logoblog

Cari

Al Qur'an Telah Hilang Tapi Jangan Dihilangkan.

Al Qur'an Telah Hilang Tapi Jangan Dihilangkan.

"Ayam apakah yang harus kita cari" "Yaaa tentu ayam yang hilang"  "Ayam apakah yang jangan dihilangkan" "Yaa tentu ayam yang kita

Opini/Artikel

Uba Leu
Oleh Uba Leu
07 Juni, 2019 17:36:12
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 1071 Kali

"Ayam apakah yang harus kita cari"

"Yaaa tentu ayam yang hilang" 

"Ayam apakah yang jangan dihilangkan"

"Yaa tentu ayam yang kita cintai".

 

Islam agama yang menjadi jembatan pertolongan bagi ummat yg memeluknya, karena didalamnya ada warisan, ada petunjuk bagi seluruh alam. yakni Al Qur'an atau Iqra'. 

Al Qur'an adalah kalam Allah SWT yang diturunkan secara berangsur angsur dalam kurun waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari, dengan 6666 ayat dan 114 surat didalamnya tercover semua tentang tanda tanya yang belum dijawab, kisah masa silam dan gambaran masa yang akan datang. 

Kehadiran Al Qur'an sebagai petunjuk telah mengantar ummat manusia menuju ridho sang ilahi, menuju kesuksesan, telah menjawab sebuah pertanyaan, dan mengeluarkan mereka dari sebuah dinamika sosial, politik dan ekonomi lebih- lebih berpindahnya sebuah keyakinan. 

Al Qur'an sebagai petunjuk bagi seluruh penghuni jagat raya juga telah menyadarkan beberapa orang, dan semua tercatat dalam buku keajaiban al qur'an. Diantaranya, Prof. Gary miller, Arnold Vandom, Arthur Wagner dan Yahya Maloni, dan bagaimana hijrahnya keyakinan kahilafah kedua yaitu ummar bin khatab hingga mendapatkan gelar amiru mukminin. 

 

Baca Juga :


Dari deretan nama yang penulis tulis di atas, mula mula mereka adalah orang orang yang mencari tahu kesalahan Al Qur'an, sehingga ujung dari pencarian itu malah mereka tenggelam dalam kebingungan, dan kebenaran akan eksistensi Al qur'an mereka temukan. 

Sebuah kisah, seorang pemuda yang melontarkan pertanyaan kepada narasumber. Dengan nada lemah lembut ia bertanya, "ayam apakah yang harus kita cari" narasumberpun bingung, sekian lama narasumber ini berpikir dan memberikan jawaban yang salah. Wal hasil pertanyaan itu dijawab oleh si penanya itu sendiri. "Ya tentu ayam yang hilanglah" 

Dari kisah di atas kita tarik sebuah kesimpulan bahwa betapa sesuatu yang hilang itu kita cari, tapi jangan dihilangkan, karena sesuatu yang dicari akan kehilangannya bisa saja sesuatu itu adalah sesuatu yang bermanfaat, dan bisa sebagai petunjuk bagi yang lapar dan petunjuk bagi yang keliru. 

Perlu penulis katakan, bahwa dibalik judul itu betapa orang orang di bumi Allah ini kegairahannya akan Al Qur'an mulai kendor, dan roh Al Qur'an mulai dihilangkan, ini semua akan digdayaannya mereka ingin dikenal, entah tampil dengan konsep dungu, atau jemputan angkutan zaman, dan mungkin hegemoni barat yang tidak bersahabat. 

Maka dari pencerahan itu, pesan yang ingin penulis tembus dalam tulisan ini, marwah Al Qur'an itu harus eksis meskipun telah  dibawah jemputan angkutan zaman, meskipun digdayanya hegemoni barat sedang merongrong. (Uba Leu)

 



 
Uba Leu

Uba Leu

Fitrah Zaiman biasa dipanggil Uba Leu lahir di Desa Leu Sila, anak kedua dari pasangan Deo Uba Tika dan Faridah, Adik dari Al Amin dan Abang dari Rabiatul Adawiah. #HiduplahMenghidupkan#

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan