logoblog

Cari

Tutup Iklan

Terima Kasih Bung Karno

Terima Kasih Bung Karno

KM TNC. Engkau telah mengajarkan kami tentang kehidupan dan perjuangan; Demi kehidupan dan perjuangan kau menikahi janda sebagai fondasi dan modal

Opini/Artikel

KIM. Tembe Nggoli
Oleh KIM. Tembe Nggoli
10 Desember, 2016 09:55:04
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 8437 Kali

KM TNC. Engkau telah mengajarkan kami tentang kehidupan dan perjuangan; Demi kehidupan dan perjuangan kau menikahi janda sebagai fondasi dan modal awal perjuanganmu; Ternyata kemauan dan gagasan saja tidaklah cukup, TETAPI dibutuhkan fondasi ekonomi sebagai modal perjuangan. Demi kehidupan dan perjuangan engkau rela dipenjara, diancam, disiksa, dibuang di tempat terasing yang MEMATIKAN, dan bahkan RELA mengorbakan segala kenyamanan masa mudamu.

Engkau berjuang sekuat tenaga demi tegaknya keadilan, kebenaran, kesejahteraan dan kemerdekaan. Kami sangat mahfum, bahwa Engkau sangat benci ketidakadilan, engkau sangat benci terhadap tidak tegaknya kebenaran, Engkau sangat benci kemiskinan dan kebodohan, serta engkau sangat benci pada belenggu dan keterpasungan. Inilah makna kehidupan dan perjuangan yang engkau ajarkan kepada setiap generasi.

Kami sangat malu padamu, karena kami membiarkan ketidakadilan dimana-mana, karena kami tidak mampu menegakkan kebenaran, karena kami tidak mampu mensejahterakan sesama, dan karena kami membiarkan sumber daya strategis bangsa di tangan mereka yang tidak tepat alias serakah, dan karena kami mendahulukan kepentingan pribadi dan kelompok daripada kepentingan publik.

KETIKA ada anggaran program atau kegiatan, kami sangat tertutup alias tidak mau transparan dan juga kami tidak mau menjalankannya sesuai prosedur. Kami sebenarnya sudah tahu kalau melanggar prosedur program adalah dosa, tetapi karena budaya kerja kami yang terbiasa pungli, bohong dan korupsi maka kami mengatur ulang atau merekayasanya sesuai keinginan kami. Pos-pos anggaran yang sudah diatur sedemikian rupa, kami mengotak-atiknya tanpa dosa, dengan alasan ini itu kami rubah tanpa sepengetahuan orang lain.

Kalau kami boleh jujur; bahwa kesalahan terbesar kami, kenapa bangsa ini tak maju-maju? Karena kami tidak transparan dan suka melanggar aturan atau prosedur. Guru-guru Sekolah Dasar itu kecewa karena kepala sekolahnya mengelola DANA BOS secara tidak Transparan dan tidak pernah menjelaskan prosedurnya. Konon, Demi Dana Bos, seseorang rela menghabiskan puluhan juta untuk mendapatkan jabatan kepala sekolah.

 

Baca Juga :


Teman-Teman, TERNYATA ukuran hebatnya kepala sekolah itu kata Prof Imam Suprayogo adalah ketika dia mengelola anggaran atau dana bos itu dengan transparan atau mau secara terbuka menjelaskan secara detail jumlah anggarannya, pengeluarannya dan sisa anggarannya dimusyawarakan penggunaannya untuk apa dan bagaimana. Jika ada yang salah mohon dikoreksi. Semoga bermanfaat. Amin.

Catatan Damar Damhuji (Dosen STKIP Taman Siswa Bima) -03



 
KIM. Tembe Nggoli

KIM. Tembe Nggoli

Tembe Nggoli Community (TNC) Anggota Alamsyah (alamsyah_km@yahoo.com) Hp. 081237986726/ akun pribadi (Alamsyah) Facebook : Alamsyah KM/ twitter : @AlamsyahCS Alamat : Jl Sawo Kel Rabangodu Utara Kec Raba Kota Bima - NTB

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan