logoblog

Cari

Kesultanan Bima Ikuti FKN XI di Keraton Kasepuhan Cirebon

Kesultanan Bima Ikuti FKN XI di Keraton Kasepuhan Cirebon

KM LENGGE,- Sebanyak 60 orang  utusan dari Kesultanan Bima mengikuti Festival Keraton Nusantara XI (FKN XI) 2017 yang di gelar di

Opini/Artikel

KM LENGGE
Oleh KM LENGGE
19 September, 2017 11:03:12
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 29983 Kali

KM LENGGE,- Sebanyak 60 orang  utusan dari Kesultanan Bima mengikuti Festival Keraton Nusantara XI (FKN XI) 2017 yang di gelar di Keraton Kasepuhan Cirebon, tanggal 15 hingga19 September. Keikut sertaan Rombongan Kesultanan Bima merupakan media pelestarian budaya dan promosi pariwisata daerah.

Agenda FKN cirebon diawali dengan kirab prajurit keraton, pameran kerajinan, pameran naskah,pameran benda  pusaka, seminar budaya, dan gelar atau pentas kesenian. FKN cirebon adalah yang ke XI dan setiap FKN kesultanan Bima selalu ambil  bagian. FKN cirebon berlangsung mulai 15 sampai 19 september 2017 yang akan dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriyawan dan menurut rencana penutupan oleh Presiden RI Joko Widodo.

 

Malam kedua tanggal 17 September 2017, Tim kesenian Kesultanan Bima tampil memukau. Pagelaran kesenian Keraton nusantara itu digelar Di kpmpleks Goa Sinyaragih Kota Cirebon. Kesultanan Bima menampilkan prosesi Hanta UA PUA.

Diawal pementasan, ketika MC dari sampela mbojo memulai pembacaan Sinopsis, hujan rintik mulai turun. Dan ketika penampilan Tari sampari dan Buja kadanda, hujan pun turun deras. Namun penonton dan awak Media baik dari dalam dan luar negeri, tidak beranjak dari tempat duduknya. Sebenarnya panitia meminta untuk break, namun pimpinan rombongan Hj.Ferra Amalia  tetap memberi semangat kepada penabuh, dan penari serta seluruh pendukung prosesi untuk melanjutkan pementasan.

 

Baca Juga :


Penonton tertap setia menyaksikan aksi aksi heroik yang diiringi tabuhan gendang dan serunai serta Silu. Ribuan penonton tetap merekam penampilan itu dengan kamera masing masing. Demikian pula para awak media. Mereka membungkus kamera dengan plastik demi mebgabadikan setiap atraksi yang  dimainkan tim kesultanan Bima.

Ketika prosesi Hanta UA PUA dimulai, hujan mulai agak reda. Publik kembali terpukau ketika aksi heroik dan pekikan "Allahu Akbar : dari Rato Renda dan Kalila ketika menghadap Jena Teke Kesultanan Bima Muhammad Putera Ferryandi. Lalu disusul penghulu melayu dan usungan Bunga Dolu serta penari soka,penari lenggo dan pasukan Suba.

Pentas diakhiri dengan pembagian Bunga Dolu kepada penonton oleh keluarga dan kerabat kesultanan Bima. Selanjutnya dilakukan pengenalan Putra Mahkota dan keluarga kesultanan Bima dan riwayat perjuangan Sultan Bima ke 3 Nuruddin Abubakar Ali Syah di Cirebon.(HP Bima) Efan



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan