logoblog

Cari

Tutup Iklan

TRAUMA HEALING 1 SKS PASCA GEMPA LOMBOK (NTB)

TRAUMA HEALING 1 SKS PASCA GEMPA LOMBOK (NTB)

             Gempa bumi merupakan getaran atau getar- getar yang terjadi pada permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang

Opini/Artikel

agus rosmanto
Oleh agus rosmanto
17 November, 2018 08:04:45
Opini/Artikel
Komentar: 1
Dibaca: 15164 Kali

             Gempa bumi merupakan getaran atau getar- getar yang terjadi pada permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang kosmik (wikipedia). Gempa bumi biasa disebabkan karena adanya pergerakan yang diakibatkan oleh lempeng bumi. indonesia terletak di tengah-tengah daerah cincin api pasifik atau sircum pasifik yang sering disebut jalur gempa. Belum sepenuhnya hilang dari ingatan kita bencana gempa dan tsunami di aceh pada tahun 2004 belum lama ini musibah tersebut melanda daerah lombok NTB. Hampir seluruh daratan NTB terutama daerah lombok terkena gempa terlebih kawasan KLU( kabupaten lombok utara) beberapa kali menjadi pusat terjadinya gempa shingga daerah tersebut merupakan daerah yang terparah saat ini. hampir 98% waraga KLU kehilangan tempat tinggal karna gempa, efek domino yang di timbulakan antara lain lumpuhnya ekonomi masyarakat, ketersediaan bahan makanan dan minuman serta trauma yang mencekam karena rata –rata gempa diatas 5 SR yang terjadi dilombok pada saat itu terjadi secara periodik setiap malam minggu dan malam senin. Dari pernyataan berbagai warga yang mengungsi dan membuat tenda di lapangan mengatakan saat malam datang suhu udara yang dingin menambah suasana terasa mencekam pikiran dan perasaan mulai di intimidasi dengan akan datangnya gempa susulan ditambah banyaknya bermunculan para ahli gempa di dunia maya yang memperediksi akan terjadinya gempa serta isu-isu tsunami yang malah membuat warga menjadi strees dampaknya akan memberikan efek trauma pada masyarakat terutama di kalangan masyarakat awam, orang lanjut usia dan anak-anak. Disini kami mencoba memberikan solusi untuk mengatasi hal tersebut dengan cara memberikan trauma healing 1 sks.

Apa sih trauma healing itu...? trauma dalam istilah psikologis menunjukan kondisi yang syok dan tertekan oleh suatu peristiwa yang membekas relatif lama pada korban. Menurut tylor(2000) trauma healing merupakan suatu tindakan yang dilakukan untuk membantu oarang yang mengalami gangguan dalam psikologisnya yang diakibatkan oleh syok atau trauma. Sementara sks merupakan istilah dalam dunia pendidikan yang merupakan singkatan dari satuan kredit semester. 1 sks berati 45/50 menit tatap muka yang terjadwal selama satu smester. jadi sasaran dari trauma healing 1 sks pasca gempa lebih menekankan pada pelajar serta mahasiswa serta masyarakat.

Seperti yang kita ketahui bukan Cuma pelajar yang mengalami trauma pasca gempa, guru, pegawai, pejabat serta para aparat pun ikut mengalaminya. Solusi yang kami tawarkan adalah melakukan trauma healing 1 sks minimal selama 1 smster kepada masyarakat. Selain efektif dari segi waktu disini kami juga melihat solusi yang kami tawarkan juga efektif dari segi tenaga dan biyaya.

Trus penerapannya bagai mana...? masalah penerapannya disini kami akan mencoba mengelompokkan masyarakat berdasarkan lingkungannya di antaranya lingkungan sekolah, perkantoran, dan masyarakat desa/kota.

Lingkungan Sekolah atau Kampus

di civitas sekolah atau kampus trauma healing ini dapat dilakukan rutin setiap minggu sebanyak 1 sks oleh guru kepada siswa. trauma healing ini nantiya dilakukan di awal pelajaran atau di akhir pelajaran atau bisa saja di tengah-tengah pelajran dengan syarat hal ini harus terjadwal selama satu smester. guru dibebaskan melakukan trauma helaing dengan berbagai pendekatan-pendekatan yang mereka mampu gunakan entah dengan cara memberikan siraman rohani, bercerita, senam tidak takut gempa, melukis atau yang lainnya. Kepala sekolah ditugaskan untuk dapat berkordinasi dengan guru terutama wakil kepala sekolah bagian kurikulum untuk memasukkan trauma healing dalm jadwal pelajaran sebanyak 1 sks atau 1 jam palajaran.

Lingkunaga Perkantoran

 

Baca Juga :


Di NTB khususnya lombok setiap hari jum’at kami melihat semua instansi perkantoran melakukan senam pagi. Waktu ini bisa di manfaatkan oleh civitas perkantoran untuk menyisipkan trauma healing entah itu berupa siraman rohani setelah selesai senam atau melakukan senam tidak takut gempa selain menghemat waktu hal ini juga dapat menghemat biyaya dari pada membayar instruktur untuk trauma healing atau bisa saja setiap 1 kali seminggu/sebulan diadakan family gathearing yang disi dengan permaian, jalan-jalan ke pantai atau wisata-wisata tertentu.

Lingkungan Masyarakat Desa/Kota

Masyarakt Lombok dikenal sebagai masyarakat yang religius selebihnya lombok dijuluki pulau seribu masjid. Masyarakat lombok masih kental dengan kepatuhannya dari para kiyai dan tuan guru yang ada di setiap daerah mereka. Hal ini dapat di manfaaatkan oleh pemerintah atau aparat desa setempat untuk berkerja sama dengan para kiyai dan tuan guru mereka sedangkan bagi yang non muslim dapat bekerja sama dengan pemuka agama mereka masing-masing. Adapun bentuk kerja sama yang bisa mereka lakukan yaitu membuat pengajian atau siraman rohani yang biasanya dilakukan setiap malam jum’at dan malam minggu. Pengajiannya bisa di lakukan di masjid yang di kemas dalam acara-acara khusus dengan isi pengajian yang dapat di kondisikan dengan keadaan psikis dari masyarakat yang bersangkutan. Selain itu aparat desa dapat  membuat pertandingan dan perlombaan antar dusun secara rutin atau memanfaatkan momen-momen seperti acara 17-san, hari pahlawan serta momen tahun baru dan hari-hari besar lainnya untuk membuat kegiatan-kegiatan hiburan yang dapat mengurangi trauma yang dialami masyarakat.

Dari apa yang dipaparkan di atas jika hal tersebut dilakukan secara rutin maka tidak menutup kemungkinan trauma yang kita alami akan berkurang bahkan akan menghilang. Kita tidak ingin apa yg sudah di alami oleh saudara kita yang di aceh yang mengalami trauma berkepanjangan bahkan trauma tersebut dirasakan sampai bertahun tahun. Kita tidak ingin ada gempa atau bencana apapun, tapi hal tersebut bukan kehendak kita, namun bukan berarti kita takut! yang pasti kita akan lebih siap dan lebih dewasa menghadapi segala sesuatu bencana yang akan terjadi di masa yang akan datang karena secara tidak langsung kita sudah belajar dari pengalam yang sudah terjadi pada masa ini



 
agus rosmanto

agus rosmanto

TIDAK ADA YANG PATUT SAYA BANGGAKAN APALAGI SY TULIS DALAM BIOGRAFI SY... KARENA SY HANYA SEORANG ANAK DESA YANG TERLETAK DI PELOSOK UJUNG TIMUR LOMBOK

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. agus rosmanto

    agus rosmanto

    20 November, 2018

    alhamdulillah ternyata banyak juga yang baca... sehingga menjadi artikel terpopiler


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan