logoblog

Cari

Tutup Iklan

Besile Kance Batur (cegah Paham Radikalisme Melalui Besile)

Besile Kance Batur (cegah Paham Radikalisme Melalui Besile)

Besile kance batur ( Duduk bersila bersama Teman, Red.) merupakan kegiatan yang yang sering dilakukan masyarakat perdesaan, ngopi sambil bicara masalah

Opini/Artikel

Rizki Handika Tastura
Oleh Rizki Handika Tastura
29 Maret, 2018 05:00:14
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 3213 Kali

Besile kance batur (Duduk bersila bersama Teman, red.) merupakan kegiatan yang yang sering dilakukan masyarakat perdesaan, ngopi sambil bicara masalah yang ringan dengan bahasa yang renyah mampu mencairkan suasana. Tradisi tersebut sudah dilakukan sejak lama oleh masyarakat Lombok.

Pembicaraan yang dibahas cukup beragam, baik itu persoalan personal/pribadi maupun menyangkut masalah publik, dari pembahasan pekerjaan hingga keresahan masyarakat tentang kehidupan. Ngobol santai sambil ngopi mencari solusi dari masalah sudah biasa dilakukan dalam masyarakat, kadang di pos ronda, kadang di rumah warga sambil ngeronda.

Pasti ada orang yang menilai itu hal yang negatif karena melihat dari segi begadang, namun mereka menggunakan waktu untuk membahas persoalan dan solusinya. 

Dengan duduk bersila dapat mengharmoniskan hubungan, kadang juga saling memberikan nasihat. Orang kampung hari ini banyak yang menggunakan media sosial, banyak informasi yang bisa diakses walaupun dipelosok kampung asalkan ada sinyal Internet. 
Berdiskusi dan saling menanyakan informasi yang mereka dapat apakah opini atau fakta,informasi yang didapat akan di pertanyakan pada tokoh yang dipandang seperti para sarjana atau orang yang duduk ditataran birokrasi dan politik bahkan mereka tak malu menanyakan pada anak yang lebih muda yang mereka percaya. Budaya Besile kance batur ini bisa mencegah informasi yang hoax atau informasi yang bersifat provokatif di masyarakat.

Paham radikalisme sangat sulit masuk dimasyarakat yang hubungannya harmonis serta penuh canda tawa, apalagi masyarakat yang sering pergi mengaji di tuan guru (Kiyai Kampung, Red)  mengaji Besile pada tuan guru yang mendamaikan.

 

Baca Juga :


Mari Besile sambil ngopi bercanda sambil berdiskusi mencari solusi.

Murid macel



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan