logoblog

Cari

Tutup Iklan

Sejarah Lombok Penuh Misteri

Sejarah Lombok Penuh Misteri

KM. Sukamulia – Pulau Lombok menyimpan ratusan bahkan ribuan misteri, terutama dalam aspek kesejarahannya. Hingga saat ini, sejarah pulau Lombok masih

Opini/Artikel

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
28 Maret, 2015 12:13:29
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 50808 Kali

KM. Sukamulia – Pulau Lombok menyimpan ratusan bahkan ribuan misteri, terutama dalam aspek kesejarahannya. Hingga saat ini, sejarah pulau Lombok masih menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat dunia dan naifnya, kita selaku penduduk asli Lombok juga buta akan sejarah tanah kelahiran kita sendiri.

Sesungguhnya ada banyak faktor yang menyebabkan kita dan atau orang luar kebingungan akan bagaimana dan seperti apa sesungguhnya sejarah tanah Lombok yang kita cintai ini, pasalnya sebagian besar catatan sejarah yang berupa prasti, takepan, senjata kuno, patung, piagam, silsilah dan catatan penting yang bisa menjadi sumber keterangan dan fakta sejarah Lombok telah dibumihanguskan pada masa penguasaan Anak Agung dan banyak diantaranya mereka ke pulau Bali untuk dijadikan sebagai kekayaan budaya dan sejarah mereka. Ahirnya, sekarang dunia dan kita sendiri kebingungan untuk mengetahui sejarah tanah kelahiran kita, sungguh memperihatinkan.

Hingga saat ini banyak sekali orang asing (Jerman, Jepang, Inggris, Autralia, Belanda, Francis dan lain-lain) yang berusaha mengungkap misteri kesejarahan pulau Lombok, mulai dari asal usul nama pulau Lombok, asal usul penduduk, asal usul bahasa, perkembangan kerajaan (zaman animism-dinamisme, budha, hindu hingga isalam), asal-usul budaya dan sebagainya. Tidak jarang pula peneliti dari berbagai daerah nusantara dan bahkan peneliti local yang mencoba menyingkap tabir rahasia sejarah pulau Lombok ini. Hanya saja, hasilnya masih semerawatu, benang merah kesejarahan Lombok tidak bisa terungkap dengan baik dan benar.

Puluhan bahkan ratusan judul buku yang mengangkat judul “Sejarah Lombok”, namun isi buku itu sama saja, “penuh dengan kebingungan dan tanda Tanya besar.” Terutama ketika bertemu dengan pembahasan asal-usul nama Lombok, asal usul penduduk, gelar kebangsawanan, religi “waktu telu”, perkembangan kerajaan Lombok, nama raja dan letak kerajaan hingga kesenian dan Lombok. Intinya materi sejarah local Lombok yang berada pada sebelum zaman penjajahan Belanda masih menjadi misteri sebab bukti-bukti autentik sejarah Lombok pada masa itu hamper tidak ditemukan, itulah sebabnya sejarah Lombok hanyalah sejarah lisan yang data-datanya hanya didapatkan dari cerita-cerita rakyat yang diwariskan dari mulut ke mulut, dari generasi ke generasi.

Setelah hampir 11 tahun, penulis bergelut dalam dunia sejarah local Lombok dan melakukan penelusuran terhadap data sejarahmya, penulis hanya mendapatkan satu kesimpulan “Sejarah Lombok Masih Sangat Misterius.” Penulis mengambil kesimpulan itu sebab sejarah Lombok penuh dengan persepsi dan versi yang satu sama lainnya sulit untuk ditemukan benang merahnya.

Mengapa sejarah purbakala dan zaman klasik Lombok sulit diungkapkan, jawabannya adalah tiga hal pokok berikut:

 

Baca Juga :


  1. Tingginya Subjektivitas: mungkin ini adalah ciri umum dari masyarakat asli pulau Lombok, sebagian besar orang Lombok memiliki rasa subjektivitas dan mengabaikan objektivitas (kejujuran), terutama dalam aspek kesejarahan dan tidak luput pula pada aspek-aspek lainnya. Masyarakat asli pulau Lombok senang sekali ngaku-ngaku, mengagumkan dirinya, dn sejenisnya. Contoh kecil, masalah terah/keturunan: penulis kerap kali menemukan orang yang mengaku diri sebagai keturunan raja, patih dan bangsawan dan setelah ditelusuri ternyata dia hanyalah keturunan orang biasa alias keturuanan Jajar Karang/Amaq Kangkung atau masalah lokasi suatu peninggalan sejarah: penulis sering mendapatkan informasi bahwa tempat ini atau tempat itu adalah tempat terjadinya peristiwa sejarah masa lampau namun ternyata pengakuan-pengakuan itu bersifat subjektiv. Contoh kecil dari kasus ini adalah Makam Cilinaya yang diakui berada di beberapa tempat dan semua merasa bahawa tempat mereka adalah lokasi Makam Cilinaya yang sesungguhnya, namun dalam kenyataannya lokasi yang sesungguhnya adalah Makam Cilinaya yang ada di wilayah Bayan dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya.
  2. Bukti dan Fakta Sejarah Lombok Sulit Ditemukan: untuk mengungkap dan membuat suatu historiografi dibutuhkan data/keterangan yang dibarengi oleh bukti dan fakta sejarah, jika itu tidak ada maka tulisan yang dibuat hanya berupa cerita, legenda atau babad. Bukti kesejarahan pulau Lombok memang sangat sulit ditemukan sebab Anak Agung telah membumi hanguskan bukti-bukti sejarah Lombok dan sebagian kecilnya dibawa ke Bali dan disimpan di sana. Selain itu, bukti sejarah pula Lombok juga banyak dibawa ke Belanda pada masa penguasaan Belanda di pulau Lombok. Sedangkan bukti sejarah Lombok yang berupa bangunan, makam, dan patung hampir tidak ada yang ditemukan dan jikapun ada itu sangatlah sedikit. Bukti-bukti pisik ini kemungkinan besar masih tertanam di dalam permukaan bumi sebab kemungkinan besar bukti-bukti pisik kerajaan yang ada di pulau Lombok ini tertimbun akibat letusan Gunung Samalas/Rinjani tahun yang merupakan letusan terdahsyat di dunia. Dengan demikian, jika kita ingin mengungkap misteri kesejarahan gumi Sasak maka dibuthkan penggalian oleh tim arkeologi dan kepurbakalaan. Hal ini pula yang kemudian membuat orang-orang berkepentingan menulis silsilah sendiri yang kemudian mereka mengaku sebagai keturunan terah itu atau itu.
  3. Konsep Pemalik: pemalik berasal dari kata malik yang artinya tidak boleh atau haram. Konsep inilah yang berlaku pada tetua-tetua Lombok, ketika mereka ditanya tentang suatu peristiwa sejarah, sebagian besar mereka akan menjawab Malik/Endek Ne Kanggo Tebukak (tidak boleh dibuka/diveritakan/diekspos). Konsep inilah yang kemudian mempersulit para peneliti sejarah dan budaya Lombok untuk mendapatkan informasi yang valid dan yang tersisa hanyalah kebingungan. Setelah penulis melakukan penelusuran, maka penulis menemukan kesimpulan bahwa konsep pemalik ini muncul dan terpatri pada diri tetua suku Sasak sejak dimulainya penguasaan Bali di tanah Lombok. Ketakutan dan kekhawatiran terus bersemayam dalam dada dan alam pikiran para pendahulu kita dan termasuk tetua-tetua yang masih hidup hingga saat ini. Rasa takut dan kekawatiran itu muncul akibat tekanan para penjajah (Bali dan Belanda), itulah yang kemudian membuat mereka merahasikan segala informasi penting yang terkait dengan keturuanan, terah, asal dan fakta-fakta sejarah lainnya. Pasalnya mereka takut jangan-jangan para penjajah akan mengambil atau membumi hanguskannya dan atau merampas data-data itu untuk kepentingan mereka sendiri.

Ketiga factor di atas adalah penyebab utama terjadinya kesimpang siuran sejarah Lombok sehingga sampai saat ini sejarah Lombok terselimuti oleh misteri dan sangatlah sulit untuk diungkapkan kebenarannya. Maka tugas pemerintah atau lembaga-lembaga yang memiliki tugas dan wewenang terhadap hal ini adalah melakukan pengkajian yang serius, kemudian melakukan penggalian pada tempat-tempat dimana ditemukan titik-titik fakta sejarah. Kemudian tugas kita selaku masyarakat Sasak adalah meninggalkan subjektivitas dan mengembangkan objektivitas dalam memberikan informasi sejarah bagi siapa saja yang mempunyai niat untuk mengetahui, menulis dan membukukan masalah sejarah Lombok sehingga kedepannya sejarah kita dapat dipahamai oleh orang luar dan lebih-lebih oleh genrasi penereus kita. Jangan sampai anak cucu kita buta akan sejarah tanah mereka dan jangan sampai sejarah kita hilang begitu saja sebab ketidak bijakan kita dalam berlaku di masa kini.

Jika anda mencari data kesejarahan pulau Lombok melalui proses wawancara maka perhatikanlah siapa yang menjadi informan anda, pandai-pandailah anda dalam menyeleksi informasi yang anda dapatkan sehngga kesimpulan yang ada dapatkan betul-betul baik. Apabila anda melakukan kajian kepustakaan, maka perhatikanlah siapa penulis buku atau kepustakaan yang anda gunakan supaya adan tida terjerumus ke dalam jurang yang sama dengan mereka. Gunakanlah metode penelitian sejarah dengan baik, mulai dari hiuristik, keritik, interpretasi dan historiografi.

Semoga informasi ini dapat dijadikan sebagai dasar pemikiran bagi kita yang peduli terhadap sejarah tanah ini. Misteri Sejarah Pulau Lombok adalah tugas kita bersama untuk memecahkannya supaya di kemudian hari, anak cucu kita tidak kebingungan akan siapa dirinya dan bagaimana sejarah tanah kelahirannya.[] -= 05

_By. Asri The Gila_



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan