logoblog

Cari

Tutup Iklan

Toleransi Beragama Kota Tua Ampenan

Toleransi Beragama Kota Tua Ampenan

Ampenan merupakan sebuah kota yang terletak di sebelah barat Kota Mataram, Ampenan terkenal dengan peniggalan sejarah yang masih berdiri sampai saat

Opini/Artikel

KM SyarlailiH
Oleh KM SyarlailiH
02 Maret, 2018 14:31:59
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 4437 Kali

Ampenan merupakan sebuah kota yang terletak di sebelah barat Kota Mataram, Ampenan terkenal dengan peniggalan sejarah yang masih berdiri sampai saat ini, dahulu Kota Ampenan merupakan armada pelabuhan, pusat perekonomian, dan perdagangan yang sangat jaya pada masanya, hanya saja masa kejayaan dan keemasan pelabuhan ampenan berakhir karena seluruh aktivitas pelabuhan di pindahkan ke Lembar. Selain itu, Kota Ampenan memiliki ciri khas tersendiri dari kota – kota yang lainnya, dimana terdapat beberapa bangunan tua peninggalan Belanda, sehingga kota Ampenan lebih dikenal dengan Kota Tua Ampenan.

Kota tua Ampenan saat ini memiliki beragam suku bangsa yang tinggal disana, terdapat kampung melayu, kampung tionghoa, dan lain sebagainya. Masyarakat Ampenan umumnya hidup rukun dan saling bertoleransi antar agama. Terdapat beberapa tempat ibadah yang saat ini sering kali dikunjungi oleh masyarakat yakni ada masjidLabae Sandar, klangten, dan bihara.

Masjid Labae Sandar merupakan masjid yang dibangun oleh tokoh muslim yang ingin mengembangkan islam di kota tua ampenan, hingga saat ini masjid tersebut masih berdiri kokoh dan menjadi tempat ibadah masyarakat Kota tua Ampenan. Selanjutnya terdapat sebuah Klangten yang merupakan tempat ibadah bagi suku Tionghoa, tempat ini menjadi universal untuk seluruh aliran Tionghoa dan terdapat ViharaPrajna Dharma Maitreya tempat ibadah agama budha yang letaknya tidak begitu jauh dari Klangten dan tepat berhadapan dengan kampung melayu yang di dominasi penganut muslim.

 

Baca Juga :


Toleransi antar beragama benar – benar terasa di Kota tua Ampenan, memberikan kesan bahwa perbedaan bukan menjadi masalah untuk saat ini, yang lalu biarkan menjadi sejarah yang akan kita kenang dan menjadi pelajaran untuk kedepannya,sekarang masyarakat sudah memahami dan mengerti untuk dapat hidup rukun hendaknya sama – sama saling rangkul, tanpa adanya perselisihan dan pertikaian, jangan sampai terprovokasi dengan adanya berita – berita hoax yang merusak antar agama. Sebagai masyarakat yang memiliki banyak cerita bersejarah, banyaknya suku yang beragam, dan tempat wisata yang indah, mari sama – sama bangun Kota Tua Ampenan sebagai daerah yang dapat bersaing dengan daerah yang lain di Indonesia. (Ely)



 
KM SyarlailiH

KM SyarlailiH

KM SyarlailiH

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan