logoblog

Cari

Upacara Bendera, Kejadian Tak Terduga, dan Persamaannya dengan Pertanyaan Kapan Nikah

Upacara Bendera, Kejadian Tak Terduga, dan Persamaannya dengan Pertanyaan Kapan Nikah

Apa yang menarik dari upacara bendera? Petanyaan tersebut memang sifatnya sangat subjectif. Kita tidak bisa menarik kesimpulan bahwa tidak ada yang

Opini/Artikel

Novita Hidayani
Oleh Novita Hidayani
29 Agustus, 2017 14:01:46
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 13326 Kali

Apa yang menarik dari upacara bendera? Petanyaan tersebut memang sifatnya sangat subjectif. Kita tidak bisa menarik kesimpulan bahwa tidak ada yang menarik dari upacara bendera, hanya karena kita merasa lelah berdiri berpanas-panasan sebagai peserta upacara. 

Bisa jadi, tidak sedikit  orang yang justru  malah menanti-nanti saat itu. Petugas upacara misalnya, yang telah berlatih dengan keras agar bisa menjalankan formasi sedemikian rupa sehingga pada saat upacara bisa menunjukan penampilan terbaik mereka. Atau bisa saja seorang kepala di lembaga tertentu yang ingin menyampaikan sesuatu kepada jajarannya yang hanya bisa disampaikan pada saat menjadi inspektur upacara.

Dilain kasus yang sangat sederhana, seorang siswi yang senang upacara hanya karena ingin melihat kakak kelas yang ditaksir pastilah upacara bendera menjadi ritual yang berarti baginya. Yang intinya, motif pribadi pesertanya mengambil peran yang sangat penting dalam menentukan menarik atau tidak menariknya upacara. Tentu saja ini diluar dari tujuan dan maksud yang sebenarnya dari upacara bendera itu sendiri.

Meski begitu, peristiwa-peristiwa  tidak terduga juga bisa saja terjadi yang mempengaruhi menarik atau tidaknya upacara bendera. Dimana yang tadinya tidak menarik menjadi menarik, dan sebaliknya. Seperti yang terjadi pagi tadi (28/8) saat saya menghadiri upacara bendera untuk yang pertama kalinya di kantor Diskominfotik Provinsi NTB sebagai karyawan baru. Saya termasuk yang tidak begitu menikmati upacara bendera, sampai diakhir upacara pak Tri Budi Prayitno selaku Kadis menyampaikan komentarnya tentang kantor DPR yang terlihat sangat jarang melakukan upacara bendera. “Kita tidak boleh iri ya dengan mereka.” Pesannya.

Sentilan pak Kabid ini membuat upacara bendera pagi tadi menjadi menarik bagi saya. Karena saya jadi memikirkan kenapa kantor DPR yang berdiri megah itu, kantornya para wakil rakyat, tidak melakukan upacara rutin layaknya kantor-kantor dibawah naungan pemerintah lainnya. Bukankah mereka digaji agar mengabdi untuk rakyat dan Negara? Lebih jauh lagi, saya jadi ingin tahu apa saja yang dikerjakan oleh mereka yang konon memiliki gaji yang banyak itu.

 

Baca Juga :


Menarik kesimpulan dari pertanyaan apa yang menarik dari upacara bendera dan kejadian menarik tadi pagi, saya menemukan persamaan antara upacara bendera dengan pertanyaan kapan nikah yang seringkali diajukan kepada anak muda seumuran saya.  Sebagaimana upacara bendera yang menarik atau tidaknya tergantung dari motif pribadi pesertanya, pertanyaan kapan nikah juga begitu. Pertanyaan itu tergantung dari motif pribadi penanyanya. Ada yang benar-benar ingin tahu kapan menikah, ada yang sekedar basa-basi karena tidak memiliki topik lain yang lebih menarik untuk ditanyakan, ada juga yang iseng menggoda, dan berbagai motif lainnya.

Jadi apa motif anda?



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan