logoblog

Cari

Mimbar Bebas dan Seribu Lilin Untuk Pahlawan

Mimbar Bebas dan Seribu Lilin Untuk Pahlawan

Tepat pada 10 November 2017 lalu, Hari Pahlawan Nasional ke 72 tahun. Hampir semua daerah yang ada di Indonesia memperingatinya dengan

Opini/Artikel

KM Ncuhi Saneo Woja
Oleh KM Ncuhi Saneo Woja
12 November, 2017 19:13:22
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 15163 Kali

Tepat pada 10 November 2017 lalu, Hari Pahlawan Nasional ke 72 tahun. Hampir semua daerah yang ada di Indonesia memperingatinya dengan berbagai cara, tidak terkecuali Di Kabupaten Dompu. Jika Pemda Dompu memperingatinya dengan cara menggelar upacara bendera, maka Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Dompu memperingatinya dengan cara yang berbeda. Yaitu dengan menggelar mimbar bebas dan membakar seribu lilin.

Kegiatan tersebut diisi dengan orasi ilmiah, pembacaan puisi tentang kepahlawanan yang disampaikan oleh anggota dan Kader PMII serta senior dan alumni. Dirangkaikan juga dengan mengheningkan cipta dan shalawat badar. Sebelum itu, PMII Dompu juga melakukan jiarah kubur di kompleks makan pahlawan Dompu. Disitu mereka melakukan doa bersama untuk para pahlawan.

Ketua Cabang PMII Dompu, Juhari., mengatakan, kegiatan yang digelarnya di Taman Kota Dompu itu, semata-mata untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang melawan para penjajah di negeri ini dengan merelakan jiwa dan raganya. Katanya, apa yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia saat ini merupakan  hasil perjuangan para pahlawan.

"Sebagai generasi muda penerus bangsa, kita harus memiliki jiwa patriotisme dan nasionalisme. Ini merupakan bentuk kecintaan kami terhadap para pahlawan yang telah berjuang melawan penjajah," ujarnya pada media ini.

 

Baca Juga :


Juhari mengatakan, pemuda-pemudi di Kabupaten Dompu harus menanamkan rasa patriotisme dalam menjawab kondisi daerah yang saat ini tengah dirundung masalah, seperti tidak akurnya pemerintah antara pihaknya eksekutif dan legislatif, kerusakan hutan, kesejahteraan yang tidak merata dan masalah baiknya.

 "Pahlawan kita tidak pernah memandang apapun dalam memperjuangkan bangsa, pada intinya pahlawan berjuang untuk memerdekan bangsa Indonesia. Kita bisa mencontoh pahlawan untuk melawan penjajah, terutama penjajah yang berada di tatanan pemerintah indonesia hari ini. Pemuda harus berada pada garis terdepan untuk negara dan daerah ini, kalau bukan sekarang dan kita, lalu siapa lagi ?," tandasnya. ()



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan