logoblog

Cari

Tutup Iklan

Wujudkan Penyiaran Sehat Untuk Rakyat

Wujudkan Penyiaran Sehat Untuk Rakyat

Untuk menjamin masyarakat memperoleh informasi yang layak dan benar sesuai dengan hak dan asasi manusia, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Nusa

Opini/Artikel

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
25 November, 2018 22:25:36
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 1054 Kali

Untuk menjamin masyarakat memperoleh informasi yang layak dan benar sesuai dengan hak dan asasi manusia, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengkampayekan penyiaran yang sehat untuk rakyat, pada gelaran Inspiratif Expo (IE), Minggu (24/11) di Car Free Day Udayana Mataram.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB, Tribudi Prayitno mengapresiasi langkah KPID NTB mengkampanyekan siaran sehat untuk masyarajat.

"Kegiatan ini sebagai bentuk sosialisasi langsung tentang peran KPI sebagai regulator lembaga penyiaran dan mengajak masyarakat memahami tentang penyiaran yang sehat," kata Kadis Kominfotik NTB ini.

Pada kesempatan yang sama, dikeramaian Udayana, Ketua KPID NTB, Yusron Saudi, ST., M.Pd menjelaskan bahwa Inspiratif Expo merupakan kegiatan yang mewadahi instansi maupun lembaga dalam menyampaikan informasi dan program kerjanya kepada masyarakat.

Menurut Yusron Saudi, KPID NTB bertugas menyajikan dan menjamin masyarakat memperoleh siaran dan tayangan yang sehat dan benar sesuai dengan hak masyarakat. Tetapi seringkali stigma masyarakat tentang tugas KPI diplesetkan sebagai lembaga sensor terhadap seluruh acara ketika ada lembaga penyiaran TV terutama yang menayangkan konten yang tidak sesuai. 

“Masyarakat kita perlu diberi pemahaman dan edukasi mengenai tupoksi KPID sehingga tidak salah kaprah tentang tugas kami selama ini, yang pasti kami mempunyai tugas dan kewajiban untuk menjamin masyarakat memperoleh informasi yang layak dan benar sesuai dengan haknya,” jelas Yusron.

Wilayah KPI sesungguhnya adalah bertanggung jawab menindaklanjuti pada pasca tayang yakni memberikan teguran sampai dengan melakukan pencabutan izin sebuah lembaga penyiaran. Hal ini yang perlu diketahui masyarakat agar mengetahui keberadaan dan fungsi dari lembaga ini sehingga kelak nantinya dapat bersama-sama mengawasi serta menjaga penyiaran yang berkualitas.

 

Baca Juga :


Menjelang tahun politik 2019, peran KPI semakin tajam lagi melalui lembaga penyiaran. Setiap lembaga penyiaran wajib memberikan pendidikan politik yang berimbang kepada masyarakat.  Sehingga pesta demokrasi yang diharapkan akan menghasilkan para wakil-wakil rakyat dan Presiden terpilih untuk membawa bangsa Indoensia ke arah yang lebih baik di masa mendatang. 

“Ini  yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat luas sebagai salah satu bentuk memerangi Hoax yang banyak beredar sehingga terwujud penyiaran yang sehat untuk rakyat,” ajaknya. 

Pada gelaran IE ini hadir lembaga penyiaran televisi, TVRI, Lombok TV dan MNC grup menghadirkan Inews TV. Sedangkan lembaga radio ada RRI dan beberapa radio FM yang ada diwilayah Mataram.
 
Berbagai hiburan seperti live music, quiz berhadiah dan talkshow dari para pengisi IE. Komunitas Lombok Art Community juga tak ketinggalan akan meramaikan acara dengan menghadirkan 20 orang pelukisnya untuk melukis bersama bertema “Siaran Sehat Untuk Rakyat Nusa Tenggara Barat.

Makin semarak kehadiran Komunitas stand up comedy,  Penampilan spesial dari Siti Rosalia “The Voice Indonesia” asal NTB dan kehadiran Udin Sedunia mendapat antusias dari penikmat Carfreeday. 

Pemeriksaan kesehatan gratis dari Unizar, toko tani senter Indonesia, aneka kuliner dolar 88 dan UKM menghadirkan aneka kuliner, setia hadir disetiap IE yang digagas Dinas Kominfotik NTB. (Edy)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan