logoblog

Cari

BANGUN DARI KESADARAN DALAM SETIAP PERSOALAN

BANGUN DARI KESADARAN DALAM SETIAP PERSOALAN

BANGUN DARI KESADARAN DALAM SETIAP PERSOALAN Sudah lamanya masyarakat Indonesia menerima kesusahan,keterpurukan, dan ketidak adilan dari pemerintah, khususnya masyarakat yang ada di

Opini/Artikel

Palahudin
Oleh Palahudin
04 Mei, 2014 01:15:12
Opini/Artikel
Komentar: 2
Dibaca: 5839 Kali

BANGUN DARI KESADARAN DALAM SETIAP PERSOALAN

Sudah lamanya masyarakat Indonesia menerima kesusahan,keterpurukan, dan ketidak adilan dari pemerintah, khususnya masyarakat yang ada di nusa tenggara barat (NTB). Setiap tempat tersebar dimana-mana dari kalangan masyarakat yang hidupnya susah hanya untuk mencari sesuap nasi. Sebagai petani, buruh dan lain-lain yang termasuk keluarga yang mempunyai ekonomi kebawah semua terlibat dalam masyarakat yang tidak kenal lelah dalam bekerja, apalagi masyarakat sebagai buruh ada yang menerima gaji hanya Rp15.000 perbulannya dan bahkan ada yang tidak pernah mendapat gaji sama sekali selama Sembilan bulan namun mereka tetap bekerja dan sellau sabar, semua itu demi memperjuangkan kesejahtraan hidupnya. Namun sampai hari ini pemerintah masih tertidur  nyenyak sampai tidak memperhatikan bgitu banyak masyarakat yang tertinggal,tanpa memplash back kembali sesempit apa nasib rakyatnya,dalam pemperhatikan itu sangat sulit dilakukan. Lalu bagaimana dengan kesadaran kita semua yang masih mempunyai hati khususnya kesadaran bagi mahasiswa yang mempunyai beberapa identitas yang begitu besar sebagai mahasiswa yang intelektual, mahasiswa yang kritis dan lain-lain. Dalam setiap persoalan yang di terima oleh masyarakat NTB khususnya? Dan terutama bagaimana dalam gerakannya?

Gerakan mahasiswa

 

Baca Juga :


Melihat persoalan yang ada sudah seharusnya mahasiswa bangun dari kesadaran untuk bagaimana menuntaskan dan mengklarifikasi semua persoalan yang ada di NTB sehingga masyarakat tidak ada lagi yang menerima hasil kebodohan. Dengan melihat situasi dan actual di NTB perubahan nilai budaya-budaya yang sehat menjadi budaya destruktif salah satu contohnya adalah tidak sopan santun. Hal ini menjadi salah satu juga menjadi catatan mahasiswa terutama dalam memperkuat,mengantusiskan kembali gerakan-gerakannya. Seperti apa gerakan mahasiswa yang harus diperkuat? Tentu gerakan mahasiswa yang konseptual, professional, punya landasan-landasan, dan gerakan intelektual, Inilah gerakan mahasiswa yang sebenarnya. Kesadaran ini memang penting di antusiaskan oleh mahasiswa khususnya untuk merubah kembali kehidupan masyarakat itu sendiri yang lebih baik lagi dari yang sebelumnya. [] - 01



 
Palahudin

Palahudin

pengurus pmii ikip mataram dan pengurus km prabarda

Artikel Terkait

2 KOMENTAR

  1. KM Kaula

    KM Kaula

    04 Mei, 2014

    Ini enaknya gabung di Kampung Media. satu yang di beri petunjuk semua dapat arahan........ ngertikaaan?. ( bagi yang pernah mengalami kesalahan yang sama pasti faham......


  • Kampung Media

    Kampung Media

    04 Mei, 2014

    terimakasih telah bergabung menjadi warga kampung media. Mohon perhatian untuk beberapa hal diantaranya Lengkapi profil anda dengan mencantumkan alamat email dan kontak person (nomor ponsel) di bawah photo profil anda, kemudian dalam menuliskan judul setiap tulisan jangan menggunakan HURUF KAPITAL tapi gunakan hanya di awal kata saja. terimakasih dan samal dari kampung


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan