logoblog

Cari

Tutup Iklan

Tentang Pilihan

Tentang Pilihan

Dalam kehidupan ini, kita tidak bisa menghindar dari pilihan pilihan. Karena kita memang harus memilih untuk kehidupan yang lebih baik dan

Opini/Artikel

alan malingi
Oleh alan malingi
09 Oktober, 2018 08:17:35
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 374 Kali

Dalam kehidupan ini, kita tidak bisa menghindar dari pilihan pilihan. Karena kita memang harus memilih untuk kehidupan yang lebih baik dan gemilang di masa depan. Memilih dalam konteks ini tentu memiliki dimensi yang sangat luas dan beragam mulai dari nemilih pasangan hidup, sekolah dan jurusan, pekerjaan, pemimpin hingga hal hal yang biasa seperti transportasi dan kuliner. Semua itu tidak terlepas dari pilihan yang kita tentukan untuk kepentingan kita maupun orang banyak.

Dalam hal memilih, leluhur Dana Mbojo menitipkan beberapa ungkapan agar kita cermat dan teliti dalam memilih sehingga tidak berimplikasi negatif atau buruk bagi kita dan orang lain di belakang hari. Sedikitnya ada dua ungkapan yang sering kita dengar yaitu Aina Paki Ponggo Weha Nda 'u dan Aina Fada Sahe Ade Diwu.

Aina berarti jangan.Paki berarti membuang. Ponggo berarti kapak
Weha berarti ambil. Nda 'u berarti Jarum. Secara harfiah uangkapan ini berarti Jangan membuang kapak dan mengambil jarum. Makna ungkapan ini adalah jangan sampai kita membuang yang lebih besar yang diwakili oleh kapak dan mengambil yang kecil yang diwakili oleh jarum. Ungkapan ini juga berlaku untuk memilih pasangan hidup. Jika sudah ada seseorang yang sudah pas di hati dan sudah dikenal baik oleh keluarga, tetapi kita ingin beralih kepada orang lain, biasanya para tetua menyindir dengan Aina Paki Ponggo Weha Nda' u. Ketika betul betul terjadi dan ternyata kita memang salah pilih, maka para tetua mrngistilahkan pilihan kita itu dengan Paki Ponggo Weha Nda' u.

Hal yang sama juga diungkapkan dengan Aina Fada Sahe Ade Diwu. Aina berarti jangan. Fada berarti menawar. Sahe berarti kerbau. Diwu adalah danau kecil atau kubangan. Secara harfiah ungkapan tersebut berarti Jangan Menawar Kerbau Dalam Kubangan. Ungkapan tersebut bermakna bahwa kita tidak boleh menawar atau memilih sesuatu yang belum jelas batang hidungnya .Kita haris memilih yang jelas dan sudah pasti kita ketahui dan.memberi manfaat baik bagi diri kita maupun orang lain. Kerbau dalam kubangan hanya muncul kepalanya.Kita belum melihat semua tubuh kerbau sehingga kita tidak mengetahui secara pasti apakah kerbau itu baik atau sehat. Maka dari situlah kita harus betul betul memilih yang baik dan benar.

 

Baca Juga :


Belajar dari dua ungkapan nasehat di atas, maka seyogyanya kita teliti dan cermat memilih. Hati hati sebelum memilih terutama memilih pasangan hidup atau pemimpin, sebab kesalahan dalam memilih akan berakibat fatal baik bagi pribadi kita maupun orang banyak.



 
alan malingi

alan malingi

blogger dan penulis asal Bima-NTB. Kontak : 08123734986-0811390858. Kunjungi juga www.bimasumbawa.com dan www.alanmalingi.wordpress.com.Facebook, WA, Twitter dan Instagram Alan Malingi.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan