logoblog

Cari

Tutup Iklan

Madrasah Tumpuan Harapan Ummat

Madrasah Tumpuan Harapan Ummat

KM. Sukamulia – Artikel ini merupakan jawaban kepada kawan-kawan yang kerap penulis dengar mengeluarkan rangkaian kalimat yang meremehkan madrasah dan menilai

Opini/Artikel

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
25 November, 2017 21:45:45
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 3927 Kali

KM. Sukamulia – Artikel ini merupakan jawaban kepada kawan-kawan yang kerap penulis dengar mengeluarkan rangkaian kalimat yang meremehkan madrasah dan menilai bahwa madrasah lebih rendah dari lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Kementerian Pendidikan dan Dikbudpora masing-masing daerah. Sesungguhnya, status madrasah setara dengan sekolah yang bernaung di bawah Kementerian Pendidikan, bahkan madrasah memiliki nilai plus jika dibandingkan dengan sekolah biasa. Nilai plusnya terletak pada penekanan pendidikan dalam pentransfran nilai-nilai religius bangsa. Dan sebab itu, kami mengatakan dengan bangga bahwa Madrasah adalah Harapan Tumpuan Ummat.

Madrasah adalah lembaga pendidikan yang merupakan sarana untuk melanjutkan perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan membangun bangsa dengan konsep pendidikan yang bertumpukan nilai-nilai agama. Peranan madrasah dalam perjuangan bangsa ini sangatlah besar, bahkan bisa dikatakan bahwa madrasah adalah tumpuan harapan ummat dalam membangun dan membentuk jiwa berakhlakul karimah dalam mempersiapkan anak bangsa untuk menjawab arus tantangan zaman serta memberi benteng supaya moralitas dan karakter bangsa tidak runtuh di tengah zaman yang serba bebas ini.

Entah dari mana datangnya rasa khitmat dan entah kenapa pula bulu-bulu halus di seluruh badan penulis merinding ketika mendengarkan lantunan lagu Himne Madrasah. Di dalam lagu Himne Madarasah itu termuat tujuan madrasah dalam melanjutkan perjuangan bangsa ini. Di dalam lagu itu juga termuat cita-cita pendidikan nasional yang berkeinginan untuk membentuk manusia seutuhnya.

Di awal tulisan ini, penulis mengajak kita semua untuk menghayati nilai-nilai luhur perjuangan madrasah yang termuat di dalam syair Himne Madrasah supaya kita sekalian sadar bahwasanya berjuang di madrasah merupaka professi yang sangat mulia, bahwasanya berjuang sebagai seorang guru madrasah adalah professi mulia, layaknya professi pada nabi, rasul, aulia, tuan guru dan para ulama besar yang senantiasa menyebarluaskan syar agama. Bahwasanya, menuntut ilmu dimadrasah merupakan hal yang membanggakan. Mari kita hayati syair Hime Madrasah tersebut:

“Dengan ungkapan syukur pada Mu atas segala karunia ya Allah, Kau embankan amanat pendidikan dalam melanjutkan perjuangan”.

“Dengan ungkapan syukur pada MU, atas segala karunia ya Allah, Kau embankan amanat pendidikan dalam melanjutkan perjuangan”.

“Madrasah tumpuan harapan ummat, membentuk jiwa berakhlakul karimah, menjawab arus tantangan zaman, menjadi benteng runtuhnya moral”.

“Kau ajarkan arti kehidupan melalui tuntunan keislaman, dalam bingka citra pendidikan tuk menggapai cita-cita mulia”.

 

Baca Juga :


Jika disimak dengan baik, dalam tiap rangkaian kata yang termuat dalam syair Himne Madrasah tersebut termuat fungsi dan tujuan madrasah yang sesungguhnya. Fungsi madrasah adalah lembaga yang bertugas untuk mengemban amanat pendidikan dalam melanjutkan perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan membangun bangsa. Selanjutnya, tujuan madrasah adalah sebagai tumpaun harapan ummat, membentuk jiwa berakhlakul karimah, menjawab arus tatangan zaman dan menjadi benteng runtuhnya moral. 

Mengacu dari hal tersebut maka kiranya kita sekalian (guru madrasah) harus bangga dan bersyukur atas nikmat yang Maha Kuasa yang telah memberikan kita kesempatan untuk mengabdikan diri dan ilmu serta pengetahuan yang kita miliki di madrasah. Dengan menghayati Himne Madrasah tersebut, kiranya kita semakin termotivasi dan gigih serta istikomah dalam melaksanakan tugas kita selaku guru madrasah. Jangan sekali-kali kita meremehkan professi kita selaku guru madrasah dan kiranya kita tidak perlu menjadikan rendahnya pendapatan seorang guru madrasah sebagai alasan untuk mundur dan merasa pesimis untuk terus berjuang di madrasah. Ingatlah, bahwa sesungguhnya Allah SWT akan memberikan kemuliaan dan rezeki yang barokah kepada hambanya yang ikhlas mengamalkan ilmu dan pengetahuan yang ia miliki dengan menggeluti professi sebagai guru.

Sungguh, madrasah adalah harapan tumpuan ummat untuk membangun bangsa ini, lebih-lebih di zaman yang serba bebas seperti sekarang ini. Para pengelola dan guru madrasah memiliki tanggungjawab untuk membangun moralitas anak bangsa sebab ahir-ahir ini bangsa kita kehilangan arah karena runtuhnya moralitas anak bangsa. Melalu madrasah, kita bangkitkan karakter mulia bangsa ini dengan terus dan terus mengajarkan kebaikan dan membentengi peserta didik kita dengan nilai-nilai agama sehingga moralitas dan akrakter luhur bangsa ini dapat kita kuatkan lagi dan pada ahirnya bangsa yang kita cintai ini mendapatkan Mahabbah, Rahman dan Rahim Allah SWT.

Sekali lagi kami tegaskan, jangan sekali-kali kita meremehkan madrasah sebab madrasah telah banyak berjasa dalam membangun bangsa ini. Tidak jarang alumni madrasah yang menjadi orang besar, pemimpin daerah, pemimpin bangsa dan bahkan mendapatkan prestasi di tingkat internasional. TGKH Zainuddin Abdul Majid adalah salah seorang contoh pendiri madrasah sebagai lembaga untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa, khususnya di wilayah Lombok dan kini atas jasanya itu beliau dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia. Atau lihat saja, Gubernur Nusa Tenggara Barat (Dr. Haji Zainul Majdi, MA alias Tuan Guru Bajang), beliau merupakan alumni dan sekaligus sebagai pengelola madrasah terbesar di wilayah NTB. Demikian juga dengan Bupati Lombok Utara (H. Najmul Akhyar, SH, MH), beliau juga merupakan salah seorang alumni sekaligus pengelola madrasah di wilayah Lombok Utara dan banyak lagi alumni serta pengelola madrasah yang menjadi orang besar di bangsa ini. Oleh sebab itu bersykurlah dan berbangga hatilah sebab pernah mengenyam pendidikan di madrasah dan lebih-lebih sebagai guru di madrasah.

Lewat tulisan ini, kami mengajak kita semua (guru madrasah) khususnya yang ada di Lingkup Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara dan umumnya bagi guru madrasah di seluruh Indonesia untuk senantiasa ikhlas dan istikomah berjuang dengan mengabdikan diri kita sebagai guru madrasah. Kami juga mengajak kita semua untuk jangan sekali-kali meremehkan madrasah sebab status madrasah sama halnya dengan lembaga pendidikan formal yang disebut dengan nama sekolah yang bernaung dibawah Kementerian Pendidikan RI dan Kantor Dikbudpora masing-masing daerah.

_By. Asri The Gila_



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan