logoblog

Cari

Tutup Iklan

Terperangkap Technology

Terperangkap Technology

Terperangkap Tecnology Seiring dengan kemajuan perkembangan zaman, maka kemajuan technology pun tidak dapat dihindari. Seluruh belahan dunia, dari berbagai penjuru Negara &

Opini/Artikel

Demunk Obok
Oleh Demunk Obok
07 Desember, 2016 04:23:03
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 5706 Kali

Terperangkap Tecnology Seiring dengan kemajuan perkembangan zaman, maka kemajuan technology pun tidak dapat dihindari. Seluruh belahan dunia, dari berbagai penjuru Negara & bangsa saling berpacu bersaing mempertontonkan kecanggihan technologynya. Tidak ada satupun kelompok baik suku, agama maupun negara yang mau tertinggal dalam memperlihatkan kemampuannya menciptakan technology kekinian yang lebih modern. Dan semua kelompok-kelompok itu ingin duduk sejajar dengan kelompok lainnya, tanpa terkeceuali Indonesia ikut pula berkompetisi untuk bisa setara mempertunjukan kehebatannya dalam dunia modern yaitu yang disebut dengan technology. Kemajuan technology itu telah membuat manusia bersaing dalam segala hal dengan alat yang dimilikinya baik politik, social, pendidikan, ekonomi dan lain sebagainya. Namun sungguh sangat disayangkan begitu banyak orang yang terjebak dalam kemajuan itu sehingga terjadilah persaingan yang tidak sehat, dimana banyak di antara individu maupun kelompok manusia yang terperangkap oleh kecanggihan technology yang dimilikinya. Misalnya, dibeberapa belahan dunia banyak orang yang menyalah gunakan technology untuk saling membantai, menindas & membunuh, dimana semua itu tercermin dari banyaknya keributan atau pertikaian diberbagai belahan dunia ini dengan mempergunakan technology seperti halnya bom serta senjata-senjata lainnya. Dan tidak mau kalah pula Indonesia pun mengalami kejadian serupa, dimana semenjak demokrasi dikobarkan begitu banyak pengeboman yang terjadi baik dengan cara bom bunuh diri atau dengan cara lainnya. Contohnya bisa dilihat dalam beberapa tahun terakhir ini begitu banyak kejadian yang menggunakan kemajuan technology baik bom bali maupun yang lainnya serta rata-rata semua pengeboman itu terjadi oleh karena gara-gara alasan sepele yaitu hanya sekedar perbedaan saja. Tidak hanya sampai disitu saja, perjalanan demokrasi Indonesia yang mengarah pada semakin liberal yang tidak jelas tempat bersandarnya, semakin membuat banyak orang semakin kacau memainkan technologynya. Perjalanan dinamika demokrasi yang telah membuat bangsa Indonesia membawa pergeseran politik yang terlalu jauh pada arah liberalisasi. Sehingga liberalisasi yang dihadapi itu telah membuat banyak orang untuk saling bermusuhan terhadap sesama bangsanya, liberalisasi itu pula telah banyak menjauhkan orang dari perilaku & perkataan yang tidak memandang benar atau salah. Hal itu membuat betapa tidak pentingnya & tidak ada lagi yang benar itu benar serta yang salah itu salah, tetapi yang terpenting berapa banyak yang akan percaya & bisa menjadi pengikutnya. Oleh karena hal itu menjadikan banyak orang menempuh jalan pintas, jalan yang paling ampuh & strategis untuk mencapai tujuannya maka dengan sengaja ia menciptakan permusuhan dengan memanfaatkan kecanggihan technology media social ataau dunia maya. Media sosial yang terus menggerus banyak orang telah membuat terjadinya penyebaran informasi dengan begitu cepat, dan apalagi banyak di antara orang-orang yang tidak mau tahu salah ataupun benarnya informasi tersebut. Keadaan itu membuat semuanya semakin kacau balau, dari informasi yang tidak disaring itu membuat orang-orang yang memiliki kepentingan ingin memecah belah persatuan & kesatuan bangsa ini dengan semakin leluasa membuat fitnah-fitnah yang mengakibatkan terjadinya permusuhan antar sesama penduduk bangsa Indonesia. Padahal keberadaan media social semestinya dapat membantu mempermudah bertukar kabar & informasi yang bisa mendatangkan kebaikan tetapi mereka (pemecah belah bangsa) dengan begitu mudah memfitnah dengan menyebarkan kabar atau berita bohongan dengan hanya mengedit serta membuat sesuatu yang tidak benar sebagaimana asli adanya. Sehingga apa yang terjadi itu membuat kita melihat serta mendengar begitu banyaknya permusuhan, fitnah, caci maki, bullyan dan lain sebagainya antar sesama penduduk bangsa yang tidak bisa dipertanggung jawabkan & mengakibatkan perpecahan. Akhir kata, marilah kita sama-sama menjaga persatuan & kesatuan bangsa kita tercinta bangsa Indonesia tanpa harus ada permusuhan dengan saling memprovokasi, memfitnah, mencaci maki, membully & menyebarkan informasi-informasi bohong yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Jika kita cinta bangsa ini, tanah air & Negara ini maka kita akan meninggalkan semua hal itu, hal yang telah membuat kita kehilangan nilai-nilai kemanusiaan, kebangsaan & keagamaan. Dan maka sungguh tidak ada satupun suku, agama serta bangsa manapun didunia ini yang membenarkan & mengajarkan keburukan dengan melakukan kebohongan, fitnah, caci maki, membully ataupun sebagainya yang mengakibatkan permusuhan dan perpercahan terhadap sesama. Jaga Kelakuan, Jaga Mulut, Jaga Tangan (Jaga Media Sosial & Dunia Mayamu) & Jaga NKRI. NKRI Harga Mati

 

Baca Juga :




 
Demunk Obok

Demunk Obok

Kebenaran itu sudah sangat samar kecuali bagi mereka yang bisa menguasai media dan menggiring opinilah yang memiliki kebenaran

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan