logoblog

Cari

Kalian Tidak Jujur

Kalian Tidak Jujur

  Dalam menjalani hidup dan kehidupan kita sangat di tuntut untuk berbuat baik dan berbuat benar karna kalau tidak akan mengakibatkan problematika

Opini/Artikel

abenk rakatesa
Oleh abenk rakatesa
22 Agustus, 2015 18:43:14
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 18841 Kali

Dalam menjalani hidup dan kehidupan kita sangat di tuntut untuk berbuat baik dan berbuat benar karna kalau tidak akan mengakibatkan problematika hidup yang dirasakan oleh setiap manusia itu sendiri maupun manusia yang lain karna setiap tindakan benar kita akan berkorelasi dengan orang lain  begitupun perbuatan buruk kita.

Eksistensi kehidupan kita sangat diharapkan untuk menjadi pribadi yang jujur dan menepati janji, sama seperti orang yang melakukan kegiatan bisnis, mayoritas bebisnis sangat diharapkan kepada patnernya untuk saling berkata jujur dan berbuat jujur dalam memasarkan produknya, akibatnya apabila sudah tidak ada orang yang saling mempercayai maka pelaku bisnis cenderung akan melakukan perjanjian secara tertulis sebagai bukti outentik sehingga kedua belah pihak harus tunduk dan taat terhadap perjanjian secara tertulis yang telah disepakati bersama, itu adalah tindakan progresif yang mau tidak mau dan suka tidak suka apabila partner bisnis sudah tidak lagi saling mempercayai antara satu dengan yang lainnya.

Begitupun terkait dengan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam kehidupan bermasyarakat pula sangat dituntut dan sangat diharapkan oleh seluruh warga masyarakat untuk saling berkata jujur dan berbuat benar agar menumbuhkan rasa mempercayai antara warga yang satu dengan warga yang lain, Ketika suatu masyarakat sudah tidak lagi ada secara mayoritas masayarakat yang saling berkata jujur dan berbuat benar maka akan timbul pemikiran keraguan sesuatu terhadap masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain sehingga akan melahirkan sintesis sebagai solusi terbaik dalam menjalani hidup bermasyarakat itu sendiri dengan berbagai macam konstruksi kesepakan yang akan menjamin seseorang ataupun sekelompok orang dalam merealisasikan apa yang menjadi keinginan bersama atau cita-cita bersama dalam menjalani hidup dan kehidupan agar kehidupan dapat kita raih sesuai dengan keinginan bersama. Nah kesepakatan bersama itu muncul berbagai bentuk seperti ketika ada seorang masyarakat atau sekelompok orang melakukan kejahatan atau pelanggaran norma agama sering kali, maka akan dibentuk kelompok pemerhati agama begitupun ketika terjadi permasalahan – permasalahan yang lain maka untuk meminimalisir dan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut akan dibangun atau di bentuk satu kelompok yang akan melakukan pekerjaan itu.

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara juga sangat dibutuhkan orang –orang yang jujur dan berbuat baik, baik itu dia sebagai masyarakat biasa, guru, pegawai, DPR, Walikota, bupati sampai ke tingkat presiden sekalipun, ketika kejujuran dan perbuatan baik sangat jauh dan langkah dari kita maka kejadian ataupun fenomena yang terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara maka akan terjadi kontradiksi antara harapan dari mayoritas masyarakat yang menuntut kejujuran  dari setiap orang lebih-lebih kepada pemimpin dan penggerak negara dalam mencapai negara yang maju adil dan tentunya makmur yang akan diterima oleh seluruh warga negara indonesia tampa mengenal perbedaan kelas, Baik itu  secara politik, eokonomi,agama,  sosial maupun Budaya. Apabila mayoritas alat negara dalam melaksanakan tugas kenegaraan dikuasai oleh nafsu dan ambisi yang besar dalam dirinya untuk mendapatkan kepuasaan pribadi dan kelompok maka dibalik itu mereka tidak memperhatikan bahkan pura-pura bodoh atau mengabaikan kepentingan umum dalam melaksanakan penyelenggaraan negara yang kita cintai bersama, kenapa harus dibentuk negara kalaupun negara hanya sebagai alat orang-orang pintar yang pura-pura tidak tau terhadap kepentingan masyarakat atau negaranya, maka kalupun itu yang terjadi maka negara lebih baik dibubarkan, akan tetapi memang kita semua sadar bahwa negara itu sangat penting bagi sebuah bangsa yang ingin hidupnya aman, damai, dan tentunya sejahterah bagi seluruh umat manusia, Negara indonesia adalah negara yang besar yang memiliki luas wilayah yang besar dan memiliki keyakinan yang berbeda, bermacam-macam suku, bahasa dan karakteristik yang berbeda maka sangat diperlukan orang-orang atau kelompok tertentu yang akan menanganinya. Akan tetapi permasalahan yang sangat urgen hari ini bahwa elit-elit yang ingin melaksanakan dan yang lagi melaksanakan roda kenegaraan sangat jauh dari kejujuran dan perbuatan baik dalang mengendalikan dan menggerakkan negara sesuai tugas dan fungsi, bisa kita lihat dan itu menjadi satu bukti bahwa oknum pejabat negara banyak yang melakukan tindakan korupsi, kolusi, bahkan nepotisme dalam menjalankan tugasnya padahal idealnya pejabat negara harus melaksanakan tugasnya selain dengan mengikuti rambu-rambu atau aturan-aturan yang dibuat oleh dengara dia juga seharusnya mengikuti kata hati nuraninya ketika hati nurani menyatakan “lakukan”  makan harus dilakukan dan ketika hati nurani menyatakan jangan lakukan maka dia tidak boleh melakukannya, akan tetapi kebanyakkan pejabat negara ketika hati nurani menyatakan jangan lakukan itu padahal perbuatan itu tidak boleh dilakukan atau akan menyakibatkan kerugian bagi masyarakan banyak seperti korupsi disaat di melakukannya dia sadar akan tetapi kalau sudah didesak oleh ambisi kepentingan pribadi dan kelompok dia akan mencari selah agar ambisi kepentingan individu maupun kelompok itu lolos dari aturan atau undang-undang tentang korupsi.

Fenomena atau peristiwa yang lain juga akan mencul dan akan terjadi ketika orang tidak jujur dan tidak berbuat baik di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara maka akibat ketika itu semua memang terjadi dan terbukti terjadi pemerintah atau negara akan membuat satu lembaga untuk menangani permasalahan tersebut, sama seperti korupsi ketika kita semua jujur san berbuat baik maka tidak mungkin ada yang namanya korupsi dan ketika korupsi itu ada maka akan dibuat satu lembaga yang menangani tentang korupsi itu sendiri, seperti komisi pemberantasan korupsi (KPK) itu tidak akan ada seandainya kita semua tidak melakukan yang namanya korupsi, negara republik indonesia hari ini penuh dengan orang-orang korup baik itu yang sudah terbukti, tersangka maupun itu yang belum di deteksi apa yang dilakukan oleh oknum-oknum birokrasi hari ini, dan cenderung kalau dikatakan korupsi hari ini adala oknum-oknum yang mengambil uang negara dengan jumlah yang besar kalaupun seseorang berani untuk mengambil uang yang lebih banyak maka mengambil uang yang seribuan tampa sepengetahuan orang lain sudah lumrah baginya dan kebiasaan-kebiasaan kecil seperti inilah orang berani untuk mengambil yang lebih banyak, kejujuran dan perbuatan baik itu tidak melihat apakah kita mengambil milik orang lain yang lebih banyak, yang sedikitpun kita ambil maka kita sudah di kategorikan sebagai orang yang tidak jujur dan berbuat baik.

Negara indonesia merupakan negara yang banyak lembaga dalam menyelesaikan problematika hidup berbangsa dan bernegara,  dan pada hakikatnya lembaga yang dibentuk yang tujuan utamanya adalah untuk melayani masyarakat secara totalitas ketika negara indonesia hari ini memiliki banyak lembaga yang menangani tentang korupsi maka saya mengasumsikan bahwa mayoritas masyarakat indonesia lebih-lebih pejabat negara adalah orang-orang yang tidak jujur dan tidak berbuat benar, begitupun terkait dengan lembaga-lembaga lain yang dibentuk oleh negara bahwa pembentukan lembaga negara merupakan cerminan terkait dengan fenomena kehidupan berbangsa dan bernegara, lembaga Kejaksaan, Kepolisian, LSM, Ombutsmen, KPK, BPK, BPKP dan lain sebagainya, itu semua ketika kita semua menjadi orang tidak jujur dan tidak melakukan kegiatan yang tidak benar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,

“Kalian Tidak Jujur”

Kalaupun kalian adalah manusia yang jujur dan berbuat baik maka tidak akan mungkin ada yang namanya Lembaga-lembaga yang lain selain lembaga utama negara dalam mengsejahterakkan rakyatnya,

 

Baca Juga :


kalian Pembohong kalaupun anda tidak bohong tidak akan mungkin ada orang-orang yang dibentuk untuk menangani, korupsi, kolusi, nepotisme, pencurian, perampokan, pemerkosaan, penindasan, eksploitasi dan sebagainya

Seandainya anda tidak bohong tidak mungkin peraturan dibuat untuk mengatur anda

Seandainya anda tidak bohong tidak mungkin anda di masukan dalam penjara,

Seandainya anda tidak bohong tidak akan mungkin anda dikucilkan

Anda pembohong dan anda tidak jujur () -05

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan