logoblog

Cari

Tutup Iklan

Akhirnya Punya Pahlawan

Akhirnya Punya Pahlawan

Akhirnya, Lombok Punya Pahlawan KM. Masbagik – Pahlawan adalah salah satu tokoh yang telah memberikan andil yang besar bagi bangsa dan

Opini/Artikel

KM Masbagik
Oleh KM Masbagik
10 November, 2017 09:09:40
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 4326 Kali

KM. Masbagik – Pahlawan adalah salah satu tokoh yang telah memberikan andil yang besar bagi bangsa dan negara. Lebih dari ratusan orang telah terdaftar sebagai pahlawan bangsa Indonesia. Namun masih ada juga beberapa orang yang sebenarnya layak menjadi pahlawan dan terdaftar sebagai pahlawan nasional Indoenesia. Namun tentu beberapa kriteria administrasi harus di penuhi terlebih dahulu sebelum ditetapkan oleh Pemerintah.

Nusa Tenggara Barat, khususnya di Pulau Lombok patut berbangga dan bersyukur karena telah ditetapkannya pahlawan nasional yang berasal dari Gubuq Bermi, Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Tak terkecuali Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengusulkan Tuan Guru Kyai Haji (TGKH) Muhammad Zainuddin Abdul Majid atau dikenal dengan nama Hamzanwadi untuk dinobatkan sebagai pahlawan nasional. Bukan hanya pemprov, para kelompok masyarakat, ormas Islam, para tokoh budaya, serta para tokoh etnis dan forum kerukunan beragama di NTB juga mendukung usulan tersebut.

TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid adalah salah satu pengembang gagasan nasionalisme religius untuk kemerdekaan bangsa Indonesia. Setelah menyelesaikan studinya selama 13 tahun di Madrasah Syalwatiyah, Arab Saudi, TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid membentuk organisasi modern berbasis religius, Nahdlatul Wathan (Kebangkitan Bangsa), pada 1934 di kampung halamannya, Lombok, NTB.

Untuk menelusuri jejak perjuangan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid, program studi pendidikan sejarah Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB, Pengurus Pusat Nahdlatul Wathan, dan program studi pendidikan sejarah Universitas Hamzanwadi NTB menyelenggarakan seminar nasional bertema “Menelusuri Perjuangan Tuan Guru KH Muhammad Zainuddin Abdul Majid untuk Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Penguatan Negara Kesatuan Republik Indonesia” pada 5 April 2017 di Gedung Dewi Sartika, UNJ, Jakarta Timur.

Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi mengatakan, ”Kontribusi sangat nyata baik dalam pra-kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan, maupun mengisi kemerdekaan.” Pada 1934 TGKH Zainuddin Abdul Majid membangun pesantren Al-Mujahidin, yang berarti para pejuang. Para santri disiapkan untuk menyerbu markas tentara NICA di Selong, Lombok Timur pada 1946.

“Pada waktu itu, TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid bersama beberapa pejuang mengatur strategi perang dan mengerahkan murid-murid serta adik kandungnya, yang pada waktu itu tewas dan kini dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Rinjani, Lombok Timur,” ujarnya.

Selain itu, kontribusi Hamzanwadi di bidang pendidikan dengan membangun akademi pendidikan pertama yang melahirkan guru di NTB pada 1964.

Sosoknya yang tidak pernah frontal dengan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat. Dalam pola kepemimpinannya selalu mencermati lalu menyesuaikan dengan apa yang ada di masyarakat sehingga menjadi sesuatu yang lebih beretika dan konstruktif. “Itu yang paling berharga. Kita tidak boleh mempertentangkan apa pun yang hidup di tengah masyarakat. Tugas pemimpin adalah mengarahkan semua potensi demi kemajuan bersama,” tuturnya.

 

Baca Juga :


Meskipun mayoritas penduduk NTB beragama Islam, penghayatan keagamaan tidak menciptakan ketegangan sosial. Hal ini disebabkan karena pola pendidikan ke-Islam-an yang di bangun TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid melalui Nahdlatul Wathan. “Nilai ke-Islam-an dengan ke-Indonesia-an tidak boleh di pisahkan. Kokohnya nilai kebangsaan di NTB berkat kontribusi dalam sistem pendidikan yang beliau bangun,” ucapnya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sambutannya mengatakan, dalam 60 tahun terakhir sudah 169 pahlawan nasional yang terdaftar. “Meski baru satu yang diusulkan dari NTB, saya yakin perjuangan rakyat NTB dan apa yang sudah dilakukan TGKH. Zainuddin tidak kurang di banding daerah lain,” ujarnya.  

Dan alhamdulilah tepat pada tanggal 9 Nopember 2017 dengan resmi dinyatakan TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sebagai pahlawan nasional bersama dengan tiga pahlawan nasional lainnya yang diterima oleh kedua putri beliau dan keluargannya di Istana Negara.

Semoga dengan telah resminya Datuq Maulana Syeikh sebagai pahlawan mampu menambah semangat kita untuk terus membela tanah air seperti dengan organisasi yang beliau buat yaitu Nahdlatul Wathan yang artinya Perkumpulan Kebangsaan atau organisasi yang sangat cinta akan negaranya. Salam toes dari kampung. Kami cinta TAI.

By_Andre D’Jails



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan