logoblog

Cari

Jadikan Kampung Media Alat Pemersatu

Jadikan Kampung Media Alat Pemersatu

  Seiring dengan perkembangan zaman, pemikiran manusia semakin berkembang pula. Alam yang menjadi penguasa dalam kehidupan manusia, namun manusiapun mampu melakukan berbagai

Opini/Artikel

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
17 Februari, 2015 18:01:08
Opini/Artikel
Komentar: 0
Dibaca: 13943 Kali

Seiring dengan perkembangan zaman, pemikiran manusia semakin berkembang pula. Alam yang menjadi penguasa dalam kehidupan manusia, namun manusiapun mampu melakukan berbagai tantangan terhadap alam demi untuk mengembangkan cara hidupnya sendiri. Di zaman primitif, manusia hanya mampu bertahan hidup dengan menggantungkan dirinya pada pemberian alam dengan mengandalkan gaya hidup dalam bentuk “memaden” atau bertahan hidup dengan melakukan pengembaraan di hutan untuk memburuh binatang atau mengambil buah dari pepohonan secara berpindah-pindah. Namun kini, dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia mampu merubah pola hidupnya menjadi lebih efektif dan efisien. Dahulu, kuda sangat berperan penting sebagai alat transportasi umum pada masyarakat, namun kini telah diganti dengan hasil pemikiran manusia yaitu dengan mempergunakan mesin. Dalam sistem komunikasipun manusia mengirim surat dengan jasa burung merpati, lalu seiring dengan perjalanan waktu, berganti dengan kurir. Dari kurir diganti dengan memeprgunakan jasa pos. Walaupun jasa pos masih tetap eksis, namun kini dengan mudahnya manusia mengrim berita lewat sms atau telepon dengan memeprgunakan ponsel atau hape. Untuk informasi aktual atau berita yang akan disiarkan secara menyeluruh pada masyarakat luas, kini media sosial lewat jaringan internet sangat andil berperan aktif sebagai perantara. Inilah perubahan sosial yang dirasakan oleh berbagai masyarakat dunia yang dilatari oleh kehebatan manusia dalam meningkatkatkan cara berpikirnya sehingga mampu berkarya atau berinovatif dan hasilnyapun sangat bermanfaat terhadap perekembangan kehidupan masyarakat itu sendiri.    

 Tidak terpungkiri lagi bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin canggih, sehingga masyarakat dapat memasuki era kemajuan. Beberapa bentuk aktifitas manusia dapat terselesaikan dengan sistem gerak cepat, termasuk sistem informasi tadi, yang mana merupakan akibat dari kemajuan teknologi modern.

Berbicara tentang soal informasi dan teknologi , dalam hal ini tentu sangat berkaitan dengan komunikasi. Secara konsep dapat dikatakan  bahwa dalam konteks komunikasi, terjadinya suatu informasi karena adanya jalinan komunikasi yang tercipta antara dua pihak, yakni pihak pemberi pesan dan pihak penerima pesan. Dalam arti bahwa informasi itu merupakan hasil dari suatu jalinan komunikasi, sedangkan teknologi merupakan suatu cara yang dipergunakan untuk menyampaikan suatu pesan atau informasi. Kedua komponen ini memiliki satu ikatan yang tidak bisa terlepas antara satu dengan yang lainnya. Akan tetapi, suatu hal yang perlu dipahami dalam hubungan pada kedua komponen ini adalah media. Peran media dalam komunikasi ini adalah sebagai penghubung atau perantara. Salah satu contohnya adalah ketika Direktur kampung media NTB mengumumkan tentang penerbitan buku bertajuk masjid, yang mana pengumumannya lewat website portal jurnalisme warga kampung. Tentu yang berperan sebagai informasi adalah isi pesan dari pengumuman tersebut, dan yang berperan sebagai teknologi adalah cara penyampaian dari informasi ini, yaitu dengan melalui website portal jurnalisme warga kampung NTB yang dapat diakses dengan melalui jaringan internet, sedangkan medianya media elektronik.

Terkait dengan pembahasan di atas, bahwa segala bentuk informasi yang ingin disampaikan, tentu memerlukan sebuah media sebagai perantaranya. Melalui informan (pemberi pesan), informasi dapat diserap oleh penerimanya. Jadi, antara pemberi informasi dengan penerima informasi tentu membentuk sebuah komunikasi.

Di sisi lain dapat dikatakan juga bahwa di dalam suatu jalinan  komunikasi tentu memerlukan bahasa sebagai alat komunikasinya, yang mana kita ketahui bahwa bahasa bahasa adalah alat komunikasi. Dalam hal ini, tentu pula harus dipahami bahwa yang mana bahasa dan yang mana media.

Dalam suatu jalinan komunikasi, peran bahasa dan media sangat berperan penting. Bahasa sebagai alat komunikasi, begitupun juga media sebagai alat komunikasi. Jadi dua-duanya berperan dalam konteks komunikasi. Hanya perbedaannya dapat dilihat dalam segi penggunaannya. Kalau dalam suatu jalinan komunikasi dengan menggunakan bahasa isyarat, berarti tubuh dan anggota badan sebagai medianya; kalau menggunakan bahasa tulis, tentu yang berperan sebagai medianya adalah kertas, dan dalam perkembangan teknologi modern, computer dan internet sebagai media informasi.

Suatu hal penting yang perlu dipahami juga bahwa media massa yang benar-benar bagus adalah media massa yang mampu menyampaikan pesan atau informasi secara lugas, transparan, dan dapat dipercaya. Selain itu juga, sebagai media massa, sebaiknya tidak memihak pada kelompok tertentu atau mementingkan golongan tertentu. Karena peran media massa sangat penting pada saat menjalin komunikasi di dalam suatu komunitas. Media massa itu harus memiliki sikap keadilan dalam menjalankan aktifitas kerjanya, begitupun juga harus memiliki transaparansi karena media massa itu milik rakyat, milik bangsa Indonesia, bukan milik pemerintah ataupun golongan tertentu saja, kalau media massa itu berkembang di Negara Indonesia.jadi intinya media massa itu sebagai alat pemersatu bangsa.

Suatu catatan yang perlu dipahami bahwa apabila penggunaan suatu media massa sengaja dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk suatu kepentingan bagi golongan tertentu, tentu sangat bertentangan  dengan keberadaan media massa di Negara kita, karena kita pahami juga bahwa media massa itu berperan sebagai alat pemersatu bangsa. Kita lihat salah satu contohnya, kalau saja media massa tersebut dimanfaatkan sebagai penyampai informasi dalam hal kampanye, sudah jelas bukan peran media massa. Justru akan menimbulkan sutu dampak negatif, yaitu menimbulkan untuk terciptanya dampak ketidak rukunan hidup bermasyarakat. berbangsa, dan bernegara.Hal ini tentu dapat menimbulkan persaingan dan permusuhan antar pendukung masing-masing partai. Sikap saling menuduh, menfitnah, mencaci maki, dan lain sebagainya , sehingga terjadi keretakan antar warga atau masyarakat.

 

Baca Juga :


Dari gambaran singkat di atas, tentu tidak menggambarkan peran atau fungsi media massa yang sebenarnya. Didik Widyartono, salah seorang pengajar di Universitas Brawijaya, mengungkapkan “Media massa merupakan bagian dari struktur sosial. Dalam hal ini media massa merupakan komponen yang memelihara stabilitas dan harmoni. Dengan kedudukan semacam itu, fungsi media massa sebagai bagian dari mekanisme sosial bertujuan untuk menjaga keseimbangan (equilbrium) antara berbagai komponen dalam masyarakat”. Karena itu, media massa harus mampu menjalankan perannya sebagaimana mestinya sesuai dengan yang termaktub dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Terkait dengan keberadaan kampung- media.com sebagai media sosial eletronik yang berkembang di wilayah Nusa Tenggara Barat, agar tetap bertahan dalam mempetukanan bangsa, khusunya dalam mempersatukan masyarakat yang ada di wilayah Nusa Tenggara Barat. Olehnya itu, para warga kampung media tetap bertahan dalam berkarya dengan tulisan-tulisan yang bernuannsa pembangunan, yang mana manfaatnya dapat dirasakan bersama oleh masyarakat. Dirasakan bersama manfaatnya berarti muncul sikap kebersamaan atau sifat kesatuan. Untuk lebih jelasnya bahwa sikap kebersamaan di sini juga dapat dijelaskan bahwa ilmu dan pengetahuan atau wawasan yang diperoleh masyarakat secara bersama-sama melalui portal jurnalisme warga kampung NTB dapat menjadikan diri untuk lebih berkompeten dalam hal kehidupan. Jadi kalau semua masyarakat pembaca menyerap  pengetahuan dari kampung media ini dan menjadikannya sebagai penambah wawasan, berarti muncul sifat kebersamaan atau kesatuan. Contoh kecilnya, ketika KM Jong Celebes menulis tentang “Menetaskan Ikan Lele Jumbo”, dan hal ini dibaca oleh semua lapisan masyarakat, barangtentu wawasan masyarakat pembaca akan bertambah, terlebih kalau langsung diterapkan untuk dijadikan sebagai sumber mata pencaharian.

Sebagai penulis, tentu mengharapkan kampung media untuk dijadikan sebagai alat pemersatu warga kampung, masyarakat, dan bangsa. Bukan sebagai pemecah belah antar sesama warga kampung media, dan bukan juga sebagai pemicu untuk terjadinya perpecahan di dalam masyarakat, khususnya di wilayah Nusa tenggara barat. Jadikan kampung media sebagai media yang dapat mempersatukan bangsa, sehingga media ini turut andil dalam  menciptakan jalinan kerukunan hidup dalam masyarakat, bangsa, dan negara. [] - 03

 

 



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085333838169, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan