logoblog

Cari

Bima Berzakat Magrib Mengaji

Bima Berzakat Magrib Mengaji

KM TNC. (Catatan Damar Damuji Dosen STKIP Taman Siswa Bima). Sungguh sebuah slogan yang amat mulia. Saya belum pernah melihat slogan

Opini/Artikel

KM. Tembe Nggoli
Oleh KM. Tembe Nggoli
15 Januari, 2017 07:59:49
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 21222 Kali

KM TNC. (Catatan Damar Damuji Dosen STKIP Taman Siswa Bima). Sungguh sebuah slogan yang amat mulia. Saya belum pernah melihat slogan yang sebagus ini dan betapa hebatnya orang yang menggagasnya. Ketika pertama kali saya melihat slogan ini pada sebuah spanduk yang dipajang di tengah Kota Bima, saya terkagum-kagum dan tak habis kata-kata untuk mengapresiasinya. Saya bayangkan apa yang ada dalam pikiran penggagasnya.

Bima Berzakat; Jika Masyarakat kota ini taat berzakat maka warga kota ini akan sejahtera; kesenjangan ekonomi masyarakatnya akan dapat diminimalisir bahkan dapat terwujud sebuah tatanan seperti pada masa Khalifah UMAR BIN ABDUL AZIZ, dimana orang miskin tidak mudah lagi ditemukan sebagai penerima zakat. Warga masyarakatnya begitu harmonis, akur dan tanpa kecemburuan sosial. Angka kriminalitas seperti mencuri dan kekerasan perlahan akan berkurang seiring banyaknya orang kaya yang dermawan dan peduli terhadap sesama.

Magrib Mengaji; Anak-anak dan remaja tak lagi melakukan balapan liar, begadang dan menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tak bermanfaat. Di setiap pojok Kota Bima kita mendengarkan gema lantunan ayat suci Al-Quran yang menenangkan jiwa sembari mengingat akan kebesaranNYA.

Anak-anak yang memiliki basis kemampuan mengaji tidak mudah terjerumus dalam kriminalitas karena kuatnya perisai Al-Quran dan Sholat dalam jiwanya; Janji Allah itu pasti Benar bahwa Al Quran itu sumber Hidayah dan pedoman hidup pada jalan kebenaran dan keselamatan. Sholah adalah pencegah perbuatan keji dan mungkar. Hanya mereka yang tidak sholatlah yang mudah melalukan perbuatan keji dan mungkar. Sebaliknya, Anak-anak dan remaja yang tidak bisa mengaji maka sholatnya tak mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar.

Betapa hebatnya Kota Bima jika di tengah kotanya ada Zakat Center dan dibangun pusat belajar mengaji di setiap Kelurahan/Kecamatan. Amil Zakat diseleksi orang-orang yang amanah, profesional dan muda. Untuk menjadi guru NGAJI kita pilih para Qori terbaik dan digaji sesuai UMR atau UMK...

 

Baca Juga :


Tak sempat merasakan implementasi “Bima Berzakat Magrib Mengaji”, muncul slogan baru “Kota Bima Berteman” dan selang beberapa bulan muncul lagi slogan terbaru “Kota Tepian Air”. Semua slogan belum ada yang terrealisasi; benar-benar na’as, Keindahan dan kenyamanan kota tak dapat diraih; Bencana banjir dan kesusahan tak dapat ditolak. Akhirnya menjadi KOTA TEPIAN BENCANA BANJIR.

kota tepian banjirApakah Tuhan marah terhadap perubahan slogan yang awalnya amat mulia dan riligius MENJADI slogan yang amat sekuler? Rasulullah bersabda: Sholat, berzakat dan kebajikan akan mencegah dan menghalau bencana yang akan menimpa manusia. Allah SWT berfirman dalam QS At- Taubah ayat 35: ‘Inilah Harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri (tidak berzakat), maka RASAKANLAH sekarang akibatnya’

Rupanya, Kita lebih suka Slogan yang mengagungkan Dunia semata daripada slogan yang mengagungkan keselamatan dunia akhirat. Kita berimajinasi bagaimana kota Bima menjadi sebuah kota seperti VENESIA, Amsterdam, Panama City, Stockholm, BRUGES, dan SUZHOU yang indah tapi KERING SPIRITUALITAS. Kita meninggalkan slogan yang amat mulia dan riligius demi hasrat duniawi kita.. MASIHKAH kita bertahan dengan Slogan SEKULER ini atau kita tercerabut dari nilai dan identidas budaya Islami DOU MBOJO? Wallahua’lam.. [] - 01



 
KM. Tembe Nggoli

KM. Tembe Nggoli

Tembe Nggoli Community (TNC) Anggota Alamsyah (alamsyah_km@yahoo.com) Hp. 081237986726/ akun pribadi (Alamsyah) Facebook : Alamsyah KM/ twitter : @AlamsyahCS Alamat : Jl Sawo Kel Rabangodu Utara Kec Raba Kota Bima - NTB

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan