logoblog

Cari

FGP Sasambo Untuk Kebangkitan Pariwisata NTB

FGP Sasambo Untuk Kebangkitan Pariwisata NTB

FGP SASAMBO (Forum Gerakan Pemuda Sasak, Samawa, Mbojo) Untuk kebangkitan Pariwisata NTB Oleh: Muhammad Pada pertengahan tahun ini tepatnya berawal

Opini/Artikel

Muhammad
Oleh Muhammad
20 November, 2018 21:00:46
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 9945 Kali

FGP SASAMBO (Forum Gerakan Pemuda Sasak, Samawa, Mbojo) Untuk kebangkitan Pariwisata NTB

Oleh: Muhammad

Pada pertengahan tahun ini tepatnya berawal dari tanggal 29 juli 2018 provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami musibah gempa bumi. Gempa bumi tersebut tidak hanya terjadi satu kali, tapi terjadi secara beruntun. Rentetan gempa bumi tersebut berhasil meluluh lantahkan sebagian rumah warga maupun bangunan pemerintah. Bencana ini menjadikan perkembangan banyak sektor terhambat, salah satunya sektor pariwisata.

Keindahan alam yang menjadikan NTB sebagai primadona para wisatawan lokal maupun asing kini sepi pengunjung. Warga lokal yang menjadikan pariwisata sebagai mata pencaharian tentunya mengalami kerugian dan sulit untuk mendapatkan pekerjaan baru yang sesuai dengan minat dan kemampuannya. Hal ini haruslah segera diatasi, apalagi mengingat NTB telah mendapat predikat World Best Halal Tourism Destination dan World Best Halal Honeymoon Destination. NTB tidak boleh terus dirundung kesedihan, NTB tidak boleh terus berkaca kepada bencana yang sudah lalu, NTB harus segera bangkit dan Pemuda sebagai agen perubahan harus segera diberdayakan. Pemuda memang minim pengalaman, karena itu ia tak tawarkan masa lalu, pemuda menawarkan masa depan.

Sejarah pengalaman bangsa tidak mengatakan apa-apa kepada kita, kecuali peran pemuda ada di dalamnya. Pemuda selalu punya ide-ide yang kreatif dan inovatif, pemuda mempunyai semangat yang membara, apalagi pemuda zaman sekarang sangat mudah untuk mengakses informasi sehingga mereka selalu cepat dan tanggap dalam menemukan hal baru dan pemuda NTB punya itu. Hanya saja Pemuda di NTB tidak terorganisir, pemuda NTB sangat jarang menemukan wadah yang dapat menerima dan melampiaskan kemampuan, ide, gagasan, dan karya mereka maupun wadah tempat mereka mengembangkan kemampuan, ide, gagasan, dan karya mereka. Pemuda NTB hanya berjalan sendiri tanpa tau arah dan tujuan yang jelas bagaimana kelanjutan dan bagaimana cara mereka untuk mengaktualisasikan ide dan gagasan yang hanya terbungkus diotak begitu juga dengan karya yang mereka kebingungan dari kelanjutan karyanya.

NTB memiliki banyak pemuda yang berprestasi. Namun, nihil tak ada gerakan setelah itu, tak ada suara dari mereka yang berprestasi, mengapa begitu? Mereka yang berprestasi tak punya wadah untuk berbagi ilmu dan pengalaman yang mereka dapatkan. Untuk itu perlu diinisiasi suatu wadah atau forum gerakan pemuda NTB sebagai agen perubahan untuk menuangkan kemampuan, ide, dan gagasan mereka khususnya sektor pariwisata tentunya yang akan berimplikasi ke sektor ekonomi demi bangkitnya sektor pariwisata NTB.

FGP SASAMBO (Forum Gerakan Pemuda Sasak, Samawa, Mbojo) adalah forum yang dibentuk untuk menunjang atau mewadahi pemuda NTB yang ingin menuangkan kemampuan, ide, dan karyanya untuk bangkitnya NTB khususnya sektor pariwisata. Para pemuda tersebut tentunya akan dapat berkoordinasi dengan baik antar sesama maupun dengan pemerintah. Para pemuda yang memiliki kemampuan ataupun siapa saja pemuda yang ingin berperan membangkitkan NTB dapat menuangkan segala ide dan gagasan atas dasar semangat atau jiwa muda yang cinta NTB. Dengan kumpulnya jiwa muda yang penuh semangat NTB tidak hanya bangkit kembali namun lebih baik dari sebelumnya dengan sedikit mengutip kata Ir. Soekarno, “berikan aku 10 pemuda maka akan kuguncangkan dunia.’’

Terorganisirnya pemuda NTB akan memberikan suatu dampak yang luar biasa. Melalui suatu perencanaan yang matang, pengaplikasian yang tepat, evaluasi dan melakukan gerakan secara sistematis dengan hasil yang jelas tentunya menjadikan Pemuda NTB semakin menuju ke arah yang dapat mengguncangkan dunia.

Pemerintah daerah (Pemda) haruslah turut serta mendukung baik moril maupun materil. Pemda juga harus memberikan legitimasi yang kuat kepada Forum gerakan pemuda Nusa Tenggara Barat agar pelaksanaannya dapat terselenggara dengan baik. Kebutuhan Forum gerakan Pemuda Nusa Tenggara barat haruslah didukung atau difasilitasi oleh Pemda, tentunya dengan memanfaatkan otonomi daerah sebagaimana tujuan otonomi daerah yang tertera pada Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yaitu pemberdayaan masyarakat daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah serta untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya alam secara efektif serta memberikan kesempatan bagi masyarakat daerah untuk berpartisipasi dalam pemerintahan.

FGP NTB (Forum Gerakan Pemuda Nusa Tenggara Barat) tentunnya akan bergerak ke berbagai sektor atau terdapat divisi pada berbagai macam sektor. Namun, penulis akan fokuskan ke sektor pariwisata yang tentunya akan berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah (NTB). Karena pariwisata yang terkenal, bagus, unik, dan modern atau dengan kata lain pariwisata yang maju akan memberikan gejolak pendapatan masyarakat NTB maupun pendapatan pemerintah daerah NTB.

Sektor Pariwisata FGP SASAMBO

Pada sektor ini para Pemuda yang mempunyai kemampuan di bidang fotografi, videografi, desain grafis, blogger, jurnalis, event organizer maupun content creator akan diberdayakan melalui forum ini dan melakukan kegiatan secara sistematis dan terpadu. Gerakan yang akan dilakukan berupa penyebaran konten atau pengejolakan konten-konten tentang pariwisata NTB melalui facebook, instagram, youtube, website, dan media sosial lainnya secara lengkap baik itu prasarana, lokasi wisata, guide, dan informasi lainnya secara mendetail. Tentunya konten tersebut telah dibungkus dengan menarik oleh para pemuda yang membidangi desain grafis, atau video yang sudah ditata sedemikian rupa oleh videografi. Begitu juga dengan para blogger, jurnalis, dan lainnya.

Dengan terdapatnya suatu forum, pemuda tersebut akan mudah untuk berkoordinasi atau saling bekerja sama mengisi kekurangan satu sama lain sehingga menghasilkan suatu yang menarik untuk dipertontonkan dikhalayak ramai, layaknya seperti bintang-bintang ketika berkumpul akan menghasilkan suatu yang indah.

Gerakan ini juga akan dilakukan secara terstruktur, masif, dan terencana oleh masing-masing bidang dengan mengunggahnya secara bersamaan dan pada jam tertentu oleh forum gerakan pemuda SASAMBO (sasak, samawa, mbojo) maupun segenap masyarakat NTB sehingga Konten tersebut akan memenuhi beranda pengguna media sosial. Dan dengan gerakan secara terstruktur, masif, dan terencana, konten tersebut akan tersebar dan dilihat oleh seluruh orang di belahan dunia sebagaimana kita ketahui internet menjadikan penyebaran informasi begitu cepat dan sangat mudah untuk didapatkan, apalagi mengingat data yang dilansir merdeka.com (2018) bahwa pengguna internet dunia mencapai 4 miliar. Ini artinya, lebih dari setengah populasi dunia terkoneksi internet dan terbanyak adalah pengguna media sosial. Begitu juga dengan Indonesia menurut data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) lebih dari 50 persen atau sekitar 143 juta orang telah terhubung jaringan internet sepanjang tahun 2017 (liputan6.com 2018).

Tidak hanya itu, pelaksanaan event-event berskala lokal, nasional, maupun internasional akan semakin meriah melalui forum gerakan pemuda SASAMBO ini, karena para content creator muda, videografi, fotografi, jurnalis, blogger maupun event organizer yang diisi oleh para pemuda lebih mengetahui kondisi di era digital dan milenial karena mereka menjadi bagian dari era yang sangat dinamis akibat tekknologi informasi yang semakin maju. Kolaborasi dari berbagai bidang yang tersedia tentunya akan memboomingkan event atau lomba yang akan dilaksanakan. Karena event atau lomba akan mengenalkan para wisatawan seperti yang disampaikan Kementerian Pariwisata (katadata.co.id 2018)

Untuk itulah penulis memberikan solusi alternatif melalui FGP SASAMBO (Forum Gerakan Pemuda Sasak, Samawa, Mbojo), Geliat pariwisata yang digerakkan oleh para pemuda NTB yang diharapakan akan mampu menerobos rintangan-rintangan dengan jiwa muda atau semangat muda yang terpapar didalamnya ide-ide, gagasan, karya yang kreatif dan inovatif, yang bukan hanya dapat memulihkan pariwisata NTB. Namun, menjadikan pariwisata NTB lebih baik dari sebelumnya, tentunya dengan memperhatikan nilai dan norma yang hidup dalam masyarakat

#LombaNTBKita

 

Baca Juga :


 

Referensi

https://katadata.co.id/berita/2018/09/30/bangkitkan-wisata-lombok-pasca-gempa-kemenpar-gelar-lomba-lari

https://www.merdeka.com/teknologi/media-sosial-merajai-pengguna-internet-di-dunia.html

https://www.liputan6.com/tekno/read/3301353/pengguna-internet-di-indonesia-tembus-143-juta

 

 

 

 

 

 

 

 

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan