logoblog

Cari

Tutup Iklan

Hoax Bahan Pembodohan Masal

Hoax Bahan Pembodohan Masal

Media sosial sebagai dunia maya yang tidak bisa jauh dari dunia nyata. Setiap orang menggambarkan dirinya melalui akun media sosial mereka,

Opini/Artikel

Rizki Handika Tastura
Oleh Rizki Handika Tastura
09 Oktober, 2018 13:59:51
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 3400 Kali

Media sosial sebagai dunia maya yang tidak bisa jauh dari dunia nyata. Setiap orang menggambarkan dirinya melalui akun media sosial mereka, bahkan segala masalah juga di umbar di media sosial.

Akses informasi yang ada dimedia sosial lebih banyak daripada media massa. Bahkan ada media yang mensadur dimedia sosial.

Media bisa mengubah pola pikir masyarakat karena berisikan informasi. Informasi yang akan menjadi landasan pola pikir tersebut berubah. Dari yang sering baca koran menjadi sering baca status anak alay maka informasi yang tersebar tentang kehidupan anak zaman sekarang tak sedikit para orang tua ikut-ikutan menggunakan aplikasi tik-tok.

Melihat media sosial maka kita akan mengingat bahwa ada kata Hoax ( Berita Bohong) yang tersebar. Hoax merupakan informasi atau berita palsu. Kemarin kita sempat dihebohkan oleh Hoax terbesar di negara indonesia sampai-sampai tokoh publikpun tertipu dengan hoax, Hoax yang beredar yakni tentang pemukulan Ratna Sarumpaet oleh sekelompok orang.

Hoax yang tesebar dimedia sosial itu seperti bila liar diarena judi yang tidak tau arahnya dan tak jelas berhenti dimana. Ratna Sarumpaet melempar hoax seakan-akan itu fakta yang bisa membuat setiap para kritikus merinding. Tokoh publik banyak yang tertipu sampai-sampai banyak yang melakukan konferensi pers untuk mengutuk para pelaku kekerasan, setelah diselidiki semua itu hoax.

Para tokoh publik yang tertipu dengan Hoax seperti mencuci tangan. Ia mecuci tangan seakan-akan ia tak pernah ikut terlibat.

Sebelum mereka mencuci tangan mereka sangat getol menyuarakan hoax yang tersebar. Itung-itung membuat masyarakat tidak percaya akan pemerintah hari ini.

Kenapa judulnya hoax bahan  pembodohan masal yakni karena belajar dari kasus Ratna Sarumpaet Kemarin yg bisa membuat semua media mainstream membahas hoax yang dibuat ratna. Seharusnya para tokoh publik dan masyarkat melakukan crosscek data atau klarifikasi agar tidak ada pembodoham masal.

Rizki Handika Putra
 

 

Baca Juga :




 
Rizki Handika Tastura

Rizki Handika Tastura

Nama : Rizki Handika Putra Alamat: Barabali Batukliang No Hp : 085386480824 " Mahasiswa"

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan