logoblog

Cari

Materialisme Dan Gaya Hidup Masyarakat Dompu

Materialisme Dan Gaya Hidup Masyarakat Dompu

Oleh; Didi Muliadin (Mahasiswa Fakultas Hukum UNRAM) Tulisan ini yakni hasil pengamatan beberapa hari libur ke Dompu, meski terlalu dini penulis

Opini/Artikel

Uba Leu
Oleh Uba Leu
17 Juni, 2019 21:09:12
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 4896 Kali

Oleh; Didi Muliadin (Mahasiswa Fakultas Hukum UNRAM)

Tulisan ini yakni hasil pengamatan beberapa hari libur ke Dompu, meski terlalu dini penulis berkesimpulan namun pada prinsipnya menjelaskan kenyataan yang terjadi, pada umumnya sebagian besar masyarakat Dompu tengah sibuk membicarakan dan memikirkan MATERIALIS. Seolah-olah hidup tanpa Materialis adalah hidup yang tidak memiliki makna.

Jadi Saat ini Masyarakat Dompu kehilangan arah Kehidupannya (alienasi). Orang-orang mulai dari perkotaan hingga ke pelosok desa berada pada ambang kekhawatiran dan kegundahan hati setiap waktu berpikir bagaimana cara mendapatkan uang dan fokus pada gaya hidup yang hampir menyaingi masyarakat-masyarakat Kota Besar seperti Jakarta dan yang lainnya. 

Hal Ini pernah terjadi dalam praktek kehidupan zaman kegelapan, kala itu manusia hampa akan spiritual dan moral. Demikian pula yg terjadi pada masyarakat Dompu gelap dalam menata dan memandang konsep kehidupan yang baik dan benar lebih-lebih konsep hidup islami dan sesuai fitrah. 

 

Baca Juga :


Boleh saja mencari dan meningkatkan taraf kehidupan tapi jangan sampai pengaruh Materialis mendominasi serta merasuk kedalam sendi-sendi kehidupan sehingga lupa kepada nilai kemanusiaan, fitrah dan juga lupa pada hal yang lebih substansial yaitu hablunminallah dan habluminannas.



 
Uba Leu

Uba Leu

Fitrah Zaiman biasa dipanggil Uba Leu lahir di Desa Leu Sila, anak kedua dari pasangan Deo Uba Tika dan Faridah, Adik dari Al Amin dan Abang dari Rabiatul Adawiah. #HiduplahMenghidupkan#

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan