93 Kampus Universitas Muhammadiyah Mataram Sangat memalukan karena adanya penampilan baru yaitu musik tradisional lombok (CIMOL) di dalam wilayah islamisasi kampus Universitas Muhammadiyah Mataram. Penampilan baru (yahudiisme) merusak citra kampus dengan adanya joget mahasiswa dengan ampet di video yang berdurasi 24 detik (sumber Kader IMM Fisipol). Menurut penulis ini merupakan suatu keburukan serta krisis nilai ajaran ideologi muhammadiyah yang diwariskan oleh leluhur KH Ahmad Dahlan oleh pihak Universitas Muhammadiyah  Mataram karena bagi penulis penampilan tersebut adalah bagian dari gaya ala yahudiisme. 

Maka bagi penulis sebagai pucuk pimpinan Universitas Muhammadiyah Rektor Drs. H. Arsyad Abdul Gani M.Pd. dan Ketua panitia milad Ke-93 kampus Universitas Muhammadiyah Mataram WR 1 Dr. Harry Irawan Johari, S.Hut., M.Si. Segera  dikalrifikasi dan bersikap serta bertanggung jawab atas kejadian penampilan (yahudiisme) yang diluar ajaran leluhur  Muhammadiyah  KH Ahmad Dahlan.

Maka harapan penulis bahwa untuk para pihak kampus seluruh civital akademik, dan mahasiswa universitas Muhammadiyah Mataram mengaktualisasi kesadaran moral dan tetap menjaga dan merawat nama baik kampus, serta ajaran leluhur Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan.



 
Uba Leu

Uba Leu

Fitrah Zaiman biasa dipanggil Uba Leu lahir di Desa Leu Sila, anak kedua dari pasangan Deo Uba Tika dan Faridah, Adik dari Al Amin dan Abang dari Rabiatul Adawiah. #HiduplahMenghidupkan#

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan