logoblog

Cari

Tutup Iklan

Fitnah itu Memang Kejam

Fitnah itu Memang Kejam

Pepatah mengatakan fitnah itu lebih kejam dari pada pembunuhan. Iyya, tapi saya pun juga mengatakan fitnah itu lebih kejam dari ibu

Opini/Artikel

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
20 Desember, 2016 18:53:09
Opini/Artikel
Komentar: 1
Dibaca: 8436 Kali

Pepatah mengatakan fitnah itu lebih kejam dari pada pembunhan. Iyya, tapi kalau menyaksikan beberapa kisah memilukan dari kekejaman Ibu Tiri,  saya pun juga mengatakan fitnah itu lebih kejam dari ibu tiri.

Kisah-kisah tentang ibu tiri pada anak masih dapat ditoleransi oleh kehadiran sang suami. Tapi ketika fitnah itu berbicara sungguh luar biasa kejamnya. Keluarbiasaannya adalah karena dapat menghancurkan kehidupan orang yang difitnah.

Ada banyak hal yang dapat menimbulkan fitnah dari seseorang kepada seseorang. Pertama adalah kecemburuan sosial, persaingan, kebencian pada seseorang, karakter seseorang, dan lain sebagainya.

Keberhasilan seseorang dalam menempuh rumah tangga yang sejahtera, kesuksesan seseorang dalam suatu organisasi atau jabatan, prestasi di dalam kelas atau prestasi lain dapat membuat orang cemburu sosial. Munculnya cemburu sosial pada seseorang dapat merubah pikiran untuk berbuat jahat. Salah satunya adalah dengan melakukan fitnah pada orang yang dicemburui.

Dalam persaingan, kecemburuan sosial  pun sering muncul. Entah itu dalam persaingan politik, meraih prestasi, perdagangan, pembagian warisan, perebutan harta karung dan lain sebaginya . Mereka masing-masing berusaha untuk meraih kemenangan, keuntungan, atau keberhasilan; namun terkadang melibatkan taktik yang dapat menjatuhkan orang lain dengan berbagai cara tertentu.

Lebih ekstremnya jikalau dalam persaingan itu seseorang atau kelompok melakukan fitnah pada saingannya sehingga hilanglah harga diri dan kepercayaan bagi  orang yang difitnah, sehingga terjatuhlah dia ke lembah jurang yang dalam.

Ada beberapa orang yang memiliki karakter yang jahat. Entah itu terjadi secara genetik atau secara empirisme (pengaruh lingkungan). Biasanya karakter seperti ini diwarnai oleh ucapan–ucapan yang penuh dengan kebohongan.

Hati-hati menghadapi orang-orang yang memiliki karakter seperti ini. Terkadang kita baik dia menghianat, terkadang kita menolong dirinya namun dibelakang dia menjelek-jelekkan. Intinya ucapannya penuh dengan suatu kebohongan belaka atau fitnah.

 

Baca Juga :


Ketika seseorang difitnah oleh pihak tak bertanggung jawab,  maka orang itu tentu akan kehilangan kewibawaan lagi bahkan namanya tercoreng di depan orang-orang. Bagi orang yang mendengar fitnah itu, terkadang pun ia akan mengembangkan dengan gaya bahasa sendiri dan menyebarluaskan ke berbagai orang.  Apa yang terjadi, orang yang telah difitnah itu dapat dimusuhi oleh semua orang bahkan dikucilkan.

Fitnah itu sangat kejam. Ketika fitnah beraksi, keluarga pun akan memusuhi sehingga terjadi kehancuran rumah tangga. Bagi seorang penyanyi, pedagang, penulis, dan sebagainya akan selalu mengalami kegagalan. Bagi seorang pejabat yang terkena fitnah, ia pun akan terjatuh dari jabatannya.

Demikian pula seorang guru atau dosen yang terkena fitnah, ia pun akan diberhentikan dari dari profesinya sebagai guru atau dosen. Ironisnya, kemana pun ia akan berada , ia selalu dipandang hina oleh orang-orang. Akhirnya ketika ia akan berusaha bangkit dalam kehidupan yang aman dan nyaman, ia pun akan mengalami kesulitan.

Iyya, karena orang-orang yang menyebar fitnah itu mampu meyakinkan orang-orang kalau apa yang dibicarakan itu adalah seolah-olah dalam kenyataan. Itulah hebatnya fitnah yang dapat mempengaruhi orang-orang untuk memusuhi satu orang.  Sebuah pepatah, ‘satu musuh terlalu banyak’.

Tapi ingat, Tuhan itu ada. Tuhan itu Maha melihat dan Maha mengetahui. Doa orang-orang yang dianiaya akan lebih makbul. Hukuman bagi orang-orang yang suka melakukan fitnah, menjelek-jelekkan orang, merendahkan martabat orang itu akan mendapat balasan yang jauh lebih tajam daripada fitnah yang telah dilakukan. () -03



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085337771699, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    21 Desember, 2016

    fitnah lebih kejam dari ibu tiri


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan