logoblog

Cari

Desa Rora, Wajah Kabupaten Bima

Desa Rora, Wajah Kabupaten Bima

Desa Rora merupakan pintu gerbang Kabupaten Bima dan berada di ruas jalan negara antar provinsi yang mempunyai arti penting sebagai "wajah"

Opini/Artikel

KM LENGGE
Oleh KM LENGGE
14 Mei, 2019 14:41:16
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 2108 Kali

Desa Rora merupakan pintu gerbang Kabupaten Bima dan berada di ruas jalan negara antar provinsi yang mempunyai arti penting sebagai "wajah" Kabupaten Bima.

Demikian ungkap Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE saat memberikan sambutan pada Safari Ramadan jajaran Pemerintah Kabupaten Bima hari ke-4 berlangsung Sabtu (11/5) di masjid Al-Muttaqin Desa Rora Kecamatan Donggo

Bupati yang hadir dengan Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M Noer dan para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Bima tersebut secara khusus agar warga setempat memperhatikan penataan lingkungan.

"Mengingat posisi strategis desa ini, Kades Rora dan warga diminta agar infrastruktur di pinggir jalan ditata, dirawat dan jaga kebersihan karena kebersihan adalah sebagian iman". Kata Bupati usai menyerahkan bantuan dana pembangunan masjid dan wireless kepada majelis taklim.

Pada kesempatan tersebut Bupati memaparkan bahwa di wilayah Rora sebagai perbatasan akan dibangun gerbang batas wilayah yang lebih representatif.

 

Baca Juga :


Dihadapan Camat Donggo Drs. Abubakar, Muspika para Kades Se-Kecamatan Donggo dan masyarakat desa setempat, Bupati juga menginstruksikan agar desa lainnya yang berada disepanjang ruas jalan lintas Provinsi menggiatkan pembangunan sarana ibadah agar dapat dimanfaatkan untuk beribadah dan istrahat bagi warga yang bepergian ke wilayah lainnya.

Rangkaian kegiatan safari Ramadan juga diisi dengan cerama agama yang disampaikan Ustadz Haryanto.

Penceamah mengingatkan pentingnya memohon taubat kepada Allah SWT. "Semua manusia pasti pernah berbuat salah dan bulan suci Ramadan dimana Allah menurunkan ampunan. Karena itu, mari kembali kepada Allah untuk bertaubat. Allah SWT pasti akan mengampuni dosa hamba Nya sepanjang tidak berbuat syirik". Terang penceramah.  (Tim Komunikasi Publik Diskominfostik Kabupaten Bima). (KM LENGGE/KIM WAWO)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan