logoblog

Cari

Tutup Iklan

Misi Penting Membangun Citra Pariwisata Lobar

Misi Penting Membangun Citra Pariwisata Lobar

Oleh: Lalu Pangkat Ali (Pranata Humas Pelaksana Lanjutan Pemkab.Lombok Barat) Kabupaten Lombok Barat (Lobar), memiliki potensi yang cukup besar di sektor pariwisata.

Opini/Artikel

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
24 April, 2017 18:40:00
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 10222 Kali

Kabupaten Lombok Barat (Lobar), memiliki potensi yang cukup besar di sektor pariwisata. Namun bila melihat potensi tersebut, berbagai permasalahan memang sering dihadapi. Di tengah derasnya persaingan misalnya. Dalam menormalisasikan permasalahan tersebut, ada empat misi yang mesti diwujudkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pariwisata antara lain:

Misi pertama, membangun citra pariwisata yang baik. Ini artinya, bagaimana membangun image (anggapan) yang baik. Hal ini tidak saja menyangkut bagaimana menumbuhkan kesan indah dan nyaman, namun sekaligus bagaimana wisatawan bisa merasa aman tinggal di Lobar. Upaya menciptakan image atau anggapan yang baik, berarti menumbuhkan niat wisatawan bersangkutan untuk berwisata ke daerah sasarannya.

Misi kedua, peningkatan kwalitas SDM. Di tengah persaingan dunia pariwisata, Dinas Pariwisata Lobar terus berupaya melakukan peningkatan kwalitas para pelaku pariwisata. Apakah itu seniman, budayawan, guide, pengusaha pariwisata serta masyarakat luas. Sebaga bukti nyata, perlu dilakukan upaya bimbingan tehnis serta kerjasama dengan asosiasi-asosiasi pariwisata secara berkesinambungan.

Misi ketiga, memanfaatkan dan mengelola keindahan alam.  Pengembangan pariwisata Lobar, harus berangkat dari poptensi utamanya yakni, keindahan alam serta letaknya yang strategis. Dengan demikian, daerah yang bermotto Patut Patuh Patju ini akan memanfaatkan secara maksimal potensi tersebut sebagai daya tarik yang prima dengan melakukan penataan obyek-obyek wisata alam maupun daya tarik wisata yang lain.

Hal tersebut di atas, bukan sekedar sebuah ilusi yang tidak beralasan, atau sikap mengada-ada. Terbukti, dua tahun terakhir, kunjungan wisatawan yang datang ke Lobar terus meningkat jumlahnya. Potensi obyek wisata yang dimiliki terpusat pada obyek Senggigi. Trio Gili di Sekotong (Gili Nanggu, Tangkong dan Sudak), Bangko-Bangko, Pelangan, Narmada, Cemare dan banyak potensi lokasi wisata lain yang cukup menjanjikan. Bahkan daerah Lobar akan menghelat kegiatan bertaraf internasdional; WOW Mekaki Marathon 2017. Rencananya kegiatan ini akan digerlar di peghujung April 2017.

Dari data yang dikemas Dinas Pariwisata Lobar tahun 2016, jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 582.900 orang. Mereka trdiri dari wisatawan nusantara (wisnu) sebanyak 403.200 orang. Wisatawan mancanegara (wisman) 179.700 orang. Angka ini meningkat 24,5 % (114.789 orang) dari 468.100 orang tahun 2015.

Sementara itu, keunggulan potensi alam Lobar, telah diakui oleh dunia. Hal ini dibuktikan juga dengan adanya program pembangunan ekowisata yang berbasis masyarakat. Dari program tersebut, diperoleh hasil berupa penghargaan terhormat melalui World Lagecy Award (WLA) yang diterima langsung oleh Drs.Tjok Sutendra Ray, mantan kepala Dinas Pariwisata Lobar.

 

Baca Juga :


Dari penerimaan penghargaan tersebut, Dinas Pariwisata Lobar semakin optimis. Hal itu sangat berdampak positif bagi peningkatan jumlah kunjungan wisman yang berkunjung ke wilayah Lobar. Ini diperkuat dengan hadirnya sejumlah media; CNN dan Washington Post yang meliput kegiatan penyerahan penghargaan WLA. Tahun 2016-2017 promosi yang dilakukan Lobar melalui berbagai even. Diantaranya adalah, Duta Wisata Putri Indonesia, Lebaran Topat, Perang Topat, Festival Pesona Senggigi, Pengembangan Observatorium Pembangunan Patiwisata Berkelanjutan (STO) dan Wisata On The Spot (HPI Sesaot).           

Misi ke empat atau yang terakhir adalah, pembinaan seni dan budaya. Seni dan budaya juga merupakan atraksi yang menarik bagi wisatawan. Karenanya, kontribusi seni dan budaya dalam pengembangan pariwisata tidak bisa dipandang sebelah mata. Potensi ini cukup menjanjikan dalam menambah waktu tinggal (lenght of stay) wisatawan bersangkutan. Salah satu solusinya dengan menggelar even-even seni budaya berkelas nasional dan internasional. Semisal, Festival Pesona Senggigi (dulu Festival senggigi) yang merupakan calender of event tiap tahun. Demikian juga dengan pagelaran-pagelaran budaya seperti Perang Topat dan Lebaran Topat.

Pengembangan seni dan budaya, memang tidak terlepas dari upaya pengelolaan pariwisata. Pemkab sendiri, berupaya agar mencari lahan bagi kelompok-kelompok kesenian yang ada, agar bisa tetap tumbuh dan berkembang. Untuk mewujudkan hal ini, setiap wilayah kecamatan sudah memiliki sanggar seni dan budaya masing-masing. Dari sanggar inilah, mereka bisa tampil secara bergantian sesuai schedul yang ada. Selain itu, mereka bisa mempromosikan kebolehan seni dan budaya masing-masing kecamatan. Yang lebih penting adalah, secara komersial mereka bisa mendapatkan hasil dari sisi pinansial.

Sekarang, pengembangan potensi seni dan budaya kecamatan tidak lagi sifatnya lokal. Tetapi lebih luat setingkat kabupaten, karena sejatinya Lobar sudah membangun sebuah gedung Seni dan Budaya. Tempatnya cukup strategis di kota Narmada, tidak jauh dari Taman Narmada yang dikenal wisata budaya dan wisata mitosnya; Air Awet Muda. 

Dengan mewujudkan empat misi tersebut, tidak serta merta Dinas Pariwisata akan bekerja sendiri, melainkan diharapkan keterlibatan semua pihak dengan komitmen yang jelas bahwa, menempatkan sektor pariwisata sebagai andalan dalam merekrut PAD. Dengan demikian, pelaksanaan pembangunan di daerah ini dapat berjalan secara berkesinambungan. Semoga! [Oleh: Lalu Pangkat Ali - Pranata Humas Pelaksana Lanjutan Pemkab.Lombok Barat] - 05



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan