logoblog

Cari

Tutup Iklan

Terus Menonton, Kapankah Kita Ditonton?!

Terus Menonton, Kapankah Kita Ditonton?!

LOMBOK EPICENTRUM MALL menghadirkan XXI dan LOMBOK CITY CENTER menyuguhkan CINEMAX. Tak ayal Film Film Nasional dari Luar Daerah dan Luar

Opini/Artikel

Fahrudin Ali Hairi
Oleh Fahrudin Ali Hairi
29 November, 2016 20:04:47
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 6564 Kali

LOMBOK EPICENTRUM MALL menghadirkan XXI dan LOMBOK CITY CENTER menyuguhkan CINEMAX. Tak ayal Film Film Nasional dari Luar Daerah dan Luar Negeri menyerbu dan membanjiri ruang dan panggung tontonan Daerah Kita. Masyarakat Pecinta dan penikmat Film, khususnya kalangan Anak Muda Lombok telah dimanjankan dengan kemajuan dan kecanggihan Teknologi Hiburan masa kini, dengan gengsi tersendiri yang berkelas. Nama Lombok pun makin banyak menghiasi dan bersanding dengan berbagai nama Produk, Venue serta Pusat Pusat Perbelanjaan yang ada. LOMBOK, LOMBOK dan LOMBOK!! Seakan jualan Merek Lombok!? Namun, mungkin jauh di lubuk hati sebagian kita bertanya, apakah Lombok sekedar Objek Jualankah, atau sekedar dijadikan “meja” dan “lapak” tempat” digelarnya berbagai produk dari luar daerah dan negeri untuk dijajakan?! Sebuah realitas yang kita saksikan saat ini adalah kita sebagai tuan rumah telah makin mengukuhkan posisi diri kita sebagai konsumen. Kita lebih jelas dan lebih kuat lagi memposisikan diri sebagai Masyarakat Penikmat Hiburan.

                Sampai kapankah kita akan terus menjadi “Penonton Setia”? Kapankah kita sendiri bisa menjadi “Aktor Utama” di Pangung Panggung Hiburan dan Layar Tontonan milik kita sendiri? Kapankah Hasil Karya Kreatif dan Produksi Karya Putra-Putri Daerah bisa bersaing dengan “Suguhan Dagangan” dari Luar, atau setidaknya bisa ikut ramai menghiasi “Lapak Lapak Dagangan” atau Panggung Hiburan yang ada? Semua pertanyaan ini mungkinkah sudah terpatri di dalam hati dan fikiran dari sebagian kita?

                Saya sebagai penulis membayangkan seandainya karya karya kreatif Putra dan Putri Daerah sudah bisa ikut meramaikan dan bahkan bisa bersaing dengan suguhan tontonan dari luar. Lalu Karya Kreatif kita, khususnya film film local Lombok yang merupakan hasil karya ‘Film Maker’ kita sendiri bisa ditonton dan dinikmati oleh Warga Masyarakat sebagai “Tuntunan Budaya” dan hiburan segar yang memperkuat identitas diri. KAPANKAH KITA BISA DITONTON? AKANKAH SETERUSNYA KITA MENONTON DAN MENONTON di Panggung dan Layar kita sendiri?

 

Baca Juga :




 
Fahrudin Ali Hairi

Fahrudin Ali Hairi

Saya Fahrudin Ali Hairi asal Dusun Bingkok, Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang. Saya seorang pekerja film yang ingin belejar menulis untuk melatih kepekaan dan kepedulian pada keadaan sekitar.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan