logoblog

Cari

Aku Takut Cepat-Cepat Wisuda

Aku Takut Cepat-Cepat Wisuda

Aku Takut Cepat-Cepat Wisuda Pendidikan adalah usaha bagaimana memanusiakan manusia yang mana memberikan pemahaman terhadap orang-orang yang membutuhkan , tiap tahunnya semua

Opini/Artikel

pauzan basri_jack
Oleh pauzan basri_jack
01 Mei, 2015 11:11:01
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 12826 Kali

Aku Takut Cepat-Cepat Wisuda

Pendidikan adalah usaha bagaimana memanusiakan manusia yang mana memberikan pemahaman terhadap orang-orang yang membutuhkan , tiap tahunnya semua pergurun tinggi mencetak sarjana-sarjana baik itu sarjana muda maupun sarjana yang umurnya sudah diatas standar kompeten, kita belajar hampir ruang-ruang kelas hampir 17 tahun kemudian pasca sarjana mencari ruang-ruang kelas yang artinya mencari pekerjaan dengan bermodalkan ijazah-ijazah yang di hasilkan di ruangan kelas.

 

Aku takut untuk cepat-cepat wisuda karena kenapa sudah begitu banyak sarjana-sarjan yang menganggur di semua desa-desa karena kurangya lapangan pekerjaan,kurngnya potensi diri secara pribadi, ini kemudian yang mengakibatkan sesuatu hal yang tidak akan mungkin terjadi bisa terjadi, banyak sarjana-sarjana yang rela pergi keluar negeri untuk menjadi seorang TKI tenaga kerja Indonesia baik yang pergi ke ,korea,Malaysia ,brunai,jepang dan Negara-negara lainnya .

 

Kita tidak bis pungkiri hal ini, sudah begitu banyak sarjana-sarjana yang tidak tahu harus mengerjakan apa ketika ijazahnya ini tidak bisa di terima oleh instansi-instansi perkantoran,sekolah-sekolah baik yang negeri maupun yang swasta, ini yang membuat sangat banyak mahasiswa tdak mau menyelesaikan kuliahnya dengan cepat karena malu untuk pulang kemudian tidak bisa mengerjakan sesuatu hal yang harus bisa di lakukan oleh seorang sarjana.

 

Aku takut hal-hal demikian terjadi kepada kluargaku dan sahabat-sahabatku, sarjana yang seharusnya bisa segala hal di mata masyarakat tetapi banyak orang yang tidak bisa mempertanggung jawabkan kesarjanaanya .kita ketahui bahwa hampir di semua desa-desa baik itu di kota maupun di kampung, begitu banyak sarjana-sarjana yang menganggur.

 

Baca Juga :


 

Sudah hampir sekian ribusarjana yang ada di NTB hususnya kemudian lapangan pekerjaannya hanya 10% yang ada kemudian kalau kita bandingkan dengan sarjana-sarjana yang keluar dari masing-masing Universitas atau institute-institut lainnya ,kemudian seperti lagu yang sering di bawakan oleh Armada Yaitu  Mau Dibawa Kemana Sarjana-Sarjana Ini??????

 

Seharusnya ini menjadi ketakutan bagi para mahasiswa yang masih duduk di bangku perkuliahan untuk tidak menyia-nyiakan proses belajarnya dan proses untuk menggali potensi, karena belajar itu bukan hanya di dapatakan di bangku-bangku kuliah saja bahkan orang besar itu akan muncul dari kalangan-kalangan orang kecil dan mau menggali ilmu di mana saja bukan terpaku pada satu tempat atau ruang-ruang kelas saja.

 

Aku takut hal ini terjadi dan takut untuk keluar dari kenyamananku sebagai mahasiswa atau menjadi seorang sarjana, tidak sulit menjadi sarjana melainkan sangat sulit mempertanggunmg jawabkan gelar-gelar sarjana yang sudah di terima, banyak yang berfikir harus secepatnya menjadi sarjana meskipun ujung-ujungnya galau tidak tau harus berbuat apa seketika menjadi seorang sarjana dan banyak sarjana juga yang sampai-sampai tidak bisa memimpin ZIKIR di kalangan masyarakat, padahal itu adalah sebagai tuntutan kita sebagai sarjana-sarjana meskipun di bangku-bangku kuliah kita tidak pernah di ajarkan untuk bagaimana memimpin ZIKIR Msyarakat. Barangkali ini yang bisa saya sampaikan mudah-mudahan bermanfaat bagi para pembaca dan khususnya mahasiswa mau untuk merenungi hal tersebut.



 
pauzan basri_jack

pauzan basri_jack

Saya tinggal di desa Gumantar kecamatan kayangan Kabupaten Lombok utara NTB Indonesia kontak person:087865745337/085367337320 email :fauzanwirabakti@gmail.com

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan