logoblog

Cari

Tutup Iklan

Nasib Pariwisata Ketika Gempa Menyapa

Nasib Pariwisata Ketika Gempa Menyapa

Guncangan bumi berkali-kali menerjang Pulau Lombok dan sekitarnya. Ratusan rumah penduduk  rusak, demikian juga infrastruktur yang sudah ada ikut rusak oleh

Opini/Artikel

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
06 September, 2018 19:55:55
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 867 Kali

Guncangan bumi berkali-kali menerjang Pulau Lombok dan sekitarnya. Ratusan rumah penduduk  rusak, demikian juga infrastruktur yang sudah ada ikut rusak oleh kekuatan gempa yang berskala 7,0 SR. Olehnya itu, tak dapat dielakkan jika bencana alam yang sungguh dahsyat ini berdampak terhadap nasib pariwisata Lombok.

Dampak gempa bumi yang berkali-kali di Lombok terhadap kepariwisataan bukan hanya bersifat negatif, melainkan juga berdampak positif.

Dampak negatifnya, dapat diduga kalau berkurangnya wisatawan yang akan berkunjung di Lombok. Trauma bagi pelaku pariwisata ataupun wisatawan terhadap gempa susulan. Ataupun ada ketakutan terhadap akibat yang akan timbul setelah musibah tersebut.

Dampak negatif lainnya , dapat mempengaruhi penurunan pemasukan negara/pemerintah; jasa perantara pariwisata ; biro perjalanan, perhotelan/penginapan mengalami penurunan tamu. Di sisilain, masyarakat di tempat wisata, seperti di Gili Trawangan yang sebagian besar menjadi pedagang cinderamata, rumah/warung makan, guide, fotografer, tukang codomo dan sebagainya mengalami kemerosotan penghasilan. Demikian juga dengan petugas parkir, seperti di Bangsal (penyeberangan ke Gili Trawangan, Gili Menu, dan Gili Air) tentu merasa sepi akan pemasukan.

Sementara dampak positifnya, informasi bencana alam Lombok justru akan memberikan rasa ingin tahu kepada wisatawan luar untuk mengetahui bahkan berkunjung ke Lombok yang sebagai daerah terkena gempa. Hal ini terbukti dari banyaknya pengunjung face book atau internet yang mencari tahu tentang berita Lombok.

 

Baca Juga :


Selain itu, kedatangan gempa yang berkali-kali menyerang Pulau Lombok dan menelan banyak korban, serta melululantahkan banyak bangunan adalah suatu momentum yang  sangat baik. yakni dapat dimanfaatkan dalam bentuk publikasi yang positif. Gagasan-gagasan atau rencana rehabilitasi, baik secara fisik maupun non fisik menjadi inovasi baru dalam meningkatkan pembangunan Lombok dalam bebagai aspek.

Gagasan baru atau rehabilitasi terhadap kerusakan rumah warga penduduk, bangunan, dan infrastruktur lainnya menjadi pengembangan kerja bagi pihak pemerintah maupun pihak swasta secara bersinergis. Dengan demikian, adanya perbaikan terhadap kerusakan-kerusakan fisik dan non fisik, baik dalam aspek sosial, agama, hukum, politik, dan lain-lain  dapat memberi pengaruh terhadap kebangkitan kepariwisataan yang lebih baik.

 



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085337771699, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan